Gadis Tomboy Kesayangan Tuan Muda Tampan

Gadis Tomboy Kesayangan Tuan Muda Tampan
bab 26


__ADS_3

sementara itu setelah kepergian silvi, si tuan muda yang merupakan majikan silvi merasakan hal yang aneh. tiba - tiba saja tenggorokan nya terasa perih, seluruh tubuhnya muncul bintik merah serta seluruh tubuhnya terasa gatal yang membuat nya merasa tidak nyaman dan bahkan gatal - gatal yang dia rasakan semakin menjadi sehingga membuat dia harus menggaruk tubuhnya sampai membengkak untuk menghilangkan rasa gatal tersebut namun bukan nya reda akan tetapi malah semakin menjadi sehingga membuat dia harus segera menghubungi dokter pribadi nya melalui sambungan telepon


" halo tuan muda, apakah ada yang bisa saya bantu?" tanya seseorang dengan ramah di seberang telpon


" cepat datang sekarang juga ke perusahaan ku, aku berikan waktu lima menit. jika kau terlambat maka bersiaplah untuk beternak beruang kutub" ucapnya dingin dan tanpa menunggu jawaban dari seberang telpon dia langsung memutuskan panggilan tersebut secara sepihak


setelah mendengarkan perintah dari sang tuan muda, seseorang yang memakai setelan kemeja bergegas menyambar jas putih nya beserta tas yang berisi alat medis yang sering dia gunakan. langka kaki nya sangat lebar membuat nya cepat mencapai kendaraan nya dan bergegas menuju tempat sang tuan muda dengan melaju kan kendaraan nya dengan kecepatan tinggi, beruntung jalanan tidak macet karena masih jam kerja dan tempat yang dia tuju juga tidak terlalu jauh


setelah sampai, dia segera melangkah kan kakinya memasuki gedung pencakar langit tersebut sambil menenteng jas serta tas nya. dia bergegas masuk ke dalam lif khusus agar lebih cepat sampai di ruangan sang tuan muda


di dalam lif khusus, tak henti hentinya dia menggerutu kesal karena sikap sang tuan muda yang seenaknya memerintah tanpa menanyakan keberadaan nya terlebih dahulu. bayangkan saja jika dia sedang tugas di luar kota, mana mungkin dia sampai hanya dalam waktu singkat di hadapan sang tuan muda, bahkan sampai mengancam nya agar tidak membantah jika tidak, maka beternak beruang kutub lah tempat mu berakhir. bahkan hanya mendengar ucapan tersebut sudah membuat nya bergidik ngeri apalagi membayangkan ihh ngeri banget


ketika pintu lif khusus terbuka, dia segera melangkah menuju tempat tujuan nya dan setelah sampai dia langsung mengetuk pintu ruangan tersebut dan bergegas masuk

__ADS_1


" permisi tuan muda" ucap nya


"kau terlambat dua menit tiga puluh detik, bersiaplah beternak beruang kutub" ucap nya sambil menatap tajam kepada pria tersebut


" maafkan saya tuan muda, tolong jangan kirim saya untuk beternak beruang kutub. saya masih ingin menjadi seorang dokter tuan" ucap nya sambil mengatupkan tangan nya sambil memohon


" kali ini kau selamat tapi tidak untuk lain kali." ucapnya


" terima kasih tuan muda" ucap sang dokter


" baik tuan muda" ucap nya sambil membuka tas nya yang berisi peralatan medis dan mulai memeriksa keadaan sang tuan muda


setelah selesai memeriksa keadaan sang tuan muda dia pun bergegas membereskan peralatan medis yang dia gunakan

__ADS_1


" apa yang sebenarnya terjadi kepada ku?? cepat jelaskan semuanya sedetail mungkin" perintah nya setelah meminum obat yang di berikan oleh sang dokter


" sebelum saya mengatakan yang sebenarnya terjadi kepada anda, saya mau bertanya sekaligus memastikan sesuatu" ucap nya


" jika ingin bertanya maka tanya saja tidak perlu bertele - tele dan membuat ku kesal" ucap nya dingin


" baik tuan, apakah anda memiliki alergi terhadap makanan? karena saya melihat gejala yang sedang anda rasakan dan banyaknya bintik merah yang muncul di kulit anda mengindikasikan gejala alergi terhadap makanan atau minuman tertentu" ucap nya


" aku memang alergi terhadap udang namun semua makanan yang aku makan di masak khusus oleh koki yang terbaik dan aku sudah mengatakan untuk tidak mencampurkan makanan ku dengan apa saja yang mengandung udang" ucap nya


(" akan tetapi, ada satu orang yang mungkin sengaja memasukan udang kedalam makanan ku, akan ku berikan kau pelajaran agar kau tidak macam - macam lagi kepada ku" ) gumam nya sambil menyeringai iblis


" baiklah tuan muda, jika sudah tidak ada lagi yang anda perlukan saya permisi" ucap nya setelah memberikan obat untuk meredakan alergi yang di alami sang tuan muda

__ADS_1


setelah kepergian sang dokter, seketika wajah nya menjadi memerah dan segera menghubungi pihak rumah sakit tempat ibu silvi di rawat


(" kau akan menyesal telah bermain - main dengan ku") gumam nya sambil menyeringai


__ADS_2