
ketika pintu ruangan terbuka, nampak lah seorang pria tampan sedang serius menatap ke arah laptop nya sambil salah satu tangan nya memegang berkas laporan bulanan yang membuat dia harus segera memeriksa nya dengan teliti agar tidak ada kesalahan sedikit pun
" permisi tuan muda, saya membawa makanan siang untuk anda" ucap silvi sambil berjalan mendekati majikan nya dan meletakkan rantang yang dia bawa
" cepat siapkan makanan nya, aku sudah kelaparan karena menunggu mu datang" ucapnya tanpa mengalihkan pandangan nya
" baik tuan muda, maafkan saya karena terlambat dan membuat tuan menunggu" ucap silvi sambil menyiapkan makanan untuk majikan nya. setelah selesai, dia menyodorkan makanan tersebut kearah majikan nya
" makanan sudah siap, silahkan tuan muda" ucap silvi sambil menunduk hormat
" hey pelayan, apakah mata mu buta? bagaimana cara nya aku makan jika tangan ku sedang bekerja" ucap nya sambil menatap tajam kepada silvi
" maaf tuan muda, tapi mata saya sehat dan tidak buta. tuan bisa menghentikan sejenak pekerjaan itu agar dapat mengisi perut tuan setelah makan selesai baru lanjutkan kembali pekerjaan tuan" ucap silvi sopan
" aku tidak bisa menghentikan pekerjaan ini karena berkas - berkas ini harus segera di periksa agar aku dapat beristirahat" ucap nya
__ADS_1
" lalu bagaimana cara tuan makan siang jika begini keadaan nya"? tanya silvi
" cepat suapi aku" ucap nya
" apa???" tanya silvi dengan suara yang keras
" hey pelayan, kenapa kau berteriak seperti itu? ,apakah ada yg salah? tanya nya sambil menatap tajam kepada silvi
" maafkan saya tuan muda, baiklah saya akan menyuapi anda" ucap silvi pasrah sambil mengarahkan satu sendok penuh makanan ke mulut majikan nya
"maaf tuan muda" ucap silvi sambil menunduk dan segera menuruti keinginan majikan nya tersebut
" nah, begini lebih baik" ucap nya setelah menerima suapan pertama dari silvi
setelah selesai menyuapi majikan nya, silvi bergegas untuk pulang karena dia harus segera menhindari majikan nya itu karena suatu alasan yang hanya dia sendiri yang tau
__ADS_1
" mohon maaf tuan muda, karena tugas saya sudah selesai maka saya akan segera pulang karena masih banyak yang harus saya kerjakan" ucap silvi
" siapa juga yang mau kau lama di sini? cepat sana pergi dan selesaikan pekerjaan mu" ucap nya tanpa menatap silvi
" permisi tuan muda" ucap silvi sambil berjalan meninggalkan ruangan sang tuan muda
( " dasar cowok sombong, udah nyuruh orang seenaknya ngak ngucap terima kasih malah ngusir. bikin emosi aja deh") gumam silvi sambil berjalan keluar dari ruangan majikan nya
setelah empat puluh lima menit akhirnya silvi kembali ke rumah sang tuan muda dengan wajah berseri dan senyum yang mengembangkan sempurna
flash back on
ketika sedang memasak makanan untuk majikan nya, silvi di beri tahu oleh kepala pelayan bahwasanya majikan nya itu alergi terhadap udang namun karena dia masih kesal terhadap majikan nya, dia diam - diam memasukan bubuk udang kering kedalam masakan nya untuk mengerjai majikan nya tersebut. entah seperti apa nasib majikan nya itu setelah memakan makanan ini, pikir silvi sambil menyeringai
flash back off
__ADS_1