Gerald Kane

Gerald Kane
GERALD 57


__ADS_3

...SELAMAT DATANG DI GERALD KANEšŸ–¤...


...SEBELUM MULAI MAU TANYA KABAR KALIAN GIMANA HARI INI? HAPPY KAN? OH YA KALIAN UDAH FOLLOW IG FANBASE KAN? UDAH PSTI KAN YAA.....


...DAN YANG BELUM YUK BISA DI FOLLOW AKUN YANG EMANG SELALU AKTIF WALAU JARANG UPDATE....


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...DI TUNGGU YAA!!!...


...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....


...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! AKU SELALU MANTAU KALIAN MAU DI IG ATAU KOMENTAR HEHEH JADII TERIMA KASIH BANGETT KALAU KALIAN JUGA AKTIF MAU IG ATAU KOMENTAR...



Okey, Nata ketahuan oleh abangnya karna memang sudah trending dimana-mana nama aquila bahkan murid-murid di setiap sekolah membahas bentrok tadi malam,


Tentu salah satu akun base yang update tentang hal geng motor mendapat informasi dan menyebarkan beritanya, mau segimana mereka menjaga rahasia tetap saja bakal ketahuan tapi tetap saja tidak boleh ada yang cepu ke polisi saat di tanya.


"Tapi katanya Gerald gak ikut"


"Iya, tapi emang kan ketua aquila itu mereka berlima kan?"


"Maksutnya gimana?"


"Lo belum tau ya? Sedari dulu ketua utama memang Gerald tapi jika Gerald gak ada anggota inti siapapun bisa jadi ketua terutama Mahen"


"Ohh jadi kek all in semua boleh gitu?"


"Iya tapi harus sesuai keputusan Gerald maksut gue seijin Gerald"


"Gila juga, gak salah gue suka geng motor aquila"

__ADS_1


Mereka berbincang di katin masalah aquila dan jupiter,


Gerald dan para sahabatnya memasuki area kantin, kantin yang taidnya ramai menjadi hening karna kedatangan para pentolan sekolah.


"Mahen gak ada?"


"Perasaan Mahen jago kelahi dah?"


"Muka Gerald anj ngeri gue liatnya"


"Rian Relga Nata muka nya jangan di tanya buaya seantero ibu kota mereka mah"


"All in untuk perempuan kalo kata Rian biasa"


"Gue akui mereka ganteng banget"


"Tapi liat deh muka Relga kenal anjir"


"Kena tonjok di muka mungkin"


"Gerald mo jadi cowok gue gak"


Mungkin seberapa pembahasan yang dapat kita masukkan selebihnya imajinasi saja,


Gerald duduk di kursi mereka biasa, hari ini jadwal Nata yang memesan.


"Mau ngomong apa lo?" Tanya Rian


"Ni cewek yang waktu itu kan Ger? Yang bikin motor lo masuk rumah sakit?" Tanya Relga,


Relga dan Gerald sudah bermaafan, bagaimana tidak bermaafan sehabis tawuran kan mereka ke bar trus Relga minum banyak karna memang merasa bersalah dengan Gerald,


Saking mabuknya Relga tanpa sadar kerumah Gerald sekitar pukul jam 2 dini hari, tanpa pikir panjang dia datang dan ke kamar Gerald menangis di depan pintu seraya berucap maaf karna merasa bersalah harusnya dia tidak egois.


Heboh satu rumah sampai mami dan pra nenek bangun karna Relga rusuh mengetuk kamar siap saja mencari kamar Gerald sampai akhirnya ketemu.


Karna Gerald kesal, bukan kesal karna ucapan Relga tapi Relga rewel banget kalo mabuk parah seperti ini dan rusuh, Gerald pun memberikan hadiah bogeman ke Relga dan Relga langsung tidur untung nya tidak muntah bisa-bisa mami ikutan muntah.


"Mau ngapain cantik?" Tanya Nata yang datang sehabis memesan makanan.


"Sorry, gue mau ngasih bekal buat permintaan maaf dan mau tanya biaya nya bisa gue bayar cicil gak? Soalnya gajih gue setahun juga gak bakal cukup buat bayar" jujur Naura,


"Trus? Dari awal gue gak ada tuh minta lo buat tanggung jawab? Lo yang kekeh mau tanggung jawab kan?" Relga, Rian dan Nata menatap Gerald.


"Duhh cantik gak usah tanggung jawab, udah ya? Lo balik ke tempat lo aja. Semua udah beres dan selesai jadi gak usah di pikirin" ucap Nata sedikit mengusir Naura.


"Siapa nama lo tadi Naufa? Jadi Naufa men.."

__ADS_1


"Sorry nama gue Naura bukan Naufa"


"Suka-suka lo deh, mending balik ke kursi lo aja ya? Demi kedamaian kita bersama" ucap Relga.


"Sorry sekali lagi" Naura langsung undur diri karna merasa tak di hiraukan dan juga raut wajah Gerald seakan tak terima ada ornag lain di dekatnya.


"Tu cewek ngapain deh!!"


"Caper banget"


"Pick me"


"Mampus di marahin Gerald"


"Benci banget gue liatnya"


"Bagus buat d bully gak si wkwkw"


"Muka Gerald makin nakutin deh"


"Tapi Gerlad gimanapun ruat wajahnya tetep ganteng anj"


Begitulah percakapan bisik-bisik murid-murid di kantin,


"Lo pada yakin kan?" Tanya Gerald


"Yakin Ger, lo liat aja dah muka kita badan kita ada gak yang parah?" Ucap Rian.


Sedari datang ke sekolah dan menyadari Mahen tak ada Gerald sudah berulang kali menanyakan hal sama. Tak hanya menanyakan Mahen tapi keadaan teman-temannya juga anggotanya apakah mereka baik-baik saja.


Mahen tak ada kabar dan tak bisa di hubungi, kecuali John yang mengatakan kalau Mahen ada perjalanan bisnis namun tidak di beritahu kemana tujuannya.


"Spanyol aman kan?" Tanya Relga


"Aman, tadi di kelas gue smepat ngecek keadaan tu negara" sahut Nata


"Berita apapun gak ada yang lo denger?" Tanya Rian


"Pengawal aquila yang kita punya di sana gak ada nyampein apapun?" Tanya Relga


"Semua aman gak ada hal mencurigakan" sahut Nata lagi,


"Ni bocah kemana dah anj anj ada aja tingkahnya" ucap Rian


Gerald juga sudah menghubungi orang-orangnya untuk mencari tahu namun semua nihil tidak di temukan keberadaan Mahen terakhir lokasi yang di lacak adalah rumah Mahen sendiri.


...šŸ–¤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENšŸ–¤...

__ADS_1


__ADS_2