Gadis Tomboy Kesayangan Tuan Muda Tampan

Gadis Tomboy Kesayangan Tuan Muda Tampan
bab 27


__ADS_3

sementara itu, silvi yang sedang bahagia karena telah mengerjai majikan nya itu sedang asyik membersihkan kamar pribadi dari majikan nya sambil tersenyum dan sesekali bersenandung ria tanpa tau apa yang akan terjadi padanya ataupun orang yang di sayangi nya


" sebahagia itu kah kau setelah bermain-main dengan ku? akan aku tunjukkan bagaimana cara bermain sebenarnya, apakah kau masih akan tersenyum seperti itu atau sebaliknya" ucap orang itu sambil memperhatikan tingkah laku silvi melalui komputer nya


setelah selesai dengan seluruh pekerjaan nya, silvi pamit untuk pergi ke rumah sakit tempat ibu di rawat untuk membawa makanan sekaligus dengan pakaian nya


" permisi, apakah saya bisa minta izin sebentar untuk mengantarkan makanan dan pakaian untuk ibu saya di rumah sakit?" tanya silvi pada kepala pelayan yang berada di rumah itu


" kau boleh pergi dan kembali lagi sebelum tuan muda pulang, apakah kau mengerti?" tanya nya


"baik, terimakasih" ucap silvi dan segera masuk ke kamar nya mengambil tas nya lalu bergegas keluar menuju rumah sakit

__ADS_1


di perjalanan menuju ke rumah sakit, silvi mampir ke tempat yang menjual makanan kesukaan ibunya dan setelah mendapatkan pesanan nya, dia melanjutkan perjalanan menuju ke rumah nya untuk mengambil pakaian yang di butuhkan sang ibu dan bergegas menuju rumah sakit


ketika sampai di depan rumah sakit, silvi segera bertanya pada orang yang berada di resepsionis


"permisi, dimana ruangan pasien yang baru selesai di operasi jantung kemarin?" tanya silvi


"maaf kalau boleh tau anda siapa?" tanya orang itu


" saya silvi anak dari pasien"


" iya benar, apakah saya boleh tau dimana ruangan nya?" tanya silvi

__ADS_1


" mohon maaf, akan tetapi pasien yang ada maksud baru saja di bawa ke ruangan ICU karena adanya komplikasi pada jantung nya akibat di hentikan nya biaya perawatan nya sehingga kami harus memindahkan pasien di kamar rawat umum. dan karena anda adalah anak dari pasien maka silahkan langsung menyelesaikan biaya perawatan serta penanganan pasien sambil menunggu hasil dari pihak dokter yang menangani pasien" ucap nya


setelah mendengarkan informasi itu membuat silvi seketika tersentak kaget namun dia mencoba untuk tenang dan kemudian bertanya lagi


" kalau boleh tau berapa biaya yang harus saya bayar?" tanya silvi


" total biaya yang harus anda lunasi adalah sekitar dua puluh lima juta rupiah " ucap nya


" baik, saya akan mengusahakan nya. permisi" ucap silvi sambil berjalan menuju ke ruangan ICU


setelah sampai, dia terduduk lesu karena tidak tau harus kemana untuk mendapatkan uang sebanyak itu bahkan dia baru bekerja di rumah orang yang sudah membantu melunasi biaya operasi ibu nya, apakah orang itu mau membantu nya lagi kali ini setelah apa yang dia lakukan tadi siang.

__ADS_1


setelah melakukan kesalahan, bagaimana bisa orang itu mau membantu nya, pikir silvi


( " dasar bodoh, ngapain sih gue pake sok soan ngerjain dia, kalo gini ceritanya sih gue harus minta tolong sama siapa lagi dong. masa sih gue ngaku kalo gue yang ngerjain dia, yang ada bisa kena hukuman lagi gue dan nggak tau juga hukuman apa yang bakal dia kasih ke gue. dasar bodoh bodoh bodoh") maki nya pada diri nya sendiri setelah menyadari kesalahannya


__ADS_2