
" sebenarnya saya menerima laporan dari orang yang mengawasi musuh anda dan dari informasi tersebut, terdapat adanya pergerakan dari mereka yang menjalankan bisnis legal terutama orang - orang yang berada di dunia bawah"
" apa saja yang mereka lakukan sejauh ini?"
" mereka semua sedang menggali informasi mengenai sosok nona silvi dan menganggap jika nona silvi adalah kelemahan terbesar anda"
" dari mana mereka mengetahui nya?"
" ada salah satu mata - mata yang melihat kejadian di mall tempat nona silvi mengalami insiden dan juga ketika anda menggendong nona silvi keluar dari rumah sakit"
" pantau terus kegiatan mereka dan laporkan segera"
" baik bos"
setelah panggilan berakhir, velix memijat pelipis nya sambil bersandar di kursi . dia memikirkan cara apa yang harus dia lakukan untuk melindungi silvi
" astaga apa lagi ini? gara - gara lima perempuan brengsek itu, aku harus menjaga si kucing kecil lebih ketat lagi karena banyak sekali serigala di luar sana yang siap untuk melahap nya jika aku lengah" ucap velix
__ADS_1
( sepertinya aku harus memanfaatkan situasi saat ini agar si kucing kecil mau menuruti keinginan ku") ucap nya dalam hati
tepat setelah makan siang, velix mendapatkan informasi dari anak buah nya tentang biaya rumah sakit giofan yang hampir mencapai seratus juta rupiah karena dia mengalami pendarahan di kepala sehingga dia harus menjalani operasi serta biaya perawatan pasca operasi karena menggunakan ruangan vvip yang merupakan ruangan terbaik di rumah sakit tersebut.
(" akhirnya aku mempunyai alasan untuk membuat mu menurut") gumam velix
" segera kirimkan rincian biaya nya kepada ku"
" baik bos"
" kau tidak akan bisa lari dari ku kucing kecil" ucap velix setelah panggilan tersebut berakhir
" apa yang anda lakukan?" ucap silvi sambil menatap tajam kepada velix
" harus nya aku yang bertanya sebenarnya apa yang kau pikirkan sehingga sejak tadi aku bicara kepada mu tidak mendapatkan respon sama sekali. sama saja seperti berbicara dengan batu" ucap velix sinis
" saya tidak memikirkan apa - apa"
__ADS_1
" apa kau yakin?"
" iya" ucap silvi ragu
" sungguh?" ucap velix menatap silvi intens
sebenarnya saat ini silvi sedang memikirkan keadaan giofan. apakah saat ini dia sudah sadarkan diri?, apakah tidak terjadi apa - apa padanya?, dan berapa yang harus dia bayar untuk biaya perawatan giofan
" apa kau sedang memikirkan orang yang menyelamatkan mu? tanya velix. sontak silvi menatap kearah velix karena merasa terkejut saat velix mengetahui apa yang sedang dia fikirkan (" bagaimana dia tau") gumam silvi
" kondisi nya saat ini kurang baik karena dia harus menjalani operasi akibat pendarahan di kepala"
" separah itu?" ucap silvi terbelalak dan tangan nya menutup mulut nya yang menganga karena terkejut
" ya, jika kau tidak percaya pada ku maka aku akan memberikan buktinya kepada mu"
" bukti apa yang ingin anda berikan kepada saya?"
__ADS_1
" lihat dan baca baik - baik"