
hari berganti dengan cepat, kini sinar matahari masuk melalui celah jendela kamar menyilaukan mata seorang wanita cantik yang sedang bergelut dalam selimut karena sangat nyaman dia pun menutup wajahnya menggunakan selimut yang dia pakai dan melanjutkan tidur nyenyak nya. velix yang saat itu ingin mengecek apakah silvi sudah terbangun dari tidur nya menjadi senyum - senyum sendiri melihat kelakuan silvi yang menyembunyikan wajah nya dengan selimut
(" ternyata kau sangat menggemaskan, kucing nakal ku tersayang") gumam velix kemudian keluar dari kamar tersebut karena dia harus segera berangkat ke perusahaan karena waktu sudah menunjukkan pukul setengah delapan pagi
sebelum dia berangkat, dia lebih dulu berpesan kepada kepala pelayan untuk tidak membangunkan silvi dan apa bila silvi terbangun, segera siapkan semua keperluan nya dengan baik jangan sampai melakukan kesalahan dan membuat silvi merasa tidak nyaman
silvi baru terbangun dari tidur nya ketika jam menunjukkan pukul sepuluh pagi dan membuat silvi kaget bahkan dia sampai melompat dari tempat tidur nya karena dia baru ingat jika hari ini hari terakhir dia magang di perusahaan giofan
" ya ampun aku kok bisa kesiangan sih? mana ini perut minta jatah lagi. aku harus segera membersihkan diri dan mengisi perut ku yang sudah keroncongan karena semalam aku tidak makan akibat kelelahan berkelahi dengan orang - orang itu" ucap silvi bergegas menuju ke kamar mandi setelah merapikan kembali tempat tidurnya. dan tidak perlu waktu lama kini silvi sudah selesai mandi dan berganti pakaian dengan setelan kemeja lengan panjang dan juga celana kain serta sepatu kets nya dan tidak lupa juga tas ransel nya. setelah merasa cukup rapi, silvi bergegas menuju ke dapur untuk mencari makanan untuk cacing - cacing di perut nya yang sudah berdemo dari tadi
sementara itu di perusahaan ke tiga rekan silvi sedang memikirkan keadaan silvi karena sampai saat ini silvi belum datang juga ke perusahaan bahkan atasan mereka sudah bolak balik masuk ke ruangan mereka untuk mencari silvi karena pekerjaan nya biasanya selalu selesai tepat waktu namun sejak kemarin laporan yang seharusnya di kumpulkan hari ini belum selesai juga padahal laporan itu masih harus di serahkan kepada asisten ceo untuk di periksa kemudian di serahkan kepada ceo perusahaan untuk di tanda tangani.
__ADS_1
" apa kalian semua tau kemana silvi?" tanya atasan mereka
" kami tidak tahu, mungkin saja hari ini dia datang terlambat karena terjebak macet" ucap dandi
" ya sudah, kalau dia sudah datang katakan pada nya untuk menyelesaikan pekerjaan nya setelah itu antar ke ruangan saya hari ini juga"
" baik pak" ucap dandi
" ya ampun silvi kemana sih? apa jangan - jangan dia lagi sakit yah makanya ngak bisa datang" ucap gilang
" lanjut kerja lagi deh, kerjaan masih numpuk nih" ucap dandi
__ADS_1
sementara itu silvi yang sedang di perjalanan menuju ke perusahaan meminta dion untuk mempercepat laju motor nya
" dion lebih cepat dong bawa motor nya, aku udah telat banget nih" ucap silvi sambil menepuk pundak dion
" pegangan nona silvi, saya takut terjadi apa - apa pada nona" ucap dion. Tanpa menunggu waktu lama silvi segera berpegangan pada pundak dion agar tidak terjatuh dari motor yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi. beruntung silvi memakai helm sehingga rambut nya yang dia gerai tidak aut - autan kaya orang baru bangun tidur hehehe
" sorry aku datang telat" ucap silvi sambil membuka pintu ruangan tempat nya bekerja bahkan dia sampai lupa membuka helm yang dia gunakan saking buru - buru nya.
" ya ampun silvi, kamu kenapa baru datang sih? pak doni dari tadi nanyain kamu terus katanya kamu belum menyelesaikan laporan yang dia minta" ucap dandi sambil menatap silvi penuh selidik
" maaf aku kesiangan tadi makanya datang nya telat" ucap silvi sambil membuka helm yang dia gunakan dan merapikan rambutnya yang berantakan. setelah itu dia bergegas menghidupkan komputer yang ada di meja nya untuk menyelesaikan pekerjaan nya
__ADS_1
" oh iya sil, tadi pak doni pesan kalau kamu sudah datang cepat selesaikan laporan yang dia minta dan langsung antar ke ruangan nya" ucap dandi
" okey, thanks info nya dan" ucap silvi