
Renata tekejut ternyata pria yang sedang bersamanya ini buka pria sembarangan tapi kenapa dia jadi manager di Once.
"Jadi kalian pacaran?" tanya Pak Andreas pada Renata dan Bram. Pak Andreas memang tidak pernah mempermasalahkan Bram mau pacaran dengan siapa saja.
Bram berbisik pada Pak Andreas, "Nanti Bram jelaskan di rumah."
Pak Andreas hanya menggeleng dengan kelakuan anaknya, Bram adalah anak bungsunya, tapi susah di atur, apalagi dia sudah membuat keluarga malu waktu itu karena pernikahannya bersama Kia tidak jadi gara-gara Bram selingkuh.
Pak Andreas pun berlalu karena sudah selesai menghadiri pernikahan salah satu aktor di bawah naungan anak perusahaanya, New Management. Apalagi istrinya Dion juga bekerja di Neo Management.
"Jadi kamu pacaran sama Pak Bram?" tanya Dion pada Renata.
Namun Renata tak menjawabnya. Kenapa secepat itu Renata melupakannya bahkan dia pacaran dengan Bram, dia sendiri saja belum bisa move on dari Renata, tapi mau bagaimana lagi, dia harus memilih wanita yang sudah sah jadi istrinya itu karena tawaran yang menjanjikan untuk karirnya. Usianya bahkan lebih tua 7 tahun dari Dion.
__ADS_1
Istrinya Dion, Celine juga ikut menyapa Bram. "Pak Bram!"
Dan saat di sensi Dansa, Bram mengajak Renata berdansa. Sebenarnya acara pesta apa ini? Tapi wartawan malah fokus ke Renata dan Bram?
Sementara Dion hanya mendengus kesal melihatnya, setidaknya dia mengira mungkin hari ini Renata pasti nangis-nangis gara-gara dia. Tapi malah asik berdansa dengan Bram, anak dari pemilik Agnesi yang menaungi keaktorarannya. Padahal dia juga sedang berdansa dengan Celine.
"Apa kamu puas dengan bantuan dari aku?" tanya Bram sambil menatap Renata yang sedang mengalungkan tangannya ke leher Bram dan Bram melingkari melingkari pinggang Renata. Mereka bergerak lambat ke kanan dan ke kiri mengikuti alunan irama musik romantis.
"Bukannya puas, tapi hari ini aku malah seperti mendapatkan kejutan bertubi-tubi. Yang aku tidak mengerti kenapa kamu bisa jadi manager Once? "
"Kau pria yang aneh!"
"Bagiku uang buka segalanya, buat aku rasanya senang saja tiap hari bisa bertemu dengan sahabatku dan bekerja dengan mereka. Dari pada sibuk bekerja tapi merasa kesepian. Lagian aku punya banyak kakak yang bisa jadi penerus perusahaan ayah."
__ADS_1
Perkataan Bram begitu menyentuh hatinya. Renata baru menyadari ternyata Bram ini begitu tampan. Apalagi wajah mereka begitu dekat. Membuat jantungnya berdebar-debar.
Renata jadi teringat dengan nasibnya bagaimana nanti jika wartawan menyebarkan gosip tentang dirinya dan Bram, "Lalu bagaimana nasib kita nanti? Orang-orang mengira bahwa kita pacaran beneran!"
"Kau tenang saja, aku bisa menghandle mereka semua," Bram menatap para wartawan yang sibuk mengabadikan dansa kemesraan mereka.
"Padahal kamu jauh lebih cantik dan muda di banding Celine, tapi kenapa dia bisa berpaling darimu? Apa dia ingin menjadi aktor yang langsung melejit, enak saja!"
Sementara itu Dion terus saja memperhatikan mereka yang berdansa begitu mesra. Kalau bukan demi karir, dia tidak mungkin mengkhianati Renata. Hatinya jadi tidak rela melihatnya.
"Hei kenapa memperhatikan Renata terus?" protes Celine.
...****************...
__ADS_1
...Jangan lupa like, komen, vote dan beri hadiah yah kawan 🙏 😁...
...Dan terimakasih banyak buat yang sudah memberi itu semua...