Gairah Cinta Adik Ipar

Gairah Cinta Adik Ipar
Penyesalan Romi


__ADS_3

Tiga bulan setelah Ghea pergi...


Akhirnya Romi dan Ghea resmi bercerai, meskipun perceraian itu diurus sepenuhnya oleh pengacara yang dibayar mahal oleh Pak Reza.


Mas Romi mau aku masakin apa hari ini?


Mas Romi, bangun! Ini sudah pagi!


Mas Romi, ini pakaian ganti Mas Romi.


Mas Romi, parfum mas Romi sepertinya habis, aku sudah menyediakan yang baru.


Mas Romi, ini kopi hangatnya!


Mas Romi, ini coklat panasnya!


Mas Romi...Mas Romi... Mas Romi..


Romi sangat merindukan ada yang memanggilnya seperti itu, hatinya sangat hancur berkeping-keping mengingat itu semua. Dia menyesal karena telah membuat Ghea pergi.


Dia menangis memandangi foto pernikahannya dengan Ghea yang kini telah usai.


Dia rindu saat Ghea tersenyum manis padanya setiap dia pulang ke rumah, dia selalu memperlakukannya dengan baik sebagai seorang istri kepada suaminya.

__ADS_1


............. Flashback On........


Dia teringat dulu saat pertama kali bertemu dengan Ghea. Saat itu dia masih berpacaran dengan Dona, bahkan dari sebelum bertemu dengan Ghea, Romi memang sudah melakukan hubungan selayaknya suami istri dengan Dona.


"Romi, ini Ghea. Wanita yang ayah ceritakan kemarin."


Romi dan Ghea sama-sama saling menyapa dengan ramah.


"Ayah harap kalian bisa menikah dengan secepatnya."


Saat itu mereka bertiga bertemu disebuah restoran mewah.


Sebagai laki-laki tentu saja dia mengagumi kecantikan Ghea, matanya tak bisa bohong. Walaupun saat itu dia tak memiliki perasaan apa-apa padanya. Dan dia juga tau dari tatapan Ghea.. Ghea tak memiliki perasaan apa pun padanya, dia terlihat hanya seperti seorang robot wanita yang begitu patuh kepada ayah titinya itu.


"Terus kamu maunya apa? Mau ninggalin aku? Aku sudah gak perawan lagi! Siapa yang mau menerima aku kalau nanti kamu menikah? Kamu sudah merusak masa depan aku!"


Sebagai seorang wanita, tentu saja Dona sangat ketakutan untuk memulai hubungan dengan pria lain lagi apalagi kalau sampai mempermasalahkan keperawanannya. Karena itu dia ingin tetap mempertahankan Romi apalagi Romi selalu baik dan memanjakannya.


Romi langsung memeluk Dona yang sedang menangis, "Aku janji, pernikahan ini hanya sementara, setelah ayah pensiun, aku akan menceraikan Ghea dan kita bisa hidup bersama. "


Dona pun mempercayai janji kekasihnya itu, "Awas ya jangan berani kamu menyentuhnya. Aku gak rela dan malah itu akan membuat kamu tidak bisa lepas dari istri kamu itu"


Romi menganggukan kepala. Lelaki mana yang tak tahan bila ada wanita cantik berada di kamarnya? Tentu saja dia tergoda tapi dia selalu meminta jatah pada Dona untuk melampiaskan hasratnya itu.

__ADS_1


.......... FLASHBACK OFF.......


"Ghea, aku harus menemukanmu. Setelah menemukanmu aku akan membawamu pergi. Kita bisa hidup berdua dengan sangat bahagia."


Drrrttt... drrrttt...


[Kenapa tidak membalas pesanku juga? Padahal aku sudah beberapa kali memberitahu kamu kalau aku ini sedang hamil, mengandung anakmu. Kenapa kamu malah menghindariku selama ini? ]


Dona nampak kesal karena pesannya tidak pernah dibalas oleh Romi, dia sudah beberapa kali mencoba nekad menemui Romi di kantornya tapi dia takut Romi akan marah.


Dia sudah mencoba untuk menggugurkan janin di dalam kandungannya tapi dia merasa tidak tega untuk membunuh janinnya itu.


Dona hanya bisa menangis, dia sudah satu minggu tidak masuk kerja, bagaimana bisa dia tidak down dan jatuh sakit? Disaat keadaan terpuruk seperti ini, Romi malah menghindarinya.


...****************...


...Jangan lupa like, komen, vote dan beri hadiah yah kawan 🙏 😁...


...Dan terimakasih banyak buat yang sudah memberi itu semua, semakin membuat saya semangat! ...


...Mohon maaf belum bisa balas komen satu persatu, tapi saya selalu baca komen dari kalinya. ...


...Jangan lupa simak terus ke bab-bab berikutnya! ...

__ADS_1


__ADS_2