
ketika silvi berjalan menuju ke kelasnya, banyak sekali orang - orang mencibir nya bahkan ada yang menyebutnya sebagai pelaku, simpanan om - om bahwa ada juga yang menyebutnya sebagai jalang. namun dia tidak memperdulikan apa yang mereka katakan karena hanya dia sendiri yang tau siapa dia sebenarnya dan menganggap mereka semua sirik padanya.
(" terserah apa yang ingin kalian bicarakan tentang ku, aku tidak akan perduli karena semua ucapan kalian hanya omong kosong belaka. aku tidak akan memikirkan hal yang tidak penting seperti pepatah mengatakan anjing menggonggong, kafilah berlalu") gumam nya dalam hati
sementara itu seorang pria sedang menerima laporan dari orang kepercayaan jika wanita nya menjadi pusat perhatian hampir seluruh mahasiswa / mahasiswi di kampus karena kejadian dimana dia mengantarkan wanita nya ke kampus, bahkan beredar gosip miring tentang nya. hal itu tentu saja membuat nya menjadi marah dan segera memerintahkan kepada orang kepercayaan untuk membungkam mulut orang - orang tersebut dan apabila mereka masih melakukan kesalahan yang sama maka nasib mereka akan sama dengan orang yang pernah membuat masalah dengan wanita nya
(" aku tidak akan membiarkan orang seperti kalian membuat wanita ku menjadi tidak nyaman, siapa pun itu aku tidak akan perduli yang terpenting wanita ku aman, nyaman dan tidak merasa tertekan oleh sikap orang - orang yang tidak bertanggung jawab") gumam nya pelan
sementara itu, saat silvi akan pulang ke rumah nya, ada sekitar enam orang mahasiswi mencegatnya. mereka adalah orang yang sudah menyebarkan gosip miring tentang silvi ke seluruh mahasiswa yang berada di kampus tersebut melalui akun grup chat kampus. mereka segera berlutut di hadapan silvi dan segera meminta maaf atas kesalahan yang mereka lakukan hingga membuat beasiswa silvi hampir saja di cabut. namun nasib baik pihak kampus memberikan dia kesempatan untuk membuktikan bahwa gosip miring tentang nya itu tidak benar. dan pihak kampus memberikan dia waktu tiga hari untuk membuktikan hal tersebut dan akan menindak tegas orang yang telah menyebar luaskannya gosip miring tersebut.
__ADS_1
" apa yang kalian lakukan, kenapa kalian semua berlutut di hadapan ku?" tanya silvi
" kami semua ingin minta maaf pada mu" ucap salah satu dari orang tersebut
" minta maaf? apa aku tidak salah dengar? memangnya kesalahan apa yang telah kalian lakukan?" tanya silvi ketus
" sebenarnya apa? kenapa kalian gugup? bahkan wajah kalian pucat seperti melihat hantu saja" ucap silvi
" sebenarnya, ini semua tentang gosip yang beredar itu, semua itu ulah kami" ucap salah satunya
__ADS_1
" apa maksudmu? jadi gosip miring tersebut adalah ulah kalian begitu?"
"maafkan kami" ucap mereka semua sambil menunduk
" aku tidak akan memaafkan kalian begitu saja, kalian semua harus membersihkan kembali nama baik ku terutama pada pihak kampus. karena ulah kalian, aku hampir saja tidak dapat melanjutkan pendidikan ku dan hampir saja beasiswa ku di cabut oleh pihak kampus karena gosip miring itu" ucap silvi bersungut sungut dengan tangan yang mengepal erat dan sorot mata yang tajam
" kami semua akan segera memberikan kesaksian mengenai gosip miring itu kepada pihak kampus agar kamu memaafkan kami" ucap mereka kompak sambil menatap silvi
" baik, waktu kalian semua hanya satu hari. jadi gunakan dengan baik" ucapnya sambil berjalan meninggalkan mereka semua yang masih berlutut
__ADS_1