Gadis Tomboy Kesayangan Tuan Muda Tampan

Gadis Tomboy Kesayangan Tuan Muda Tampan
bab 77


__ADS_3

saat ini silvi sedang fokus untuk menyelesaikan proses magang nya tanpa memperdulikan apa pun itu termasuk tingkah ketiga rekan nya yang tidak pernah berhenti mendekati nya. dia hanya menginginkan lulus dari universitas dengan nilai yang memuaskan. namun setiap kali dia bertemu dengan febrian atau pun dengan giofan, dia selalu mendapatkan teguran dari velix yang membuat silvi merasa tidak nyaman (" memangnya dia fikir dia itu siapa sampai melarang ku untuk bertemu dengan ka bian") pikir silvi


sementara itu, pria yang selama ini mengincar silvi saat ini sedang berada di perusahaan tempat silvi bekerja. pria tersebut menyamar sebagai seorang OB ( office boy) agar orang - orang tidak mencurigai dirinya. ketika dia melihat silvi berjalan menuju ke arah toilet, dia bergegas mengikuti silvi dengan membawa troli yang berisi perlengkapan untuk bersih - bersih sampai kedalam toilet tersebut sehingga dia dapat mengetahui di bilik bagian mana silvi berada setelah itu dia mengeluarkan sebuah tabung kecil dari dalam saku celana nya dan segera melemparkan nya kedalam bilik tempat silvi berada. setelah menunggu beberapa saat, tiba- tiba terdengar suara sesuatu yang jatuh berasal dari tempat silvi berada dan seketika pria tersebut tersenyum samar. setelah memastikan hanya dia dan juga silvi yang berada di dalam ruangan toilet tersebut, pria itu bergegas menuju ke arah tempat silvi berada dan benar saja ketika dia mendobrak pintu di bilik tersebut, silvi sudah tergeletak di lantai dan tidak sadarkan diri. " akhirnya aku mendapatkan dirimu, bos pasti akan sangat senang dan aku pasti akan mendapatkan bonus besar yang sudah di janjikan oleh bos" ucap pria tersebut sambil membopong tubuh silvi dan memasukkan nya ke dalam plastik sampah, setelah itu dia mendudukkan silvi di atas troli yang sudah dia siapkan sebelum nya. setelah memastikan keadaan sekitar aman, pria itu bergegas keluar dari toilet tersebut dengan mendorong troli alat bersih - bersih itu keluar melalui pintu belakang perusahaan dan di sana juga sudah ada sebuah mobil hitam yang sedang menunggu kedatangan pria tersebut.


" ayo cepat kita pergi dari sini sebelum orang - orang menyadari jika wanita itu tidak berada di dalam ruangan nya" ucap pria tersebut kepada salah satu teman nya


" ya, ayo kita segera pergi karena sebentar lagi orang - orang itu pasti mencari keberadaan wanita ini"


mereka bergegas pergi dari perusahaan itu setelah memasukkan silvi kedalam bagasi mobil dalam keadaan tidak sadarkan diri dan juga kaki dan tangan nya juga di ikat bahkan mata silvi di tutup dengan kain hitam dan juga mulut nya di lakban oleh pria yang membawa nya tersebut


" apa kalian semua melihat nona silvi?" tanya salah satu anak buah dion kepada teman nya


" tadi aku melihat nona silvi berjalan menuju ke arah toilet, mungkin nona silvi masih di sana"


" apa kau yakin? sudah hampir setengah jam nona silvi tidak terlihat di mana pun" ucap nya lagi


"kalau begitu ayo kita cek ke sana, mungkin saja nona silvi masih berada di toilet"

__ADS_1


"ayo. semoga tidak terjadi sesuatu pada nona silvi, jika terjadi sesuatu pada nona silvi aku tidak tahu akan semarah apa tuan muda velix"


tok tok tok


" nona silvi . . . . . , apa anda ada di dalam?"


tok tok tok


" nona silvi . . . . . . "


ceklek


" tidak ada siapa - siapa di dalam, karena barusan di dalam hanya saya sendiri"


" apa nona yakin?"


" jika kalian ragu, silahkan periksa sendiri" ucap karyawan wanita itu ketus

__ADS_1


setelah karyawan wanita itu pergi, salah satu anak buah dion segera masuk ke dalam toilet tersebut dan memeriksa semua bilik yang ada di dalam ruangan toilet tersebut dan tidak menemukan keberadaan silvi namun matanya terpaku pada satu benda kecil yang pecah di dalam salah satu bilik toilet tersebut. dia kemudian keluar dari toilet tersebut dengan membawa benda kecil tersebut dan menunjukkan nya kepada teman nya


" bagaimana, apa kau menemukan nona silvi?"


" aku tidak menemukan keberadaan nona silvi, akan tetapi aku menemukan benda ini di salah satu bilik toilet di dalam sana"


" kita harus melaporkan masalah ini kepada bos, jika tidak maka nyawa kita menjadi taruhannya"


" ada apa kau menelepon ku" ucap dion melalui sambungan telepon


" maaf jika saya mengganggu, ada hal penting yang harus saya sampaikan kepada bos. ini tentang nona silvi" ucap nya


" cepat katakan sekarang juga nona silvi kenapa?"


" no no nona silvi . . . . . . "


" bicara yang jelas dan jangan bertele - tele" ujar dion kesal

__ADS_1


" nona silvi me me menghilang bos" ucap anak buah dion terbata - bata


" A P A ???????" ucap dion menggelar sambil mengepalkan tangan nya


__ADS_2