Gairah Cinta Adik Ipar

Gairah Cinta Adik Ipar
Extrapart 11 Pernikahan Kia dan Roy


__ADS_3

Akhirnya setelah empat tahun Kia dan Roy menjalin hubungan, mereka memutuskan untuk melanjutkan hubungan mereka ke jenjang pernikahan, Kia memang butuh waktu lama untuk mengambil keputusan untuk menikah. Pernikahan mereka diadakan begitu megah dan tak terlewatkan juga banyak wartawan yang mengekspos mereka.


Mereka sibuk menyalami para tamu undangan yang hadir kesana. Ternyata Bram hadir kesana membawa Renata.


"Wah aku gak menyangka kak Roy akan menikah juga," Renata menyapa Roy yang pernah bermain sebagai lawan mainnya juga beberapa tahun yang lalu.


"Hehe... makasih Renata !" Roy menanggapi ucapan Renata.


"Selamat menempuh hidup baru, Kia!" Bram juga mengucapkan selamat kepada Kia.


"Iya, makasih Bram." Kia tersenyum tipis.


Sementara Ghea dan Gibran sibuk mengamankan Gisell dan Galvin dari tadi tidak bisa diam. Sampai mereka mau mencolek kue pernikahan disana.


"Ya ampun jangan sayang!" lerai Ghea dengan lembut.


"Siapa yang mau coklat?" kata Pak Herman kepada kedua cucunya itu.


"Aku mau."


"Aku mau."

__ADS_1


Galvin dan Gisell begitu senang saat ditawari coklat oleh kakeknya.


"Ya udah ikut kakek yuk. Nenek ingin bermain dengan kalian!"


Galvin dan Gisell pun dengan riang meraih tangan kakeknya, karena saat itu sudah mulai sesi dansa.


Gibran melihat sepasang pengantin sedang berdansa, juga beberapa tamu undangan disana ada yang ikut berdansa juga dengan pasangannya, dia jadi ingin mengajak Ghea berdansa.


"Ayo berdansa denganku!" Gibran mengulurkan tangannya.


"Aku tidak bisa berdansa." Ghea memang wanita yang sangat kaku.


Ikuti saja pergerakanku, Gibran menarik tangan Ghea dan membawanya ke lantai dansa.


Roy menatap Kia dengan tatapan begitu dalam, "Aku sangat senang, akhirnya kamu telah resmi menjadi miliku seutuhnya. "


Kia yang berada di dalam pelukan Roy tersenyum tipis, wajahnya begitu merah merona. "Aku juga senang akhirnya aktor nomor satu itu menjadi milikku."


Kia memang membuat patah hati para fansnya Roy yang tak terima jika aktor kesayangannya itu harus menjadi milik orang lain. Roy mencium kening Kia dengan lembut.


****************

__ADS_1


Gibran membawa Ghea ke lantai dansa, dia meletakan kedua tangannya di leher Gibran dan Gibran memeluk pinggang dengan erat.


"Apa kita harus seperti ini?" Ghea merasa malu karena mereka berpelukan di depan umum. Seakan semua mata memperhatikannya.


"Ya berdansa memang seperti ini."


"Lalu bagaimana lagi?"


"Untuk pemula cukup bergerak ke kanan dan ke kiri saja, lalu mundur sedikit dan maju sedikit."


"Hanya begitu?"


Mereka pun bergerak ke kanan, lalu ke kiri, kemudian maju, lalu mundur. Mereka melakukannya secara berulang-ulang.


"Kau tetap saja seperti seorang gadis." Gibran terus memandangi paras cantik Ghea.


"Kau merayuku?"


"Memang seperti itu, bahkan saat aku bekerja pun aku ingin cepat-cepat pulang ingin melihat paras cantiknya istriku, di tambah kehadiran Galvin dan Gisell membuat aku jadi semakin betah di rumah. "


Karena itu Gibran menjadikan foto dia, Ghea dan kedua anaknya sebagai wallpaper di ponselnya, temasuk foto profil di whatsappnya karena dia begitu sangat mencintai keluarganya.

__ADS_1


"Terimakasih karena kamu sudah menjadi suami dan ayah yang baik buat kita."


Gibran mengangguk sebentar, perlahan dia menempelkan bibir mereka, Ghea sedikit terbalak mendapatkan ciuman itu karena saat ini mereka berada di depan umum. Tapi dia tak bisa melepaskan ciuman itu, dia begitu menikmati ciuman dari sang suami di dukung dengan aluanan lagu yang begitu romantis.


__ADS_2