
saat ini silvi sedang duduk di sebuah kafe bersama dengan dandi, gilang dan juga vero. mereka berempat memutuskan untuk beristirahat di tempat itu setelah berkelahi dengan tiga orang preman yang mengganggu silvi
" eh sil, aku penasaran sebenarnya kenapa kamu bisa berkelahi dengan tiga orang preman itu? emangnya kamu ngak takut apa, kalau kamu kalah sama mereka trus di apa - apain gitu sama mereka?" tanya gilang sambil menatap ke arah silvi
" aku tidak pernah mencari masalah sama orang lain, hanya orang lain yang selalu mencari masalah sama aku. dan aku tidak takut pada mereka sebab mereka masih makan nasi tapi kalau udah makan besi itu baru bisa takut" ucap silvi
" dasar perempuan aneh" ucap vero
" siapa yang aneh?" tanya silvi sambil menatap tajam ke arah vero
__ADS_1
" yah siapa lagi kalau bukan kamu sil. masa sih perempuan tapi kekuatan nya udah kaya preman sekali tendang lawan nya langsung tersungkur. apalagi orang itu sebesar king kong seperti yang tadi. ihhh apa ngak sakit itu kaki?. tangan ku saja sakit gara- gara mukulin muka nya. emang kamu makan apa sih sampai bisa kuat kaya gitu?" tanya vero sambil menatap silvi penuh selidik
" biasa aja" ucap silvi cuek. setelah itu dia segera berdiri dari tempat duduknya
" terimakasih sudah mau membantu ku, aku harus pulang sekarang. sekali lagi terimakasih" ucap silvi
sementara itu orang yang selalu mengawasi silvi sedang memberikan laporan ke pada bos nya
" tetap ikuti kemana pun dia pergi. jika terjadi lagi hal yang membahayakan, kalian harus segera menolong nya karena aku tidak ingin dia terluka. apa kau mengerti?"
__ADS_1
" mengerti bos"
(" maafkan aku jika membiarkan mu kesulitan saat menghadapi preman- preman itu. semuanya aku lakukan untuk kebaikan mu, aku tidak ingin kau menjadi lemah. aku ingin kau menjadi kuat agar dapat melindungi diri mu sendiri. akan ada saatnya dimana kau berada di keadaan yang buruk. hanya ada satu pilihan membunuh atau di bunuh. saat ini aku masih harus menemukan musuh yang bertebaran di sekitar ku. aku tidak ingin kau terluka karena kecerobohan ku") gumam velix. setelah itu dia menghubungi anak buah nya yang lain
" cari tau asal usul ketiga pria yang menolong wanita ku. jangan sampai ada informasi sedikit saja yang terlewatkan"
" baik bos. apa ada lagi yang bos inginkan?"
" retas cctv yang berada di perusahaan tempat wanita ku bekerja dan pastikan pula keamanannya"
__ADS_1
" baik bos"
" aku tidak tahu entah bahaya apa yang akan terjadi nanti akan tetapi aku akan pastikan kau akan mampu menghadapi nya"