Gadis Tomboy Kesayangan Tuan Muda Tampan

Gadis Tomboy Kesayangan Tuan Muda Tampan
bab 21


__ADS_3

pagi hari yang cerah di hari ini memberikan semangat kepada seorang wanita yang sedang menatap wajah nya di dalam cermin yang terdapat di kamar nya dia terlihat begitu cantik dengan pakaian sederhana yang di gunakannya yaitu kaos putih polos serta kemeja lengan panjang yang di lipat sampai siku di jadikan sebagai cardigan dan celana jeans hitam dan sepatu kets yang senada dengan celana nya tidak lupa tas punggung nya. setelah selesai menata penampilan nya dia segera melangkah kan kakinya menuju alamat yang tertera di secarik kertas yang berada di tangan nya


" semoga saja hari ini adalah hari keberuntungan ku" ucap nya sambil melangkah pergi meninggalkan rumah nya untuk mencari ojek yang akan mengantarkan dia ke alamat yang di tuju karena jarak nya sangat jauh dari rumah nya sehingga dia berangkat ketika jam baru menunjukkan pukul 06 : 15 agar tidak terlambat karena dia belum tau persis siapa yang akan menjadi bos nya kali ini apakah dia orang baik ataupun sebaliknya


setelah menempuh perjalanan selama empat puluh lima menit kini seorang wanita sedang berdiri di depan sebuah rumah yang sangat besar dan mewah


" apakah ini benar - benar rumah orang itu? " tanya nya sambil menatap bangunan yang sangat besar yang berada di depannya


" sebaiknya aku tanya saja pada satpam itu" ucap nya sambil melangkah mendekat ke arah satpam yang sedang berjaga di depan rumah mewah tersebut


" permisi pak, apakah bapak tau alamat ini? tanya nya sambil memberikan secarik kertas yang berada di tangan nya


satpam itu mengambil kertas yang di perlihatkan orang yang berada di depannya sambil menatap orang tersebut dari ujung kaki sampai ke ujung kepala karena dia tidak pernah bertemu dengan orang tersebut selama dia bekerja di rumah tersebut


" siapa kamu dan ada urusan apa kesini? karena alamat yang tertera di kertas ini menunjukkan tempat ini yang kamu cari" ujar satpam itu


"oh jadi benar ini alamat yang saya cari, dan saya datang ke sini untuk bekerja di rumah ini dan perkenalkan nama saya silvi" ucap orang itu yang tidak lain adalah silvi sambil mengulurkan tangannya


" oh jadi kamu mau bekerja di rumah ini? kalo begitu silakan masuk dan perkenalkan nama saya ujang" ujar satpam itu menyambut uluran tangan silvi kemudian membuka pintu gerbang rumah mewah tersebut

__ADS_1


" terima kasih pak" ujar silvi sambil berjalan masuk dan melangkah melewati halaman yang luas menuju pintu rumah mewah tersebut yang jarak nya cukup jauh dari gerbang masuk dan setelah sampai di depan rumah silvi pun mengatur nafas nya yang tersengal karena berjalan cukup jauh


( " gila, nih rumah besar banget halaman nya aja luas banget apa lagi isi dalam rumah pasti lebih bagus banget") gumam silvi sebelum menekan bel di depan rumah mewah tersebut


ting tong ting tong


( anggap aja bunyi bel nya kayak gitu)


setelah menunggu hampir lima menit ahirnya pintu rumah itu pun terbuka dan terlihat seorang wanita berpakaian rapi berdiri di depan pintu tersebut


" mohon maaf, nona mencari siapa dan ada urusan apa?" ucap wanita tersebut


" oh iya, saya silvi dan saya datang ke sini untuk bekerja di rumah ini atas perintah tuan muda" ucap nya


setelah sampai di ruangan tersebut, wanita yang berjalan menuntun silvi tersebut berhenti dan membungkuk kan badan nya sambil berkata " mohon maaf tuan muda, saya datang ke sini untuk mengantarkan nona silvi menghadap kepada anda" ucap nya setelah selesai memberi hormat kepada majikan nya


pria tersebut mengangkat tangan nya memberikan kode agar pelayan nya meninggalkan nya bersama silvi dan ketika pelayan itu sudah pergi, pria tersebut menjentikan jari nya meminta silvi mendekat


" mulai hari ini kamu bekerja di rumah ini sebagai pelayan pribadi ku jadi tugas mu hanya mengurus segala kebutuhan ku dan setiap waktu makan siang kamu harus mengantarkan makan siang ku ke perusahaan dan untuk lebih jelasnya silahkan kamu tanya kepada pelayan yang mengantarkan kamu tadi dan mulai hari ini kamu harus tinggal di rumah ini agar kamu tidak melarikan diri dari tanggung jawab mu. apakah kamu sudah mengerti?" ucap pria itu

__ADS_1


" saya tidak akan melarikan diri dari tanggung jawab saya tuan, apakah boleh saya tidak tinggal di rumah ini? bagaimana dengan ibu saya, lagi pula saya tidak membawa barang - barang saya" ucap silvi


" saya tidak menerima penolakan apa pun dan masalah barang - barang mu nanti akan ada pelayan yang mengantarkan kemari. apakah kamu sudah mengerti?" tanya nya lagi


" baiklah tuan muda, saya mengerti" ucap silvi pasrah


kemudian pria tersebut beranjak dari tempat duduknya sambil berjalan menuju ke lantai dua tepatnya ke arah kamar pribadi nya namun sebelum itu dia menoleh ke arah silvi yang diam di tempat


" hey pelayan, apa yang kau lakukan disini? cepat ikuti aku. bukankah kau adalah pelayan pribadi ku jadi tugas mu sekarang siapkan air hangat untuk aku mandi" ucap pria itu


mendengar suara dari pria tersebut membuat silvi seketika tersentak kaget dan bergegas mengikuti langkah pria tersebut namun ketika berjalan menaiki tangga silvi hanya menunduk sehingga ketika mereka sampai di depan pintu kamar pribadi pria tersebut silvi tidak menyadari jika orang yang dia ikut menghentikan langkahnya sehingga silvi menabrak punggung pria itu membuat dia meringis sambil mengusap jidat nya


" hey, apa yang kau lakukan? apakah kamu tidak punya mata sampai menabrak ku atau jangan - jangan kamu ingin mencari kesempatan untuk menyentuh ku?" tanya pria itu sambil menyeringai


mendengar ucapan pria tersebut membuat silvi seketika mendongak kan kepala nya dan menatap wajah pria tersebut


" maaf tuan muda saya tidak sengaja"


" apakah yang kamu katakan itu?" tanya pria itu sambil melangkah mendekat ke arah silvi

__ADS_1


" benar tuan muda" jawab silvi sambil berjalan mundur untuk menghindari pria itu namun karena tidak memperhatikan jalan tiba - tiba dia menginjak ujung anak tangga membuat dia kehilangan keseimbangan


" aaaaaaaaaaa " teriak silvi sambil menutup mata nya


__ADS_2