
"ibu tidak sedang memikirkan apa apa nak, kamu tidak usah khawatir". ucap ibu sambil merangkul silvi
"yah sudah kalau begitu, ayo bu kita makan karena aku udah selesai masak". ucap silvi sambil menggandeng tangan ibunya menuju meja makan
setelah sampai di meja makan dia mengambilkan makanan untuk ibunya setelah itu barulah dia mengambil makanan untuk dia sendiri. mereka makan dengan lahap walaupun hanya makanan sederhana setelah selesai silvi pamit untuk pergi ke kafe tempat ia bekerja
"ibu, silvi pamit untuk pergi kerja dulu. ibu jangan bekerja yang berat berat, jangan lupa minum obat dan istirahat okey". ucap silvi dan mendapatkan anggukan dari ibu nya
setelah sampai di kafe yang tidak terlalu jauh dari rumah nya dia bergegas menuju ke dapur untuk bekerja namun sebelum itu dia di panggil oleh manejemen kafe tempat ia bekerja untuk menggantikan salah satu penyanyi di kafe itu. dia tidak pernah bernyanyi di depan umum walaupun suaranya sangat bagus
"gue harus gimana nih??? gue nggak pernah tampil di depan umum lagian kenapa mesti gue sih gak ada apa orang lain selain gue. nyebelin banget deh mendingan juga gue nyuci piring di dapur dari pada malu di liatin orang orang bikin gue jadi nggak pede aja tapi kalo gue nolak yang ada gue di pecat. ah bikin ribet aja pusing pala gue nih. gue harus bisa demi nyokap sama pendidikan gue, gue butuh banget kerjaan ini".
setelah para pengunjung sudah ramai kemudian MC memanggil silvi untuk menyanyi dan di sambut tepuk tangan pengunjung
silvi menyanyikan lagu dari anima yang berjudul tanya air mata ju
tanya air mata ku saat
saat aku menangis
saat aku bermimpi
saat aku bertanya
sulit hidup ku untuk
sulit tuk kau mengerti
sulit tuk kau pahami
dengan apa kau harus mengerti
kau harus pahami hidup ku
masih mungkin kau kan mencoba
ku mohon trus mencoba
sekalilah bicara
arti hidup ku ini
tuhan tolong kan untuk
sebuah cinta untuk ku
sebuah hati untuk ku
dengan apa kau harus mengerti hidup ku
ho ou wo ho. . . . .
ou wo ui ho. . . . .
tanya air mata ku saat
__ADS_1
saat aku menangis
saat aku bertanya
sulit hidup untuk
sulit tuk kau mengerti
sulit tuk kau pahami
dengan apa kau harus mengerti hidupku
ow wo ho. . . . . .
ow wo ho. . . . . .
saat aku menangis
saat aku bermimpi
bila kau pahami
semua pengunjung bertepuk tangan seraya bersorak mendengar suara silvi dan meminta agar silvi menyanyikan satu lagi lagu untuk mereka
silvi pun menyanyi kembali sesuai keinginan pengunjung
kali ini silvi menyanyikan lagu dari andra and the backbone yang berjudul sempurna
di mata ku kau begitu indah
kau membuat diriku
akan selalu memujamu
di setiap langkah ku
ku kan selalu memikirkan dirimu
tak bisa ku bayangkan
hidup ku tanpa cinta mu
jangan lah kau tinggalkan diriku
takan mampu menghadapi semua
hanya bersama mu ku akan bisa
kau adalah darahku
kau adalah jantung ku
kau adalah hidup ku
__ADS_1
lengkapi diriku
oh sayang ku kau begitu
sempurna
kau genggam tangan ku
saat diriku lemah dan terjatuh
kau bisikan kata menghapus semua sesal ku
jangan lah kau tinggalkan diriku
takan mampu menghadapi semua
hanya bersama mu ku akan bisa
kau adalah darahku
kau adalah jantung
kau adalah hidup
lengkapi diriku
oh sayang ku kau begitu. . . . . . .
sempurna
sempurna
oh sayang ku kau begitu. . . . . .
sempurna
setelah selesai menyanyi silvi langsung undur diri agar tidak di suruh bernyanyi lagi bisa bisa dia akan di suruh bernyanyi sampai kafe tutup
silvi bergegas menuju dapur setelah sampai dia langsung mengusap dadanya yang berdetak tak beraturan.
"akhirnya gue bisa bebas juga, ah tenang banget gue untung bisa kabur kalo nggak bisa seret ni tenggorokan". ucap silvi sambil menstabilkan irama jantung nya.
sementara itu di dalam kafe semua orang menjadi terperangah bagaimana tidak, akibat terhanyut dengan suara silvi yang merdu sampai mereka tidak sadar kalau penyanyi itu sudah tidak ada. semua nya menjadi penasaran dengan penyanyi tersebut terutama seorang pria tampan yang sedang duduk santai di temani secangkir kopi kapucino
"kemana wanita itu???"
"kenapa aku menjadi penasaran dengan nya???"
"ada apa ini??? selama ini aku tidak pernah bertemu dengan dia sebelum nya". ucap pria tampan itu yang tidak lain adalah giofan .
giofan adalah pemilik kafe itu namun karena kesibukan nya di perusahaan makanya dia menyerahkan kafe itu pada sahabat nya yang bernama febrian
__ADS_1
febrian adalah sahabat giofan sejak kecil dan sudah seperti saudara untuk giofan karena giofan adalah anak tunggal dan febrian sudah menganggap giofan sebagai adik nya karena perbedaan usia nya tiga tahun lebih tua dari giofan
"gue harus cari tahu tentang dia". ucap giofan sembari melangkah menuju ruangan febrian