Gadis Tomboy Kesayangan Tuan Muda Tampan

Gadis Tomboy Kesayangan Tuan Muda Tampan
bab 75


__ADS_3

setelah motor sport yang di kendarai dion dan silvi berhenti tepat di depan pintu rumah, tiba- tiba tubuh silvi terhuyung ke belakang karena seseorang sedang mendekap erat tubuhnya seakan tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi pada nya. silvi yang sedikit linglung karena tiba - tiba tubuhnya di dekap erat oleh seorang pria menjadi bingung. entah kenapa pria itu melakukan hal tersebut. apa yang terjadi pada nya? apakah ada masalah dengan perusahaan nya sehingga mencari ketenangan dengan cara seperti ini? apa yang harus aku lakukan? apa aku biarkan saja dia seperti ini? atau aku menyadarkannya agar tidak berbuat hal seperti ini lagi? pikir silvi


"apa kau baik - baik saja?, apakah ada yang terluka?, apa dion melindungi mu dengan baik?, bisakah kau berjanji untuk baik - baik saja? dan apakah kau bisa berjanji untuk tidak terluka sedikit pun?" tanya velix masih di posisi sebelumnya yaitu mendekap erat silvi. Ada guratan ke khawatirkan yang terlihat jelas pada wajah pria tersebut karena wanita nya selalu menjadi incaran para penjahat yang di kirimkan oleh wanita yang cantik namun sangat licik. dia memiliki seribu satu cara untuk mencapai tujuan nya yaitu mencelakai silvi, wanita yang di sayangi nya. wanita yang sudah hampir membuat nya kehilangan akal hanya karena berdekatan dengan lawan jenis. entah apa yang membuat nya menjadi kagum akan sosok wanita itu dia pun tidak mengerti


"apakah tuan muda bisa melepaskan saya sekarang? saya merasa tidak nyaman dengan posisi seperti ini" ucap silvi

__ADS_1


" ehm, maaf ya kalau kau merasa tidak nyaman, aku akan melepaskan mu" ucap velix dengan nada kecewa karena mendapatkan sikap dingin dari wanita yang dia sayangi. entah sejak kapan rasa itu tumbuh


" aku sudah melepaskan mu jadi, apa kau bisa menjawab semua pertanyaan ku?"


" saat ini saya baik - baik saja, anda bisa melihat nya sendiri dan untuk dion, saya yakin anda pasti tau betul dengan kemampuan nya. dan untuk yang terakhir, seperti nya anda tidak berhak untuk meminta saya melakukan hal tersebut karena semuanya tidak ada yang tau kedepannya akan seperti apa" ucap silvi seraya pergi dari hadapan velix

__ADS_1


" dasar aneh, apa yang sebenarnya terjadi pada nya sehingga dia bersikap seperti seorang pria yang mengkhawatirkan wanita nya. sementara aku hanya asisten pribadi nya saja dan kalau suasana hati nya sedang kacau maka aku bukan lagi asisten pribadi melainkan seorang babysitter yang mengurusi bayi besar seperti dia. padahal kalau di kampus dia selalu bersikap berwibawa dan dingin entah kenapa dia seperti itu. sepertinya dia memiliki kepribadian ganda, atau jangan - jangan kepala nya ke pentok sesuatu sampai jadi seperti itu. tau ahh bikin pusing aja, mending aku istirahat aja dari pada mikirin orang aneh itu" ucap silvi sambil menggerutu sepanjang perjalanan menuju ke kamarnya bahkan dia tidak memperdulikan para pelayan yang sedang menatap nya bingung


" apa yang terjadi pada nona silvi sehingga membuat nya menggerutu seperti itu?" tanya kepala pelayan kepada para pelayan yang sedang menatap silvi


" kami tidak tahu apa yang sudah terjadi pada nona silvi" ucap mereka semua sambil menundukkan kepala mereka

__ADS_1


" ya sudah kalau begitu, kalian semua lanjutan pekerjaan kalian. jika salah satu dari kalian semua ada yang tahu apa yang terjadi pada nona silvi, segera beritahu saya. karena jika terjadi sesuatu pada nona silvi maka tuan muda pasti akan mengamuk dan menghukum kalian semua dan saya tidak akan bisa menolong kalian" ucap kepala pelayan tersebut


__ADS_2