Gerald Kane

Gerald Kane
GERALD 35


__ADS_3

...SELAMAT DATANG DI GERALD KANE🖤...


...SEBELUM MULAI MAU TANYA KABAR KALIAN GIMANA HARI INI? HAPPY KAN? OH YA KALIAN UDAH FOLLOW IG FANBASE KAN? UDAH PSTI KAN YAA.....


...DAN YANG BELUM YUK BISA DI FOLLOW AKUN YANG EMANG SELALU AKTIF WALAU JARANG UPDATE....


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...DI TUNGGU YAA!!!...


...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....


...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! AKU SELALU MANTAU KALIAN MAU DI IG ATAU KOMENTAR HEHEH JADII TERIMA KASIH BANGETT KALAU KALIAN JUGA AKTIF MAU IG ATAU KOMENTAR🖤...



"Pa, mami beneran gak tau kan ya?" Bisik Rizell di sela nyokap korban koar-koar.


"Kayaknya"


"Rizell males kalau mami ikutan bakal makin panjang"


"Ya berdoa aja kamu"


"Gini ya rasanya jadi Gerald kalo abis berantem, asik juga ternyata"


"Heh" tegur sang papa agak kencnag membuat semuanya yang ada diam karna kaget.


"APA!! BAPAK GAK TERIMA?! CUMAN MINTA MAAF SAMBIL SUJUD SMEUANYA UDAH BERES AJA GAK MAU!!"


"Apa maksud anda!" Tanya Gilbert papa Rizell,


Keasikan bicara dengan putrinya Gilbert jadi tak mendengarkan apa komplain an nyokap korban itu pantas saja muka Jaeden sedari tadi merah menahan amarahnya.


"BAPAK HARUS TANGGUNG JAWAB DAN MINTA MAAF SAMA KELUARGA SAYA TERUTAMA ANAK SAYA!!"


"Saya tidak tuli. Anda tidak perlu berteriak seperti itu!"


"Saya gak terima ya anak bapak bikin anak saya kaya gini"


"Mau anda gimana? Saya tanggung jawab? Iya saya bakalan tanggung jawab sampai luka anak anda sembuh! Lalu apa lagi?"


"Anak anda sujud di kaki anak saya sebagai permintaan maaf!"


__ADS_1


Rahang Gilbert mengeras, apa maksud wanita ini? Apa dia minta di bunuh? Berani sekali meminta putrinya sujud ke manusia seperti mereka? Sujud ke manusia bahkan bukan orang tuanya? Lelucon apa ini.


"Om?" Jaeden menegur Gilbert karna tatapan tajam dan raut wajah seakan ingin merobek mulut wanita itu.


"Bisa saja saya mengijinkan anak saya sujud, tapi luka yang harus di dapat tidak sedikit itu minimal 99% tubuh anak anda harus hancur" ucap Gilbert blak-blak an.


"Atau bahkan anak anda harus mati dulu?" Ucap nya lagi tanpa peduli orang sekitar.


"Pa" tegur Rizell.


"Saya tau anak saya salah walau tidak sepenuhnya salah karna dia membela diri dan membela nama baik temannya. Kalau soal tanggung jawab itu sudah pasti, tapi kalau minta maaf dengan cara sujud maka lebih baik anak saya tidak menerima maaf dari anak anda!"


"Kurang ajar!! Orang tua macam ap kamu!"


"HARUSNYA SAYA YANG BICARA SEPERTI ITU!! ORANG TUA MANA YANG BAKAL DIAM SAJA KALAU ANAKNYA HARUS SUJUD MINTA MAAF SEPERTI PENDOSA!!!"


"Lauren!" Kaget Gilbert,


"Diam kamu!" Ucapnya dengan napas menderu karna saking emosinya.


"Orang tua yang tidak bisa mendidik anaknya itu sampah! Anak anda membicarakan ornag lain itu sama saja menebar fitnah jika hal yang dia bicarakan itu tidak benar! Bahkan jika itu benar harusnya dia menutup mulutnya agar tak menbulkan hal buru bagi orang yang dia bicarakan!"


"Biaya perawatan saya kasih! Kita tidak perlu maaf atau apapun itu jika anda tidak terima kita akan bertemu di pengadilan dan saya juga akan membuat laporan karna pencemaran nama baik yang anak anda ucapkan!!"


