Gairah Cinta Adik Ipar

Gairah Cinta Adik Ipar
Godaan


__ADS_3

"Sepertinya ayah sudah mulai menerimamu lagi," Gibran tampak senang karena Pak Reza tiba-tiba menanyakan kabar Ghea.


Ghea tersenyum dengan sangat lega, "Iya,"


Saat itu mereka sedang di tengah perjalanan menuju apartemen, Gibran dulu jarang pulang ke apartemen, dia lebih banyak menghabiskan waktu di kantor. Namun sekarang ada alasan untuk dia selalu ingin pulang karena mulai saat ini Ghea akan tinggal bersamanya di apartemen.


Begitu terkejutnya Ghea saat melihat apartemen yang berantakan seperti kapal pecah.


"Ya ampun kamu jorok sekali!" cibirnya melihat suasana apartemen yang begitu berantakan.


Gibran menggaruk kepala "Hehe... maklumlah aku jarang pulang, lagian gak enak tinggal disini sendirian. Tapi sekarang aku punya alasan untuk setiap hari pulang." Gibran menatap Ghea dengan lembut.


Akhirnya mereka memutuskan untuk membereskannya bersama-sama, dari mulai menata kembali dengan rapi barang-barang disana, menyapu lantai dan mengepel juga.


****************


Setelah satu bulan menikah, Ghea saling bertukar peran, siapa yang hari ini akan memasak dan siapa yang akan beres-beres rumah. Sebenarnya Ghea bisa melakukan semuanya sendiri, namun Gibran yang memintanya untuk ikut membantunya dalam pekerjaan rumah.


Saat itu Gibran sedang bertemu dengan klien di kantornya, rupanya dia bertemu dengan Klien yang dulu pernah naksir padanya saat zaman sekolah dulu, wanita itu terlihat begitu sangat **** memakai rok mini di atas paha dan baju bagian atasnya memperlihatkan bagian dadanya.


Gibran mencoba untuk tidak melihat itu semua, dia berbicara dengan klien yang bernama Risa dengan tidak memandanginya.


Membuat Risa gemas melihatnya dan malah duduk di samping Gibran untuk merayunya.

__ADS_1


"Risa, apa yang kau lakukan?" Gibran begitu kaget saat tiba-tiba Risa duduk di sampingnya.


"Aku dengar kau sudah menikah, aku juga sama. Tapi kadang di pernikahan itu ada jenuhnya, biar gak jenuh bagaimana kalau kita sama-sama melampiaskan kejenuhan itu? Kita sama-sama menikmatinya!" Risa mengusap paha Gibran.


Namun Gibran menepisnya, "Jangan seperti ini! Aku tidak bisa bekerjasama denganmu kalau kamu seperti ini!"


Risa tertawa geli, "Hmm... rupanya kamu sudah tidak playboy lagi, aku pikir kamu masih mau main-main dengan wanita makanya aku menawarkan diri soalnya aku jenuh dengan pernikahanku."


Gibran menjuahkan jaraknya dari Risa, dia pindah ke kursi yang satu lagi. "Aku rasa kita tidak bekerjasama."


"Kenapa? Kamu takut tergoda olehku?"


"Bukan begitu, aku ingin bekerjasama dengan seseorang yang nyaman untuk di ajak kerjasama. Saya rasa pertemuan kita cukup sampai disini."


Risa malah semakin tertantang, "Aku tidak percaya kalau kamu sudah berubah!" Dia semakin ingin mendekatkan jaraknya dengan Gibran.


Gibran begitu panik saat melihat Ghea ada disana, "Sayang, aku bisa jelaskan."


Ternyata masalah itu mereka bawa sampai mereka pulang ke apartemen.


"Sayang, jangan cemberut gitu dong! Aku gak ada hubungan apa-apa sama wanita itu,"


Tapi Ghea masih terdiam dan duduk di ruang tengah.

__ADS_1


"Ghea, apa kau tidak mempercayaiku?" Gibran bersimpuh di hadapan Ghea yang dengan merapatkan tubuhnya ke Ghea yang sedang duduk di kursi dan memegang kedua tangannya.


Ghea menatap Gibran dengan datar, "Aku mempercayaimu tapi bagaimana kalau wanita itu datang lagi dan menggodamu?"


"Aku akan pastikan tidak bertemu dengannya lagi, jadi kamu jangan cemberut seperti itu. Sudah aku bilang, aku sudah tidak tertarik dengan wanita manapun, hanya kamu yang membuat aku tertarik dan selalu membuat aku jatuh cinta setiap kali melihatmu."


Ghea tersenyum samar.


"Aku senang kamu cemburu itu artinya kamu beneran mencintaiku."


Ghea jadi tersipu malu "Hmm... ya sudah, sebelum aku masak aku mau mandi dulu,"


"Biar aku saja yang masak , karena aku tidak tega pasti sore ini kamu akan kelelahan."


"Maksudnya?"


Gibran mengangkat tubuh Ghea dan menggendongnya, "Ayo kita mandi bersama!"


...****************...


...Jangan lupa like, komen, vote dan beri hadiah yah kawan 🙏 😁...


...Dan terimakasih banyak buat yang sudah memberi itu semua, semakin membuat saya semangat! ...

__ADS_1


...Mohon maaf belum bisa balas komen satu persatu, tapi saya selalu baca komen dari kalinya. ...


...Jangan lupa simak terus ke bab-bab berikutnya! ...


__ADS_2