
saat ini silvi sedang berada di dalam ruangan nya dan sedang di interogasi oleh ke tiga rekan nya. mereka bertiga memberondong silvi dengan pertanyaan mereka yang membuat silvi kesal
" eh sil, siapa orang yang nganterin kamu?" tanya dandi
" iya sil, siapa orang itu? tanya gilang
" apa jangan - jangan itu pacar kamu yah?" ucap gilang sambil menatap ke arah silvi
" memangnya, apa untungnya aku menjawab pertanyaan kalian. lagi pula orang yang mengantarkan ku tadi juga entah itu pacar ku atau bukan itu bukan urusan kalian" ucap silvi sambil menatap ke arah layar laptop yang sedang dia gunakan
" yah kok gitu sih jawab nya sil, kita kan cuma mau tau aja" ucap gilang
" betul itu sil, kita ngak ada maksud apa - apa kok" ucap vero menimpali
" tenang aja sil, kalau memang kamu ngak mau jawab ngak apa - apa kok asalkan kita bertiga sesekali bisa nganterin atau berangkat ke perusahaan bareng" ucap dandi
" S E T U J U " ujar vero dan gilang bersamaan
" gimana sil, boleh nggak nih?" tanya dandi namun silvi hanya memutar bola matanya jengah
__ADS_1
" ayo dong sil, please" ucap mereka bertiga
" apa kalian semua tidak punya kerjaan makanya bisa mengganggu orang lain?" ucap seseorang yang sedang berdiri di depan pintu ruangan tersebut
" bisa diam ngak sih? nggak tau apa kalau kita lagi usaha mendapatkan kesempatan untuk lebih dekat dengan kekasih impian" ucap gilang tanpa melihat orang lain tersebut
" apa? kamu bilang kekasih impian? jadi kamu suka sama silvi? tanya dandi sambil menatap tajam kepada gilang
" memangnya kenapa? lagi pula di antara kita kan belum ada yang mendapatkan respon apa - apa dari silvi jadi presentasi kesempatan kita sama" ucap gilang sambil tersenyum sinis
" tapi silvi lebih cocok bersama aku, bukan kalian berdua" ucap dandi
" jadi kamu juga suka sama silvi?" tanya dandi
" memangnya kenapa? silvi itu berbeda dengan wanita lain jadi mana mungkin aku membiarkan dia begitu saja" ucap vero santai
ketika dandi ingin mengatakan sesuatu, tiba - tiba terdengar suara deheman dari belakang
" apa kalian semua sudah selesai berdebat?"
__ADS_1
" siapa sih dari tadi nanya mulu, bikin kesel aja deh" celetuk dandi sambil membalikkan badan nya
" eh ternyata ada bapak di sini, sudah lama yah pak?" tanya dandi sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal
" cukup lama sampai saya harus mendengar perdebatan konyol antara kalian"
" maaf pak " ucap mereka bertiga setelah mengetahui orang yang selalu bertanya kepada mereka
" jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali, saya tidak akan segan memberikan sp satu kepada kalian bertiga. dan untuk kamu silvi, jika mereka masih mengganggu kamu segera laporkan kepada saya agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. apa kau mengerti?"
" mengerti pak" ucap silvi singkat
" kalau begitu saya permisi dulu, kalian semua kembali bekerja jangan mengulang kesalahan yang sama. paham" ,ucap orang itu sambil melangkah pergi
setelah orang itu pergi, mereka segera melanjutkan pekerjaan mereka agar tidak mendapatkan sp satu. mereka tidak mau jika nilai mereka berkurang hanya karena tingkah konyol mereka. masih ada waktu untuk merebut hati wanita impian mereka
hay reader semua, maaf ya jika autor ngak bisa update beberapa waktu kedepan karena lagi ngurusin acara pernikahan kakak nya autor. sekali lagi maaf ya dan terima kasih banyak buat yang sudah setia menunggu update terbaru karya autor. terima kasih banyak buat dukungan juga masukan atau pun kritikan dari kalian. semoga kalian semua selalu dalam keadaan sehat.
kalau ada kesempatan luang mungkin autor akan update tapi mungkin hanya satu bab saja itupun jika autor tidak sibuk.
__ADS_1
Thanks for all, love you my reader