
...SELAMAT DATANG DI GERALD KANE🖤...
...SEBELUM MULAI MAU TANYA KABAR KALIAN GIMANA HARI INI? HAPPY KAN? OH YA KALIAN UDAH FOLLOW IG FANBASE KAN? UDAH PSTI KAN YAA.....
...DAN YANG BELUM YUK BISA DI FOLLOW AKUN YANG EMANG SELALU AKTIF WALAU JARANG UPDATE....
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...DI TUNGGU YAA!!!...
...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....
...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! AKU SELALU MANTAU KALIAN MAU DI IG ATAU KOMENTAR HEHEH JADII TERIMA KASIH BANGETT KALAU KALIAN JUGA AKTIF MAU IG ATAU KOMENTAR...
...
...
Flashback dua hari lalu,,,
Gerald panik setelah mendapat kabar dari maminya kalau Rizell belum pulang. Pikiran Gerald sudah kacau mencari Rizell kemana-mana tak ada bahkan semua teman kampus bahkan dosen Rizell dirinya hubungi menanyakan.
"Toilet, gudang semua gak ada" ucap Eden
"Ck, cctv juga! Kebanyakan cctv di sini rusak" ucap Mahen
"Sama siap dia terakhir?" Tanya Gerald
"Keknya Ayas Ale deh"
"Gak mungkin dia kerumah Ale atau Ayas kan?" Mereka mengangguk
"Eh? Apart gak si?" Ucap Rian
"Bentar gue coba telpon Ayas" ucap Nata.
Setelah di menghubungi dan Ayas, mereka pun langsung menuju apart itu.
Setiba mereka datang, bau alkohol menyebar keluar,
"Ah sial" umpat Eden.
"Mata lo semua tutup!!" Perintah Gerald dengan nada marah.
Mereka bisa menebak kalau Gerald tengah marah,
Menutupi tubuh Rizell dengan selimut yang di ambilkan oleh Eden, Rizell di bawa masuk ke dalam kamar yang dekat.
"Lo dateng?" Gumam Rizell
"Hmmm"
"Jangan marah"
"Iya"
"Gerald, kakak mau ngomong serius" Gerald menatap tajam sial,
Gerald memang tau Rizell sebenarnya kuat minum karna ya yaaa mereka sedari dulu di latih tanpa sepengetahuan orang tua mereka dan di latih oleh kakek mereka. Walau tidak sekuat Gerald.
"Ngomong apa?"
"Gerald Kane Ouranos"
"Fine, tunggu sebentar" pintanya Gerald beranjak dari ranjang lalu meminta mereka jangan ada yang masuk lalu dia mengunci pintu.
"Ale dalam bahaya" ucap Rizell langsung.
__ADS_1
"Kenapa?"
"Ale pulang ke rumah setelah sekian lama, bokapnya bilang dia mau ngenalin adek tiri Ale. Gue gak bisa diam aja Ger dia temen gue dan temen lo juga kan? Kita tau gimana keadaan Ale"
"Kalexan Ruwelan, jadi gue harus ngapain?"
"Lo tau apa yang gue inginkan, karna lo adek gue"
"Peringatan pertama? Atau langsung eksekusi?"
"Peringatan kedua" Gerald mengangguk.
"Ada syaratnya" ucap Gerald.
"Ck, apa?"
"Jangan nakal" oke nakal yang di maksud Gerald mencakup semua hal atau tindakan salah yang meruska tubuh atau egois intinya jangan nakal.
"Dan gue mau apapun masalah yang lo hadapi kasih tau gue, karna lo gak sendiri Zell lo ada gue! Gue bisa lo andalin gue ada buat jaga lo! Gue adek lo dna gue gak mau lo kenapa-kenapa! Lo tau kan?"
"Maaf" Gerald menghela nafas,
"Hmm, sekarang lo istirahat gue yang urus sisanya. Kalo udah mendingan pusingnya kita pulang"
"Makasih"
"Ck, apapun asalkan itu lo yang minta"
"Ughh mau muntah"
"Come on gue lagi serius"
"Hu... gu.. huekkkk" Gerald memijit pelipisnya.
"Grizellleeeee" panggilnya dengan nada lembut namun penuh penekanan.
Flashback off..
Bodyguard yang berada di depan rumah itu adalah anggota AW, Ale tak tau yang dia tau hanya Gerald dan teman-temannya memberikan selembar kertas itu dan lagi bodyguard yang tiba-tiba ada.
