
hari berlalu begitu cepat hingga tak terasa kini silvi sudah memasuki semester 4. silvi belajar dengan giat bahkan dia selalu bertanya kepada setiap dosen yang memberikan materi perkuliahan kepada nya jika ada yang tidak dia pahami sehingga membuat nya menjadi mahasiswi yang di senangi oleh para dosen yang berada di kampus nya. mereka memberikan apresiasi kepada silvi karena berusaha dengan keras dalam menuntut ilmu pengetahuan, bahkan karena rasa ingin tahunya yang tinggi, membuat dia selalu menjadi mahasiswi yang cerdas namun tidak tinggi hati ( sombong). bahkan nilai IPK nya selalu meningkat per semester nya sehingga membuat dia yakin untuk mengajukan permohonan untuk mempersingkat waktu kuliah nya agar dia dapat memiliki pekerjaan yang layak.
" ahhh, rasanya aku ingin sekali proses perkuliahan ku cepat selesai agar aku bisa mencari pekerjaan yang layak dan tidak terlalu berat untuk ku. semoga saja permohonan ku di terima agar aku bisa segera mendapatkan ijazah dari kampus ini" ucap silvi sambil meregang kan tubuh nya setelah menyelesaikan tugas - tugas kuliah nya
selama di kampus, tidak jarang silvi bertemu dengan velix, si tuan muda aneh sekaligus dosen killer yang di takuti oleh semua mahasiswa atau pun mahasiswi. tak jarang jika ada saja mahasiswi yang berusaha mendekati nya hanya untuk mendapatkan nilai yang bagus namun harapan mereka sirna ketika mendengar ucapan tegas dari sang dosen" jika kalian masih ingin di ijinkan masuk pada mata kuliah saya maka sebaiknya jaga sikap dan tindakan kalian serta belajarlah dengan giat agar mendapatkan nilai yang bagus. jangan pernah berfikir untuk mencari jalan pintas atau saya tidak akan memberikan nilai sedikit pun kepada kalian"
__ADS_1
"saya ingin kalian berusaha untuk masa depan kalian nanti, kalian semua akan bangga jika bisa berdiri di atas kaki sendiri tanpa harus menyusahkan orang tua kalian" ucap velix memberikan motivasi kepada para mahasiswa
" astaga kenapa dia jadi terlihat keren sih kalau berbicara seperti itu? kan aku bisa suka sama dia kalau dia bersikap bijaksana seperti itu" gumam silvi pelan sambil menatap kagum kepada velix
" sebenarnya apa yang aku pikirkan? kenapa aku jadi terpesona dengan sikap nya. jangan - jangan aku sudah tidak waras sehingga berfikir seperti itu. lebih baik aku fokus untuk menyelesaikan pendidikan ku tanpa harus memikirkan dia" ucap silvi sambil meyakinkan diri nya
__ADS_1
" sepertinya jadwal hari ini tidak terlalu padat jadi aku bisa pulang cepat. sepertinya sudah lama juga sih aku ngak pernah pergi ke kafe, aku mau kasih kejutan sama ka bian dengan kemunculan ku di kafe. pasti dia akan jadi orang yang cerewet seperti biasa nya" ucap silvi terkekeh sambil membayangkan bagaimana reaksi dari febrian
setelah mata kuliah nya selesai, silvi bergegas menuju ke kafe tempat dulu nya dia bekerja. namun dia tidak mengetahui jika ada seseorang yang sedang menatap nya penuh tanya
" mau kemana dia? sepertinya dia sedang buru - buru" ucap velix
__ADS_1
setelah itu dia menelpon seseorang untuk mendapatkan informasi yang dia inginkan
" cepat ikuti wanita ku sekarang juga, cari tau dia mau kemana , bertemu dengan siapa dan apa saja yang dia lakukan. jangan sampai ada yang terlewatkan" ucap nya setelah itu mematikan sambungan telepon tersebut