
Nah special buat readers yang dari kemarin menanyakan MP Arumi dan Reno...
Kini Reno bisa menjemput Arumi dengan mengendarai mobil pribadinya, tidak naik bis lagi. Arumi dan Reno sudah sampai di rumah, Arum ingin memberitahu Reno kalau dia tidak kedatangan tamu lagi, tapi bingung cara memberitahunya bagaimana.
Saat itu mereka sedang nonton film bersama, sebuah film romantis.
Kenapa sih dia kok gak nanya-nanya apa aku sudah gak kedatangan tamu lagi atau gimana gitu, gerutu hati Arumi.
Apa Arumi masih kedatangan tamu? Kok gak ngabarin juga, padahal sudah satu minggu ini. kata hati Reno.
Mereka berdua sudah kebelet.
Mereka menegang saat di film romantis itu memperlihatkan adegan dewasa, sampai keringat mereka bercucuran, menelan saliva berkali-kali.
Tiba-tiba Reno merasa lapar "Arumi, apa kamu..."
"Iya, aku gak datang bulan lagi, Reno." potong Arumi, dia tau pasti Reno menanyakan itu.
"Emm... oh gitu, tadinya aku ingin menanyakan apa kamu masak sore ini?"
Arumi jadi salah tingkah, "Emm... oh gitu , aku pikir apaan... " Arumi mengernyitkan keningnya, dia sangat malu sekali.
Reno malah nyengir melihat reaksi Arumi.
"Kenapa ketawa?" Wajah Arumi merah merona.
"Memangnya kamu sudah siap?"
"Siap apa? " Arumi pura-pura polos.
__ADS_1
****************
Di malam yang indah ini... di bawah langit yang dihiasai bintang yang bertaburan dengan indah.
Jika ada tetangga yang bertanya kenapa lampu kamar di matikan? katakan saja padanya bahwa disana sedang ada dua insan yang sedang bercinta, melepaskan hasrat di jiwa yang sudah mereka pendam semenjak seminggu kebelakang gara-gara tamu tak diundang.
Mereka sudah melepaskan seluruh pakaian mereka, jemari saling menjelajahi indahnya tubuh mereka.
Saling me-remas...
Saling menghisap...
Saling me-lu-mat...
Saling mende-sah...
"Ow... sakittt..! Lepasin Reno!" Arumi sedikit menjerit, dia pikir rasanya akan sama seperti dia sedang menonton film dewasa tadi, faktanya begitu perih dan sakit seakan dirinya mau pingsan. Sampai dia ingin mendorong tubuh Reno yang sedang menindihnya.
Tentu saja Reno tidak ingin melepaskan dirinya yang sudah terbenam sempurna dibawah sana, awalnya dia merasa ngilu, tapi denyutan di dalam Arumi begitu membuatnya melayang di udara.
Ternyata seperti ini surga dunia? Sebuah kenikmatan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.
"Tahan sebentar Arumi!" katanya dengan nafas yang sudah begitu berat karena sudah kuasai bi-ra-hi.
Reno memompanya dengan pelan agar Arumi tidak kesakitan. Dia kembali mencium bibir Arumi. sementara tangannya mer-mas bagian dadanya yang lembut, lalu menghisap bagian pucuknya.
Sakit, geli, nikmat, itu yang Arumi rasakan, dia belum terbiasa dengan benda yang tiba-tiba mengganjal di dalam dirinya, sedikit tidak nyaman, namun kini malah membuatnya mende-dah.
"Akh... Reno!"
__ADS_1
Reno berhasil membawa Arumi terbang melayang ke angkasa, kenikmatan yang sungguh luar biasa yang tak ternilai harganya dan tak bisa di jelaskan dengan untain kata, hanya bahasa tubuh yang bisa menjelaskan semuanya.
Keringat mulai mulai bercucuran seakan memberitahu pada dunia bahwa dua insan ini sedang menikmati indahnya bercinta di bawah sinar rembulan.
Sampai keduanya mengerang karena sudah mencapai pelepasan.
"Arghhhhh.... "
Reno mencium bibir Arumi, "Aku cinta kamu Arumi!"
"Aku juga cinta kamu Reno!"
Mereka saling bercumbu dengan begitu mesra. "Apa mau lagi?" bisik Reno.
Dengan malu-malu Arumi mengaggukan kepala. Dan mereka pun mulai bercinta kembali, Kini Reno memompanya dengan lebih cepat dari sebelumnya.
"Akh... Reno!"
Akhirnya malam pertama yang mereka nantikan terjadi juga malam ini.
...****************...
...Besok Ghea dan Gibran juga si kembar....
...Kalau ada yang nanyain terus Romi bagaimana? Nanti ada part Romi....
...Kia dan Roy menikah? Ada juga, apa harus sekalian MP nya juga? hehe......
...Tapi dipersingkat saja semuanya ada 14 extrapart... singkat, padat dan jelas yah 🙏🙏...
__ADS_1