
sejenak silvi terkesima dengan wajah tampan yang sedang menatap mata nya namun seketika dia memberontak agar terlepas dari rangkulan majikan nya namun karena kaget dengan adanya gerakan tiba - tiba membuat pria yang sedang menatap wajah silvi pun kaget sehingga membuat rangkulan nya terlepas dan membuat silvi seketika terjatuh dan bokong nya mendarat sempurna di lantai membuat dia meringis sambil mengusap pelan bokong nya yang terasa nyeri akibat terjatuh
namun ekspresi yang berbeda di tunjukkan oleh pria tampan yang sedang menatap silvi
" hey pelayan, apa yang kau lakukan di situ mengapa kau duduk di lantai dan berani sekali kau memukul perut ku? apakah kau sudah bosan hidup ha" bentak nya
seketika itu silvi menunduk menyembunyikan wajah nya yang sudah berubah menjadi pucat pasi dan sudah berkeringat dingin karena sudah membuat kesalahan besar di hari pertama dia bekerja
" maaf tuan muda, saya tidak sengaja melakukan nya" ucap silvi dengan gemetar karena merasa terintimidasi dengan aura yang keluar dari sang majikan
__ADS_1
mendengar ucapan silvi seketika pria yang merupakan majikan nya tersebut malah tertawa namun bukan karena senang namun tawa itu merupakan pertanda buruk untuk silvi
" ha ha ha ha apakah kamu ingin mengetahui siapa aku sebenarnya sehingga membuat mu berani memukul ku?" tanya nya
" ampuni saya tuan muda" ujar silvi sambil berlutut di hadapan majikan nya
" dengar dan catat ini di otak bodoh mu itu, jangan pernah bermain - main dengan ku karena bukan hanya kamu yang akan mendapatkan hukuman bahkan ibumu pun akan merasakan nya jadi mulai sekarang berhati - hati lah jika berbicara maupun bertindak jangan mengulangi lagi sifat ceroboh mu yang hanya akan menjadi bumerang untuk diri mu sendiri. apakah kamu sudah mengerti?" ucap nya sambil mencengkeram dagu silvi
" baiklah karena ini adalah hari pertama mu bekerja maka aku akan membebaskan mu, tapi tidak untuk lain kali dan aku harap kamu mengerjakan pekerjaan mu tanpa kesalahan karena akan ada konsekuensi yang harus kamu terima atas setiap kesalahan mu" ucap nya sambil melangkah pergi meninggalkan silvi yang masih berlutut dengan dagu nya yang memerah akibat majikan nya
__ADS_1
" permainan akan segera di mulai" ucap nya sambil menyeringai iblis
sementara di tempat lain giofan sedang melajukan mobil nya menuju ke kafe tempat silvi bekerja karena dia sudah tidak sabar lagi ingin memastikan bahwa silvi adalah orang yang membuat masalah dengan nya sampai membuat nya geram. namun dia tidak tahu jikalau silvi sudah tidak bekerja di tempat itu
ketika sampai di depan kafe, giofan segera melangkah kan kakinya memasuki kafe dan mencari keberadaan silvi sambil bertanya kepada setiap pegawai yang di temui nya namun tidak ada yang tau karena hanya febrian yang tau alasan silvi tidak bekerja
karena sudah lelah mencari membuat giofan melangkah kan kakinya menuju ke arah ruangan febrian untuk mencari tahu tentang silvi
ceklik ( suara pintu terbuka)
__ADS_1
"siapa? kenapa tidak mengetuk pintu terlebih dahulu" ujar febrian tanpa menatap orang yang berada di depannya