Gadis Tomboy Kesayangan Tuan Muda Tampan

Gadis Tomboy Kesayangan Tuan Muda Tampan
bab 15


__ADS_3

ketika ia melihat silvi dan febrian sudah menjauh dari nya, orang tersebut bergegas mengikuti mereka diam - diam


di sebuah ruangan yang mewah, seseorang sedang duduk di singgasana nya sambil menyandarkan punggung nya serta memejamkan matanya (" siapa sebenarnya gadis itu?? bahkan wajah nya yang begitu polos tidak menunjukkan kelicikan sama sekali dan aku akan melihat sampai di mana tikus kecil menjijikkan itu akan bersembunyi dan seberapa licik nya dia") gumam orang tersebut sambil menyeringai iblis


sementara di tempat lain giofan sedang berjalan - jalan menikmati udara malam dan melepaskan lelah nya setelah di sibukkan dengan setumpuk pekerjaan kantor dan dari kejauhan dia melihat seseorang yang dia kenal sedang berjalan sambil bergandengan tangan dengan seorang wanita (" aku sepertinya melihat febrian tadi sedang berjalan bergandengan tangan dengan seorang wanita dan sepertinya aku tidak pernah melihat wajah wanita itu sebelumnya, siapa sebenarnya wanita itu? ada hubungan apa dia dengan febrian? sepertinya febrian tidak pernah bercerita kepada ku jika dia sudah memiliki seorang kekasih, sebaiknya aku ikut saja mereka") gumam giofan sambil berusaha mengejar febrian dan silvi


setelah cukup lama mencari akhirnya giofan menemukan mereka yang sedari tadi di cari nya


" febrian" ucap giofan sambil berjalan mendekat pada mereka dan febrian yang mendengar ada yang menyebut nama nya segera menoleh ke belakang dan terkejut dengan apa yang dia lihat karena orang yang menyebut nama nya itu adalah giofan sahabat sekaligus pemilik kafe tempat ia bekerja


" loh fan kamu kok ada di sini?" tanya febrian

__ADS_1


" kamu sedang apa dan siapa sebenarnya wanita itu?"


" apakah dia kekasih mu?"


" kapan kalian jadian?"


" kenapa kamu tidak pernah memberi tahukan ku?"


" ya ampun fan, kamu itu kalau nanya itu satu - satu dong biar aku nggak bingung menjawab nya lagipula kamu bertanya sudah seperti wartawan saja" ucap febrian


" okey deh sorry kalau gitu, kan gue penasaran" ucap giofan yang sudah merubah bicaranya terhadap febrian karena menurutnya akan sangat membosankan jika berbicara dengan bahasa yang formal saat bersama dengan sahabat nya

__ADS_1


" okey, fan kenalin dia silvi dan silvi dia adalah giofan sahabat sekaligus pemilik kafe tempat kita bekerja" ucap febrian memperkenalkan silvi dan giofan bergantian


" terus apa hubungannya lo sama dia? kok gue perhatiin lo dekat banget sama dia dan lo tadi bilang tempat kita bekerja maksudnya apa?"tanya nya lagi


"oh iya gue belum cerita ke lo soal gue ngangkat silvi sebagai adik gue dan silvi ini bekerja di kafe sebagai seorang pelayan dan lo inget nggak kalo waktu itu pernah nanyain siapa yang nyanyi di kafe dan lo pasti kaget kalo gue bilang orang itu adalah dia" ucap febrian sambil menunjuk ke arah silvi


" eh yang bener aja lo kalo orang itu adalah dia? lo jangan bercanda deh sama gue" ucap giofan


" gue ngak bercanda, gue serius dan lo tau sendiri kan gimana gue jadi nggak mungkin gue main - main sama lo" ucap febrian meyakinkan


" wah ternyata orang itu bener - bener dia? gue nggak nyangka banget" ucap nya sambil menggelengkan kepalanya

__ADS_1


__ADS_2