Gadis Tomboy Kesayangan Tuan Muda Tampan

Gadis Tomboy Kesayangan Tuan Muda Tampan
bab 19


__ADS_3

setelah melihat kondisi ibunya, silvi bergegas menuju ke kafe untuk menyerahkan surat pengunduran diri nya yang baru saja di buat nya sebelum keluar dari ruangan ibunya


ketika dia sudah berada di luar rumah sakit, sopir yang mengantarkan ibunya ke rumah sakit tadi terlihat sedang berjalan mendekati silvi dan ketika sudah sampai di depan silvi dia pun berkata


" kamu mau kemana? "


" saya mau pergi ke kafe tempat saya bekerja untuk mengantarkan surat pengunduran diri saya, memang nya ada apa pak?" tanya silvi


" saya di perintahkan oleh tuan muda untuk mengantarkan kamu ke tempat tujuan mu untuk memastikan bahwa kamu benar - benar berhenti bekerja di tempat itu" ujar sang sopir


" baiklah kalau begitu kita berangkat sekarang saja pak, maaf sudah merepotkan bapak dan terima kasih untuk semuanya" ucap silvi sambil berjalan masuk ke dalam mobil yang pintu nya sudah di buka kan oleh sang sopir


mobil itu melaju dengan kecepatan sedang dan tidak ada suara apapun selain suara mesin mobil. silvi sedang memikirkan alasan apa yang akan


dia sampai kan kepada febrian agar tidak kecewa dengan keputusan yang di ambil nya itu karena selama ini febrian baik pada nya apalagi beberapa minggu sebelumnya dia mengangkat silvi sebagai adik nya


sementara itu mobil yang di tumpangi silvi telah sampai di depan kafe dan sopir tersebut langsung turun dan membuka pintu mobil di samping silvi untuk mempersilahkan silvi keluar


" terima kasih pak, seharusnya tidak perlu seperti ini pak. silvi bisa membuka pintu mobil nya sendiri" ucap silvi lirih karena merasa tidak enak hati. sopir itu pun hanya mengangguk dan tersenyum


(" sebenarnya siapa perempuan ini, mengapa tuan muda bersikap sebaik ini terhadap nya bahkan selama ini tidak ada yang di perbolehkan menaiki mobil ini bahkan orang kepercayaan nya sekali pun dalam keadaan darurat. ini kali pertama aku melihat sikap tuan muda yang berbeda dari sebelumnya, semoga perempuan itu dapat membuat tuan muda menjadi lebih baik lagi") gumam sang sopir sambil berlalu

__ADS_1


di sebuah gedung pencakar langit, terlihat seseorang sedang duduk di kursi kerjanya, orang tersebut memiliki perawakan tinggi tegap, kulit nya yang putih bersih, wajah nya yang tampan, alis nya yang tebal, tatapan matanya yang tajam, hidung nya yang mancung , bibir nya yang sexsi dan dagu nya yang di tumbuhi rambut halus menambah tingkat ketampanan nya


" kita lihat saja sebenarnya siapa yang paling licik aku atau si tikus kecil menjijikkan itu bahkan gadis itu sudah berada di genggaman tangan ku tinggal menunggu saat yang tepat untuk menyeret tikus itu" ucap orang tersebut sambil menyeringai iblis


flash back on


" bos, ternyata wanita itu mengenal pemimpin perusahaan tempat orang yang selama ini kita cari dan apabila wanita itu berada di tangan kita maka akan lebih mudah untuk menyeret orang itu bos" ucap orang yang selama ini mengawasi silvi


" baiklah, tetap pantau terus pergerakan wanita itu" ucap sang bos


dan di saat silvi mencari bantuan untuk membawa ibunya ke rumah sakit, orang tersebut langsung memberikan informasi kepada sang bos


" baiklah, lanjutkan tugas mu" ucap sang bos sambil menyeringai


setelah mendengarkan informasi itu, dia bergegas menuju ke rumah silvi dan benar saja seketika sopir nya mengerem secara mendadak dan dari dalam mobil tersebut dia dapat melihat silvi sedang merentangkan tangan nya untuk menghadang mobil nya dengan senyum misterius dia memerintahkan sopir nya untuk memeriksa keadaan di depan mobil itu


setelah sang sopir turun dan menghampiri silvi namun tidak lama setelah itu sang sopir masuk kembali dan meminta persetujuan dari sang bos untuk membawa ibu silvi ke rumah sakit dan tanpa menunggu lama sang bos segera menyetujui nya


setelah mendapatkan persetujuan dari sang bos, si sopir pun segera keluar dan menemui silvi dan tidak lama terlihat si sopir memasuki sebuah rumah yang di yakini sebagai rumah silvi dan keluar menggendong seorang wanita paruh baya di ikuti oleh silvi dari belakang


setelah sampai di depan mobil, silvi dengan sigap membuka pintu mobil bagian belakang untuk meletakkan ibunya kemudian sang sopir segera melajukan mobil menuju rumah sakit terdekat

__ADS_1


setelah sampai di rumah sakit terdekat silvi bergegas turun dari mobil menemui perawat untuk membawa ibunya masuk menggunakan brangkar. setelah itu silvi bersama dengan dua orang perawat mendorong brangkar tersebut menuju ruangan ICU karena kondisi nya sangat lemah namun tiba - tiba dokter yang menangani ibunya keluar dengan terburu - buru


" dokter bagaimana kondisi ibu saya? ibu saya sakit apa?" tanya silvi


" kondisi ibu kamu sangat lemah karena ada masalah pada jantung nya dan kita harus secepatnya melakukan operasi pemasangan cincin pada beberapa bagian jantung dan biayanya sangat mahal sekitar 150 jutaan belum termasuk biaya perawatan pasca operasi" ucap dokter yang menangani ibunya


silvi terduduk di lantai seakan kaki nya sudah tidak sanggup menahan berat badan nya bahkan air mata nya sudah menganak sungai matanya memerah dan bengkak karena menangis dia bingung mau minta bantuan kepada siapa karena tidak ada sanak saudara dan biayanya operasi itu jumlahnya tidak sedikit namun seketika dia mendongak kan kepala nya ketika mendengar suara seseorang


" kamu tidak perlu khawatir karena saya akan membantu mu melunasi biaya operasi serta perawatan ibu mu" ucap orang itu sambil memberikan sebuah sapu tangan kepada silvi


" apakah anda serius tuan?" tanya silvi


"saya serius, tetapi dengan satu syarat"


"baiklah saya akan menerima syarat dari anda asalkan ibu saya selamat"


" baiklah, syarat nya adalah kamu harus bekerja di rumah saya untuk melunasi biaya operasi serta perawatan ibu mu" ucap orang tersebut sambil tersenyum simpul


(" akhirnya kau masuk juga dalam perangkap ku") gumam orang itu sambil menyeringai iblis


flash back off

__ADS_1


__ADS_2