"Saya, Lauren Ouranos menuntut keluarga anda atas pencemaran nama baik untuk anak-anak saya!! Kita bertemu di pengadilan"


"Astaga ibu, maafkan istri dan anak saya, saya mewakili mereka untuk minta maaf. Saya akan mencabut laporan nya dan semuanya akan baik-baik saja kita selesaikan secara baik-baik"


"Papa apa-apaan sih!!"


"Diam kamu mah! Kita bicarakan dirumah!"


"Kaya gitu doang?" Ucap Gilbert.


"Kaya gitu? Kalian berdua ini ya! Pulang sekarang!!"


"Biang knar di rumah lagi libur kalian malah berulah!! Pulang gak" ucap Lauren lagi.


"Jangan marah-marah dong sayang" ucap Gilbert


"Mami mau perawatan gak? Rizell yang bayar deh"


"Jangan mengalihkan pembahasan kak! Pulang kamu mami hukum!"


"Yah mi? Jangan gitu dong"


"Eden, tolong sisa nya ya? Tante bawa dua orang ini pulang dulu kalau ada hal lain bisa hubungin tante langsung"


"Baik tante"


Mereka pun pulang,


Setiba di rumah Lauren benar-benar memberikan hukuman ke Rizell dengan meminta anaknya membersihkan rumah selama seminggu full sebelum dan sepulang kuliah.


Sedangkan untuk sang suami, dia tak memberikan itu apa namanya hmm itu lo yang hm hm hm di kamar.


...🌚🌚🌚...


Dua hari kemudian,

__ADS_1


Rizell kekampus seperti biasa, perempuan itu pindah ke Malang bersama keluarganya sehari setelah kejadian itu.


Kampus Rizell saat ini trending karna kejadian Rizell di perpus namun hanya sebentar saja trending itu karna di gantikan dengan trending dimana para perempuan itu suka mengirimkan hate komen dan video-video mereka yang binal.


"Trus gimana?" Tanya Ayas


"Ya lo pada tau mami kalo udah marah mau itu presiden bahkan ketua Yakuza juga dia lawan kan"


"Kalo tau mami Lauren bakal ke polres gue ikut nemenin" sahut Ayas


"Sorry ya Zell, gegara gue"


"Lo apaan sih Al dari kemarin maaf-maaf mulu! Lo kek bukan Ale yang gue kenal deh" ucap Rizell.


"Iyakah? Anj lah yaudah gak jadi minta maaf"


"Lo masih di hukum"


"Iyalah, anjir cape tapi ya gak cape banget juga"


"Gerald sama Mahen belum ada kabar ya?" Tanya Ale


"Kemarin ada ngasih kabar sama ceramahin gue sih si Gerald karna kejadian di perpus"


"Kapan balik mereka?" Tanya Ayas


"Gak tau, Gerald bilang mereka masih boy time"


"Boy time? Jangan sampe nih negatif thinking gue" ucap Ayas.


"Adek gue normal woi" Rizell tak terima.


"Ya takut aja Zell"


"Mereka ngapain emang Zell? Perasaan mereka baru balik liburan ko malah liburan berdua lagi"


"Lo tau kan? Mahen tiap taun bakal kunjungin makam nenek kakek nya? Nah ya itu mereka di sana sekarang" Keduanya mengangguk paham.


Ayas dan Ale tidak tau identitas Mahen, dan mereka tidak tau kemana keduanya pergi yang mereka tau selama ini liburan sekalian jiarah ke makam nenek kakeknya di luar negeri.


"Eh, Leo gimana Al?" Tanya Rizell


"Gue daftarin les gitu sih"


"Bokap lo ganggu?"


"Enggak, gue harap dia gak akan ganggu gue sama Leo"


"Bilang kita kalau dia ganggu lo! Biar gue uleg pake rudal" ucap Ayas.


"Kek punya rudal aja" ucap Ale seraya tertawa melihat tingkah sahabatnya ini.


"Nanti beli tapi jual ginjal dulu"


"Ada-ada aja lo"


Suasana nya menjadi lebih baik, mereka berada di kelas karna saat ini jamkos.


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...

__ADS_1


__ADS_2