Sehari setelah Gerald dan yang lain tau kalau Ale pulang mereka berunding untuk tindakan selanjutnya dan jangan sampi Ale tau aquila wild yang mafia.
Dan untungnya Ale percaya dan tak banyak tanya karna memang Ayas ataupun Ale tau aw yang adalah geng motor mereka dan sangat di kenal di Indonesia.
"Ah tidak perlu, kita langsung ke apart. Leo akan kesakitan jika terlalu lama tidur di mobil"
"Baik nona"
Di waktu yang sama,,,
"Anjaiiiiiiii akhirnya gue skulll lagi" ucap Rian
"Skull? Harusnya bolos gak sih?" tanya Relga
"Yee biar di kira rajin aja kenala sih gak suka banget kalo gue ngomong!!" Ucap Rian.
"Indomie goreng telor mata sapi punya siapa woi?" Tanya mamang
"Mang jangan teriak suara nya cempreng" sahut Relga
"Lu jangan ngeselin ya bocah! Ini nih mie siapee gue pegel ngomongnya"
"Ngomong mah gak bisa pegel mang" sahut Relga
"Relga mending lu diem dah kata gua!!" Kesel mamang
"Omaigot mang jahat bangt sih nyuruh Ega diem"
"Jijik!" Ucap Nata
"Buru elah ini mie siape!! Gua masih mau masakin pesenan yang laen!!"
"Hati Ega sakit banget"
"Relga bbgst!! Jijik gblg" ucap Rian
"Woi indomie goreng punya siapa?" Teriak Nata yang langsung membuat anak-anak yang ada di warung ini.
"Keknya punya gue deh Nat" sahut Relga
"Owalah asuuuuuuuuu!!!!" Mamang langsung meletakkan mangkuk itu lalu masuk.
"Bocah geblengg" seraya masuk mamang mendunel kesal.
__ADS_1
"Kuatkan iman hamba ya Allah" ucap Nata
"Amin ya Tuhan" sahut Rian.
"Heheehheheh makasih ya mang" ucap Relga.
"Bacot asu" sahut mamang.
"Ya Allah kesabaran mamang setipis pantasnya" sahut Relga.
"Rel mending lo diem" ucap Mahen yang mana langsung membuat Relga diam.
...🌚🌚🌚...
"Nyonya menghubungi" Mahen melirik lalu menghela napas.
"Gue ke atas dulu" ucap Mahen ke teman-temannya yang saat ini tengahberada di ruang tengah markas.
...Anonim (call)...
^^^Hallo?^^^
Mahen? Sayang? Apa kabar??
^^^Baik ma,^^^
Gimana liburan kamu?
Lauren bilang kamu liburan ya?
Mamah kangen kamu nak
^^^Ya, Mahen juga^^^
Ayo bertemu sayang
^^^Terlalu berbahaya ma^^^
Enggak sayang,
minggu depan ada festival
ayo kita bertemu di festival
itu semua orang akan datang
karna acara ini bertepatan
dengan kelahiran ayah kamu
^^^Ya, Mahen akan datang setelah ^^^
^^^memastikan apakah keadaannya ^^^
^^^aman buat kita berdua^^^
Mamah bakal pastiin semua aman sayang,
^^^Hmm ya. ^^^
^^^Terlalu lama akan mudah di lacak, ^^^
^^^Mahen matikan telponnya.^^^
Tap...
...Panggilan berakhir...
"Pinta pengwal menghancurkan ponselnya" perintah Mahen.
"Baik tuan"
Sudah biasa, selesai menghubungi Mahen ponsel yang di gunakan mamahnya akan di hancurkan oleh pelayan atau pengawal yang ada di sana. Beberapa pengawal dan pelayan di sana adalah orang suruhan Mahen.
"Sumpah gue udah bilang jangan makan pete!!!" Kesal Nata
"Ya gimana ya Nat, pete enak tauu" ucap Relga
"Enyah lo sana bngst!!" Kesal Nata
Bahkan Gerald sudah tak ada di kerumunan orang itu setelah Relga mengeluarkan aroma semerbak itu.
"Sumpah gak lagi gue gak ken.. pyuutttttt ahh eh? Anj kelepasann sumpah" bantal yang ada di tangan anak-anak yang ada di ruangan ini langsung di gunakan untuk menggebuki tubuh Relga.
__ADS_1
...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...