
setelah jam pelajaran selesai mereka menuju taman tempat yang sering digunakan sebagai tempat favorit untuk berbagi cerita.
flash back on
"eh ntar kalo udah selesai jam pelajaran kita ke taman biasa yah, ada yang mau gue omongin sama lo berdua". ucap sifa
"emangnya ada apa?? lo lagi ada masalah??". tanya nina
"eh ntar aja deh gue ngomong nya". ucap sifa
"yah elu bikin gue penasaran aja deh". ucap silvi menimpali
("gimana gue ngejelasin semuanya sama mereka kalau gue nggak bisa lagi bareng mereka, gue ngak sanggup ninggalin mereka tapi gue nggak mungkin menolak keinginan orang tua gue sendiri apalagi demi masa depan gue sendiri. semoga lo berdua ngerti posisi gue") gumam sifa dalam hati
flash back off
ketika mereka sampai di taman sifa hanya diam membisu menatap sahabat nya dia bingung harus bagaimana
"ahirnya sampe juga, skarng lo jujur aja ke kita ada apa sampe lo bawa kita ke taman jangan ada yang lo tutupi okey". ucap silvi kepada sifa dan di angguki nina
"sebenarnya gue mau minta maaf sama lo berdua karena mungkin ini hari terakhir gue bisa sama sama lo berdua makanya gue ngajakin lo berdua kesini". ucap sifa mulai berkaca kaca
"maksud lo apa???"
"lo mau ninggalin kita???"
__ADS_1
"lo pasti bercanda kan ???"
"atau lo mau ngerjain kita berdua, sumpah ini ngak lucu tau". ucap nina geram atas ucap sahabat nya itu
"gue minta maaf sama lo berdua karena baru cerita skarng, sebenarnya nyokap sama bokap gue minta gue lanjutin sekolah gue ke luar negeri dan gue nggak bisa nolak permintaan dari mereka. jadi gue minta maaf sama lo berdua karena nggak bisa lagi bareng lo berdua, skali lagi maaf". ucap sifa sambil menangis
"ko lo tega ninggalin kita???".
"lo udah kaya sodara buat kita berdua".
"kenapa baru ngomong skarng???"
"kapan lo berangkat???" tanya silvi dengan airmata yang jatuh menetes
"gue juga nggak bisa ninggalin lo berdua tapi ini permintaan orang tua gue, skali lagi gue minta maaf".
"semoga lo bahagia di sana dan semoga lo ngak lupain kita". ucap silvi dan nina bersama sambil merangkul sifa
"tanks buat lo berdua yang selalu ada buat gue dan lo berdua tenang aja gue bakal ingat kalian selamanya".
sementara itu di sebuah perusahaan tepatnya di ruang direktur utama seorang pria tampan sedang fokus pada laptop nya hingga sesaat kemudian ada suara ketukan pintu dari luar membuyarkan konsentrasi pria tampan itu.
"siapa??". tanya pria itu
"saya pak sekretaris anda". jawab orang itu
__ADS_1
"masuk". ucap nya
kemudian muncul seorang wanita cantik berjalan lenggak lenggok seperti model dengan menggunakan pakaian yang seperti kurang bahan.
"selamat siang pak". ucap wanita itu dengan nada yang di buat selembut mungkin
"ada apa??" tanya nya dgn nada dingin tanpa melepas pandangan nya dari laptop nya
"ini ada dokumen penting yang harus anda tanda tangani". ucap nya sambil melangkah mendekat
"apakah ada lagi yang harus saya tanda tangani??".
"dan lain kali jangan memakai pakaian seperti ini". ucap nya dingin seraya memberikan tatapan tajam pada wanita itu
"baik pak, saya mengerti". ucap wanita itu yang tidak lain adalah casandra
casandra adalah seorang wanita yang mendekati Giofan untuk memanfaatkan nya namun karena sifatnya yang ambisius membuat dia melakukan segala macam cara untuk dapat selalu dekat dengan giofan. bahkan dia sampai menyuap orang yang berada di perusahaan tersebut agar mendapatkan posisi nya itu. casandra adalah seorang wanita yang sombong dan angkuh namun cerdas tetapi juga licik
setelah puas bercerita dengan sahabat nya silvi pulang ke rumah nya untuk melihat kondisi ibunya sekaligus mengganti pakaian nya karena harus bekerja di sebuah kafe yang menjadi pekerjaan nya setelah pulang sekolah. semenjak ibunya sakit sakitan dia lah yang harus bertanggung jawab menjadi tulang punggung keluarga untuk biaya pendidikan, kehidupan sehari hari sekaligus untuk biaya pengobatan ibunya.
setelah sampai dia bergegas menuju kamar nya untuk mengganti pakaian nya setelah selesai, dia bergegas menuju dapur untuk membuat makanan untuk dia dan ibunya setelah beberapa saat makanan pun siap. lalu dia bergegas menuju kamar ibunya
"ibu sedang apa??" tanya silvi sambil merangkul ibunya yang sedang berdiri menatap keluar dari jendela kamar nya
"ibu tidak sedang melakukan apa apa nak".
__ADS_1
"kamu sudah makan nak??". ucap ibu sambil berjalan mendekati silvi
"ibu sedang memikirkan apa???" ketika ibunya sudah ada di depan nya