
saat ini silvi sedang berada di dalam ruangan nya. dia sedang mengerjakan beberapa berkas yang harus dia kerjakan, kali ini pekerjaan nya lebih banyak lagi dari yang sebelumnya sehingga dia bergegas menyelesaikan pekerjaan itu agar tidak menumpuk karena setiap hari selalu ada berkas yang menumpuk di atas meja silvi dan juga ketiga rekan nya.
karena permohonan silvi untuk menyelesaikan kuliah nya dua tahun lebih cepat mendapatkan dukungan dari pihak kampus bukan karena kedudukan velix akan tetapi karena usaha nya sendiri. silvi harus mendapatkan nilai terbaik agar dia bisa lulus dengan gelar cum laude
" apa kau sudah berhasil menemukan wanita itu?" tanya velix pada orang kepercayaan nya
" sudah bos, apa yang ingin lakukan kepada dia? saya mendapatkan informasi bahwa wanita itu membayar seseorang untuk mencelakai nona silvi sehingga membuat nona harus mengeluarkan pistol nya untuk menakuti orang itu dan sekarang orang itu berada di tempat eksekusi " ucap nya
" seret wanita itu ke tempat eksekusi, kurung dia di samping singa kesayangan ku. jangan biarkan dia lolos dan biarkan dia tetap hidup karena aku sendiri yang akan membungkam mulut nya"
__ADS_1
" lalu apa yang harus kami lakukan kepada orang yang sudah berusaha mencelakai nona silvi"
" silakan kalian bersenang - senang dengan orang itu. aku tidak memperdulikan nya. aku hanya tidak ingin nafasnya membuat polusi udara" ucap velix acuh
" baik bos, saya mengerti" ucap nya kemudian menghubungi anak buah nya yang sedang mengurung pria yang saat ini sudah kehilangan lidahnya karena sudah membuat mereka marah dengan ucapan nya
" silakan kalian semua bersenang - senang dengan orang itu, bos mengatakan bahwa dia tidak ingin orang itu membuat polusi udara dengan nafasnya" ucap nya kepada orang lain yang berada di seberang telepon kemudian langsung memutuskan panggilan telepon tanpa menunggu waktu lama
" hmmm hmmm hmmm" gumam orang itu sambil meronta untuk melepaskan diri. dia sudah tidak bisa lagi berbicara karena lidahnya sudah di potong oleh orang - orang yang saat ini menertawakan nya
__ADS_1
(" dasar iblis") ucap nya dalam hati sambil menatap tajam kepada orang yang sudah membuat nya bisu
" ayo kawan, kita sedikit bersenang senang dengan orang ini" ucap anak buah velix sambil menatap beberapa kawan nya
" ya aku setuju, lagi pula anggap saja kita sedang latihan" sahut yang lain nya
orang yang sudah memotong lidah pria tersebut segera mendekati nya dan mendekatkan mulut nya ke telinga pria tersebut dan berkata jika dia akan membebaskan nya jika dia berhasil mengalahkan semua teman - teman nya. setelah itu dia melepaskan tali yang mengikat pria tersebut
setelah terlepas, dia segera berlari menerjang salah satu anak buah velix dengan cepat namun sayang sekali orang itu dapat menghindari nya bahkan menyerang nya dengan semangat seperti singa lapar yang sedang di suguhkan daging segar
__ADS_1
pria tersebut terduduk di lantai dengan memuntahkan darah segar setelah mendapatkan pukulan di dada dan juga ulu hati nya
(" brengsek, mereka menjadikan ku seperti mainan yang sedang di perebutkan oleh anak kecil") umpat nya dalam hati