Gerald Kane

Gerald Kane
GERALD 10


__ADS_3

...SELAMAT DATANG DI GERALD KANEđź–¤...


...SEBELUM MULAI MAU TANYA KABAR KALIAN GIMANA HARI INI? HAPPY KAN? OH YA KALIAN UDAH FOLLOW IG FANBASE KAN? UDAH PSTI KAN YAA.....


...DAN YANG BELUM YUK BISA DI FOLLOW AKUN YANG EMANG SELALU AKTIF WALAU JARANG UPDATE....


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...DI TUNGGU YAA!!!...


...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....


...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! AKU SELALU MANTAU KALIAN MAU DI IG ATAU KOMENTAR HEHEH JADII TERIMA KASIH BANGETT KALAU KALIAN JUGA AKTIF MAU IG ATAU KOMENTARđź–¤...



Mereka sudah kembali ke Ibu kota dan dalam perjalanan pulang. Tapi sebelum pulang Geral meminta sopir untuk ke Oktomart fresh, Gerald menunggu di dalam mobil sambil mengecek ponselnya karna sedari di pesawat dirinya hanya istirahat saja.


“Gue turun juga deh” ucap Mahen


“Hen, sebat gua” Mahen mengajungkan jempol.


Agak lama Mahen dan Arka di dalam di tambah supir tengah nyebat memang sengaja Geral ingin beristirahat sebentar di dalam mobil.


“PERGII PERGII”


“Orang gila orang gilaa” ada dua remaja yang menganggu ODJ yang tengah duduk memakan roti, awalnya ODJ itu di beri salah satu pengendara motor makanan dan roti.


Saat tengah menikmati ada dua remaja dapat di perkirakan seumuran dengan Gerald datang dan menganggu awalnya cuman menatap tiba-tiba menyenggol hingga mendorong ODJ itu alhasil ODJ itu panik dan takut.


“JANGAN GANGGU AKU JANGAN!!!”


ODJ itu merasa terancam dan berjalan pergi namun di dorong-dorong oleh dua remaja itu,


“BRISIK LO!!” Ucap salah satu remaja tersebut dan..


Karna mereka berada di terotoar tengah penghubung jalan kiri dan kanan, ODJ itu yang takut dan panik di tambah tak berdiri dengan siap terdorong hingga terjatuh dan kepalanya mengenai kendaraan yang lewat dan kepala nya juga terbentur aspal.


“Aduhh hikss aduhh pusi hiks pusingg” ODJ itu mencoba berdiri dan ternyata kepala yang terkena benturan itu berdarah bisa di bilang bocor.


Orang-orang tak ada yang menolong, bukan tak ada mereka masih melihat keadaan sekitar. Ah Gerald yang ingin mencari mood nya malah di buat makin badmood.


“Syalan kita muter cok!!” Ucap Relga baru hendak turun dari mobil satunya namun langsung kaget karna Geral turun dengan tahang yang mengeras raut kemarahan terlihat jelas.


“Manusia bukan lo pada?” Teriak Gerald sambil menopang odj yang pingsan, ucapan Geral di tuju ke dua remaja itu yang masih tertawa seperti tak memiliki rasa bersalah.


“Ger kepinggir dulu elahh!!” Teriak Mahen yang baru keluar dari oktomart.


“Tangkap tu bocah!!” Perintah Geral ke siapa saja yang ada,


Kedua bocah itu berlari, Geral menarik salah satu orang yang ada di dekatnya entah siapa.


“Bawa ke rumah sakit!!” Perintahnya lalu Gerald berlari mengejar kedua remaja itu.


“WOI GERALD” teriak Relga

__ADS_1


Alhasil Relga, Rian, Nata, dan Mahen berlari mengejar Gerald yang tengah mengejar kedua remaja itu. Entah karna apa para remaja gang yang ada di daerah situ juga ikut mengejar.


Iphone 14 pro max milik Gerald di lempar tepat di kepala salah satu remaja dan yap jatuh saking kencangnya lempran itu mengenai kepalanya.


...BUGGGG...


...BUGGGG...


...BUGGGG...


...BUGGGG...


“Ger gila mati anak orang!!!”


“Gerad!!”


“Ger!!”


...BUGGGG...


“Abis lo bngst!!!”


...BUGGGG...


...SREKKKKK...


Baju remaja itu sobek karna Geral menahan nya agar tubuhnya tak dapat di tarik namun ternyata dapat d tarik mudnur oleh keempat temannya.


“Mati anak orang orang gblg!!” Ucap Mahen kesal,


“Bang nih bang ketangkep!!”


“Tuhan tolong” gumam Nata


Padahal mereka berempat sebisa mungkin menarik Gerald agar tak menghajar hingga mati anak orang itu malah di bawa temannya ke depan Geral.


