Gairah Cinta Adik Ipar

Gairah Cinta Adik Ipar
Mencoba Untuk Bangkit dan Berubah


__ADS_3

BRUKKK!!!


Pak Reza melemparkan berkas-berkas mengenai laporan keuangan kepada Romi yang sedang menunduk di sofa, saat itu ada Bu Rosa dan Dona juga.


Pak Reza terlihat marah saat memeriksa seluruh laporan keuangan, dia melihat banyak kejanggalan bahkan Romi korupsi uang perusahaan begitu besar. Uang itu dia gunakan untuk memenuhi segala keinginan Dona dulu, bahkan dia yang menebus rumah kedua orang tua Dona yang terlibat hutang.


"Ayah tidak menyangka kenapa bisa kamu tega melakukan ini, Romi?!" Pak Reza terlihat marah besar.


"A-aku minta maaf, ayah." Hanya kata itu yang Romi ucapkan.


"Kamu pikir dengan kata maaf bisa mengembalikan uang perusahaan? Ini miliyararan Romi! Lama-lama perusahaan bisa bangkrut gara-gara kamu!"


"Pasti uangnya kamu gunakan untuk wanita ini kan? " Bu Rosa menunjukkan Dona, "Yang harus disalahkan wanita ini ayah, dia yang morotin Romi dari dulu. " Bu Rosa mencoba untuk membela anaknya.


"Dua-duanya sama saja!" Pak Reza merasa pusing memikirkannya, "Mah, suruh mereka pergi! Ayah tidak ingin melihat mereka lagi!"


Romi terperanjat mendengarnya, begitu juga Dona dan Bu Rosa.

__ADS_1


"Tapi Romi itu anak aku, yah. "


Pak Reza tidak ingin mendengar pembelaan istrinya itu, "Untuk apa aku menampung anak tidak berguna seperti dia? Dia sudah mencoreng nama baik keluarga dengan membuat anak orang hamil di luar nikah, sekarang dia korupsi uang perusahaan!"


****************


Romi membawa Dona ke luar kota, tempat dia berasal, dia mencoba untuk mengikuti apa kata Ghea bahwa dia harus menerima kenyataan dan menerima Dona karena dari dulu dia memang mengharapkan untuk menikahi Dona.


Dia ingin membuka bisnis baru karena tidak mungkin dia di terima lagi di TVC Media, tapi di masa -masa sulit seperti ini, dia tidak mendapatkan dukungan dari Dona, hanya pertengkaran dan pertengkaran yang terjadi di dalam rumah tangganya.


"Kamu bilang kamu mau membahagiakan aku tapi mana buktinya? Aku cuma belanja baju saja kamu sudah marah-marah?" Dona tidak terima kalau Romi sering memarahinya.


Dona tidak terima diperlakukan seperti itu, dia memilih minggat dari rumah.


"Dona kamu kemana?" tanya Romi begitu melihat Dona membawa tas.


"Aku capek diperlakukan seperti ini, semua janji yang kamu ucapakan gak ada sama sekali. Bahkan sekarang kamu berani membentak aku!"

__ADS_1


Akhirhya Dona pun pergi dari rumah dengan keadaan perutnya yang sudah membuncit.


****************


Satu Tahun Kemudian....


Usaha yang Romi jalankan ada sedikit kemajuan di bandimg tahun kemarin, namun hatinya tidak bahagia, setiap pulang ke rumah,begitu terasa sangat sepi. Walaupun Bu Rosa selalu menyemangatinya di balik telepon.


Dia mulai memperbaiki semua kesalahannya di masa lalu, walaupun dia berpisah dengan Dona, dia masih bertanggungjawab membiaya anaknya. Apalagi Dona sudah menikah lagi. Dia sudah tidak ada keinginan lagi untuk memulai hubungan lagi dengan wanita manapun saat ini.


Dia memandangi lukisan yang dulu di beli Ghea dan disimpan di kamarnya, dia memang sengaja membawa lukisan itu sebagai kenang-kenangan dari Ghea. Dia masih memandangi lukisan pantai itu dengan mata berkaca-kaca, entah dia tersentuh dengan lukisan yang indah itu atau merindukan sang pemilik lukisan pantai itu.


...****************...


...Jangan lupa like, komen, vote dan beri hadiah yah kawan 🙏 😁...


...Dan terimakasih banyak buat yang sudah memberi itu semua, semakin membuat saya semangat!...

__ADS_1


...Mohon maaf belum bisa balas komen satu persatu, tapi saya selalu baca komen dari kalinya....


...Jangan lupa simak terus ke bab-bab berikutnya!...


__ADS_2