Gadis Tomboy Kesayangan Tuan Muda Tampan

Gadis Tomboy Kesayangan Tuan Muda Tampan
bab 71


__ADS_3

hari ini silvi berangkat ke perusahaan di antar oleh anak buah velix karena untuk alasan keselamatan nya. velix menunjuk salah satu anak buah kepercayaan nya untuk mengantar jemput silvi ke perusahaan karena dia tidak ingin silvi bertindak gegabah seperti hari kemarin yang dengan sengaja mengeluarkan pistol nya hanya untuk mengancam orang tersebut agar mau memberi tahu siapa yang memerintahkan orang itu untuk menjebak nya


hari ini wajah silvi terlihat sangat kesal, bagaimana tidak kesal jika dia lagi - lagi harus menuruti keinginan velix untuk di antar jemput oleh anak buah nya. namun karena dia mengatakan tidak ingin di antarkan ke perusahaan menggunakan mobil karena tidak ingin menjadi pusat perhatian karyawan perusahaan sehingga velix harus pasrah untuk membiarkan silvi berangkat menggunakan motor sport dan itu adalah keputusan akhir nya karena silvi masih saja menolak dengan berbagai macam alasan sehingga membuat velix kesal dan berkata dengan tegas


" ikuti keinginan ku atau aku akan menghubungi dekan agar mengeluarkan mu dari kampus. aku tidak ingin di bantah, kali ini aku tidak akan memaksa mu menggunakan mobil akan tetapi kau harus mau di antar jemput menggunakan motor sport yang berada di garasi belakang. pilih saja warna apa yang kau inginkan. nanti beritahu dion motor mana yang kau inginkan, dia juga yang akan mengantarkan mu ke perusahaan" ucap velix melalui telepon


mengingat pembicaraan nya dengan velix pagi tadi membuat silvi kesal. dia ingin melakukan segala sesuatu nya sendiri tanpa harus merepotkan orang lain. dia ingin menjadi wanita yang mandiri dan tidak manja. jika velix selalu seperti ini, bagaimana dia bisa menghadapi masalah di kemudian hari jika dia masih harus bergantung kepada nya.

__ADS_1


(" dasar menyebalkan") gerutu silvi sambil berjalan mendekati dion yang sedang memanaskan mesin motor sport yang akan dia pakai untuk mengantarkan silvi


" selamat pagi nona, apa anda sudah ingin berangkat sekarang?" tanya dion sopan


" iya" jawab silvi singkat


" kalau begitu saya permisi dulu ke belakang untuk mengambil jaket dan juga helm" ucap nya lagi namun hanya di balas anggukan kepala oleh silvi

__ADS_1


" silakan naik nona, kita akan segera berangkat" ucap dion


silvi segera naik ke atas motor sport tersebut dengan mudah karena dia menggunakan setelan celana kain sehingga membuat dia tidak kerepotan seperti wanita di luar sana yang menggunakan rok ketat


setelah memastikan silvi sudah duduk dengan nyaman, dion segera melajukan motor itu dengan kecepatan sedang karena tidak ingin nona nya terjatuh. jika nona nya lecet sedikit saja maka dia tidak bisa menebak apa yang akan terjadi pada nya. mungkin saja dia tidak akan bisa membuka mata nya untuk melihat dunia untuk esok hari


setelah mengendarai motor sport tersebut selama hampir tiga puluh menit, dion memarkirkan motor sport tersebut di depan pintu masuk perusahaan dan silvi segera turun dari motor tersebut dan mengucapkan terima sambil menyodorkan helm yang dia gunakan kepada dion. setelah itu dia bergegas menuju ke ruangan tempat dia bekerja

__ADS_1


sementara itu seorang pria sedang kesal karena mendapatkan laporan dari anak buah nya jika terjadi masalah di perusahaan nya. data penting perusahaan nya telah bocor ke publik.


" sialan, aku akan menghancurkan orang yang sudah membocorkan data penting perusahaan ku. sepertinya aku tahu siapa orangnya, pasti ada sangkut pautnya dengan wanita kampung itu. lihat saja aku akan membuat mu menyesal karena sudah berani menantang ku" ucap nya sambil mengepalkan tangan nya


__ADS_2