“Pukulin aja nanti gue yang urus” perintah Geral,


“Yang bikin dia pingsan gue kasih sejuta” sahut Gerald,


Sontak mereka hendak menghajar namun Relga dan Rian yang berada di dekat situ langsung mengamankan remaja itu,


“Polisi udah otw! Mending lo pada bubar” ucap Nata yang memang baru saja menghubungi abangnya.


“Rel sini” pinta Geral namun Mahen memberi kode ke Relga jangan.


“Relga"


“Duh gimana ya Ger”


“Rian”


“Anak orang Ger anak orang”


“Gue ke situ atau lo pada yang ke sini?”


“Ger kasian, kita tau dia salah tap...”


“Gue ke situ abis lo bertiga” sontak kedua orang itu membawa pelaku ke hadapan Gerald, namun Mahen langsung menghalangi pandangan Gerald dan keduanya bertatapan.


“Mamah Lauren” Mahen memperlihatkan ponselnya yang mana tengah melakukan panggilan video.


“Mamah udah masak kenapa belum sampe rumah juga hmm?”


Gerald menatap Mahen, Mahen yang di tatap selow saja kalau tak begini mungkin Gerald bakal membunuh orang di siang bolong.


“Ya ini balik tapi mampir polres dulu”


“Loh? Kenapaaaa??” Gerald memberi kode agar ponsel di arahkan kepada remaja yang bisa di bilang hampir sekarat.

__ADS_1


“YA ALLAHHHHHHHHH!!! PAPAHHHHH ANAK KAMU YA ALLAH PUSINGGGG!!” Ucap mamah,


“Nanti Geral telpon kalo udah selesai urusannya” Gerald memencet tombol akhiri panggilan padahal mamah Lauren ingin bertanya dan menanyakan kenapa namun Gerald yang malas langsung mematikan panggilan.


“Jangan kebiasaan cepu” gumam Gerald lalu melewati Mahen menuju ke parkiran,


“Ponsel gue ilang abis gue lemapr” ucap Gerald ke Arka sekertarisnya.


Untung tadi Arka sempat mengambil ponsel tersebut dari salah satu remaja gang kalau saja tidak mungkin bakal beli baru again dan again.


Odj itu sudah di bawa ke rumah sakit, dan mereka tengah menunggu pihak polisi datang ke lokasi untuk olah tkp dan membawa pelaku termasuk Gerald dkk yang menjadi saksi juga beberapa bapak-bapak yang ada di lokasi.


“Gue agak cape tapi gimana ya gais jawabnya” ucap Relga.


“Lo pada boleh balik, udah ada penjamin” ucap abang Nata,


“Thank bang” ucap mereka kecuali Gerald hanya mengangguk,


Gerald dan abang Nata sedikit kurang cocok karna crush abang Nata adalah Rizelle. Jaeden Aximus (Eden) usianya beda satu tahun dengan Rizell, yang mana 1999 dan Rizell 2000 alumni sekolah yang sama juga dan aekarnag jadi anggota polisi.


Pajero sport hitam sangat di kenali mereka termasuk Gerald sendiri,


Yap, papa Gilbert pemilik mobil tersebut, Arka dan supir yang memberitahu kejadian tadi makanya papa Gilbert rela datang ke polres agar istrinya bisa tenang.


“Hebat ya buat bungkam anak buah saya!!”



“Ya pa ya”


“Masuk mobil!!”


“Ini juga mau masuk”


“Ngejawab mulu kamu”


“Papa ngomong mulu Gerald tuh pusing!!”


“Lepas aja kuping kamu”


“Iya jahit aja itu lambe papa”


“Gerald Kane”


“Ya papa Gilbert”


“ck!! Masuk!!” Gerald masuk tapi sebelum masuk dirinya berucap.


“Ke rumah kan lo pada buat makan?” Yang lain mengangguk tanpa suara karna papa Gilbert menatap mereka tajam.


“Udah beres om, aman” ucap Eden


“Oke makasih, Eden. Kerumah mampir istri saya masak banyak”


“Gak janji om, tapi makasih undangannya”


“Gue gojekin aja Den ntar gak usah ke rumah” kesal Gerald


“Posesif brother” gumam Nata membuat Eden yang d sebelahnya terkekeh.


“Duh gimana ya Ger lama gak ketemu mamah Lauren”


“Awas aja lo ke rumah gue ya Den! Gue lepasin harimau punya gue!!”


“Kek anak kecil aja kamu!! Mending kamu diem Geral” ucap papa Gilbert.


“Papa buru pulang!!!” Rengek Gerald.


Okey Gerald mode bayi kayaknya, Gerald dna papa nya ini kadang akur kadang kek kemusuhan walau begiru mereka sling memantau satu sama lain.

__ADS_1


...đź–¤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENđź–¤...


__ADS_2