
saat ini silvi sedang makan malam sendiri karena velix sedang berada di luar negeri menyelesaikan masalah pekerjaan nya. dia merasa seperti ada yang kurang akan tetapi dia tidak tahu apakah yang kurang itu.
" kenapa aku merasa ada yang kurang, tapi apa ? selama ini aku selalu melakukan segala sesuatu nya sendiri walaupun beberapa bulan terakhir selalu ada si tuan muda yang aneh dan menyebalkan itu" ucap silvi sambil mengaduk makanan nya karena merasa kurang berselera
sementara itu di sebuah ruangan, velix sedang menatap ponsel nya yang sedang menampilkan video dimana silvi sedang mengaduk makanan nya seperti tidak berselera makan melalui cctv yang terdapat di rumah nya
" apa yang sedang kau pikirkan? apa kau sudah mulai merindukan ku? atau makanan itu tidak enak sehingga membuat mu tidak berselera seperti itu? aku berharap kau mulai merindukan ku sehingga membuat ku yakin jika perlahan di dalam hati mu terlukis nama ku" ucap velix sambil menatap silvi penuh kasih sayang
" aku tidak boleh lemah seperti ini, lebih baik aku selesaikan makan malam ku setelah itu baru menyelesaikan tugas kuliah ku agar tidak menumpuk" ucap silvi memberikan motivasi kepada diri nya sendiri
__ADS_1
sementara itu giofan yang saat ini baru tiba di luar negeri untuk menyelesaikan pekerjaan nya serta menandatangani kontrak bisnis dengan rekan kerja yang selama ini memberikan kepercayaan terhadap perusahaan yang di kelola oleh giofan.
" akhirnya aku sampai juga, seperti nya masih ada sedikit waktu untuk beristirahat sejenak sebelum pertemuan dengan beberapa pemimpin perusahaan asing. sepertinya tubuh ku sangat lelah setelah melakukan perjalanan selama belasan jam berada di dalam pesawat" ucap giofan sambil melangkah menuju ke arah mobil yang sudah di siapkan oleh febrian sebelumnya sebagai asisten nya
sementara itu silvi yang sedang mengerjakan tugas kuliah terlihat sangat serius tak hayal jika dia tidak menyadari bahwa seorang pelayan sedang berdiri di samping nya sambil membawa nampan berisi susu hangat. jangan di tanya lagi siapa yang menyuruh pelayan itu melakukan nya. tentu saja bahwa sang tuan muda lah yang memberikan nya perintah. pelayan itu berdehem pelan agar silvi menyadari keberadaannya
" eh ya ampun , bikin kaget saja" ucap silvi ketika menoleh ke arah pelayan tersebut
" terimakasih bi " ucap silvi
__ADS_1
" kalau begitu saya permisi dulu nona, selamat malam"
" selamat malam bi, kalau begitu bibi istirahat saja nanti aku yang akan mengantarkan kembali gelasnya sebelum tidur" ucap silvi dan di angguki oleh pelayan tersebut
" siapa sebenarnya wanita ini, kenapa susah sekali mengetahui identitas nya. sepertinya ada seseorang yang sedang melindungi nya dan merahasiakan identitas nya. entah siapa orang nya aku pun tidak bisa menebak nya. sepertinya aku harus memata - matai wanita ini dan ketika ada kesempatan maka akan aku gunakan untuk memberikan pelajaran kepada nya" ucap nya setelah mendengar laporan dari anak buah nya
sementara itu seorang pria sedang menghubungi bos nya untuk memberikan laporan
" bos, seseorang sedang berusaha mencari informasi tentang nona silvi. sepertinya orang itu ada sangkut pautnya dengan wanita yang membuat masalah dengan nona silvi" ucap salah satu anak buah velix kepada tangan kanan velix yang sedang berada di ruangan tempat pria yang sempat di hajar habis - habisan oleh silvi
__ADS_1
" cari tau siapa orang itu dan berikan dia sedikit kenang - kenangan" ucap nya sambil menyeringai