
...SELAMAT DATANG DI GERALD KANE🖤...
...SEBELUM MULAI MAU TANYA KABAR KALIAN GIMANA HARI INI? HAPPY KAN? OH YA KALIAN UDAH FOLLOW IG FANBASE KAN? UDAH PSTI KAN YAA.....
...DAN YANG BELUM YUK BISA DI FOLLOW AKUN YANG EMANG SELALU AKTIF WALAU JARANG UPDATE....
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...DI TUNGGU YAA!!!...
...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....
...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! AKU SELALU MANTAU KALIAN MAU DI IG ATAU KOMENTAR HEHEH JADII TERIMA KASIH BANGETT KALAU KALIAN JUGA AKTIF MAU IG ATAU KOMENTAR...
Mereka berganti pakaian dan bersiap untung diving, selama bersiap kapal di bawa ke temapt untung diving. Kakek dan yang lain tengah menikmati perbincangan masa tua mereka bersama,
Papa Gilbert dan mami Lauren tengah berduaan, lalu para anak-anak tengah bersiap untuk diving.
"Mereka jadi akur" ucap papa Gilbert.
"Hahaha iya, Gerald sudah sangat dewasa sejak kecil ternyata"
"Hmm, menyembunyikan semuanya sendiri sampai membuatku ingin membencinya"
"Ck! Kamu membenci anak mu sendiri?"
"Bukan begitu bby, aku benci kelakuannya namun ternyata alasan dibalik itu sangat mengaggumkan. Aku akan sellau mendukung apapun yang dia lakukan bahkan untuk menghancurkan negara asal sahabat nya itu"
"Astaga astaga! Kenapa kalian ingin sekali terjadi perang dunia ketiga sih?"
"Kenapa tidak kita yang berperang honey?" Papa Gilbert mencium mami Lauren dengan gairah.
"Hey!! Orang-orang akan melihat!!"
"Mau ke kamar?"
"Honey!!" Tegur mam
"Oh come on! Aku tidak akan melukai nya"
"Aku gak mau!"
"Cuddle?"
"Gak"
"Sayang iih"
"Ah kenapa kamu membuatku gila, Mr. Gilbert!!" Mami mencium papa Gilbert dan begitulah sampai mereka pindah ke dalam kamar.
Gerald dan yang lain masih bersiap seraya menunggu kapal berada di lokasi yang mereka inginkan,
"Feeling lonely itu gak enak kan?" Tanya Nata
"Kenapa? Butuh cewek lo?" Tanya Rian
__ADS_1
"emmmm iya" gumam Nata
"Basat! Geli anj geli lo itu cowok!!" Ucap Rian
"****! My bby" Nata bercanda sambil menggoda Rizell,
...BUGGG...
"Gerald!!" Tegur Rizell
"Gerald anj" sahut Nata seraya mengelus pipi nya yang di tampar Gerald.
"Lo juga salah Nat, udah tau ada pawangnya di sini main goda-goda aja" ucap Rian
"Keburu sore kalo banyak bacot mulu" ucap Gerald seraya lebih dulu terjun.
Merek melihat-lihat karang dan berbagai macam ikan yang ada di dasar laut,
Gerald memberi kode ke Rizell untuk naik ke permukaan,
"Kalo sesek langsung naik"
"Iya kalo sesek"
Gerald selalu berenang di dekat Rizell agar bisa menjaga kakaknya jika nafasnya sesak, walau Rizell bisa berenang tetap saja menurut Gerald dia harus menjaga kakaknya dalam kondisi apapun.
Yang ngefotoin mereka berempat si Gerald, karna Gerald malas foto katanya alay alhasil mereka meminta Gerald yang memfotokan.
Selalu di kawal ya princesnya Ouranos,
Sekitar tiga puluh menit mereka berada di air dan sekarang mereka di minta selesai karna hari semakin sore dan air mulai pasang.
Mereka pun naik dan membersihkan badan terlebih dahulu seraya menunggu para koki menyiapkan makan malam mereka,
"Dih jorok" teriak Rizell yang mendengar suara Nata.
"Njir jorok katanya, mana ada ege" sahut Nata,
"Serius nanya, ada liat ****** gue gak?" Teriak Nata lagi.
"Warna apa?" Tanya Rian
"Merah yang CK"
"Lo taroh dimana tadi?" Tanya Relga.
"Gak tau lupa juga gue"
...PLAKKK...
Mahen melempar ****** Nata yang di temukannya di depan pintu kamar, bayangkan saja ****** berearna merah itu tergeletak di depan pintu kamar mereka.
"Ko jadi basah Hen?" Tanya Nata
"Gue kira punya gue yang tadi gue pake"
"Yah Hen, gue bawa ****** cuman dua"
"Yaudah gosah pake ******" ucap Rian
"Nanti Guardian gue kedinginan"
"GUARDIAN GAK TUH TOLOL" Relga tertawa meleking mentertawakan nama juniornya Nata.
"Syalan lo" ucap Nata.
"Nih! Brisik lo pada sampe kedengar mami" ucap Gerald seraya meletakkan kotak berisikan ****** baru.
__ADS_1
"Ini nih ini emang terbaik lo mah Ger" padahal Gerald hanya merasa bersalah karna menampar wajah Nata tadi itupun juga karna bujukan Rizell untuk minta maaf.
"Ya, sorry yang tadi" mereka langsung menoleh ke arah Gerald.
"Anj balas dulu sini" ucap Nata, Gerald melangkah hendak mendekat namun Nata tetiba panik.
"Ka--kagakk Ger elah canda gue santai mah" ucap Nata, Gerald pun berpaling dan pergi dari situ.
...🌚🌚🌚...
Mereka makan malam seraya berbincang melepas kerinduan kecuali Gerald dkk. Perbincangan yang tadinya santai menjadi berat walau diselingi bercandaan.
"Gimana Spanyol?" Tanya kakek Nata ke Mahen.
"Kaya bisa Kek, menyebalkan" Mahen berucap seraya menyunggingkan senyumnya.
"Bisnis kemarin sudah mulai di jalankan" ucap kakek Gerald.
"Pantesan ada uang masuk ke rekening kirain ada yang salah transfer" ucap Nata
"Rizell kuliahnya gimana?" Tanya Kakek Rian
"Berat-berat enggak Kek, pada ngeselin kadang"
"Alex sama Ayas? Apa kabar mereka berdua itu" tanay Kakek Rian lagi.
"Alhamdulillah baik Kek, mereka gak bisa ikut bentrok jadwal kerjaan"
"Aku tiba-tiba pengen nyemil alpukat deh" gumam mami Lauren
"Apa kalian ada alpukat?" Tanya papa Gilbert ke koki.
"Ada tuan"
"Tolong sajikan itu"
"Baik tuan"
Melanjutkan perbincangan seraya menunggu alpukat dan menikmati makan malam di temani suara ombak juga bau khas laut.
Oh ya keamanan mereka terjaga ketat karna para orang penting semua yang berada di dalam kapal layar ini, ada beberapa kapal yang berjaga tak terlalu jauh namun tidak begitu dekat juga yang menjaga mereka.
Bahkan ada pengguna sniper dari kejauhan jika terjadi hal tak dininginkan dia akan bergerak dengan cepat melindungi orang-orang yang ada di kapal.
"Terima kasih" ucap papa Gilbert yang langsung di angguki koki itu.
"Kakek liat kalian seenaknya tidak masuk sekolah kan?" Tanya kakek Gerald.
"U-uhukk!!" Mereka semua terbatuk.
Kakeknya ini kadang suka labil, membolehkan cucu-cucu nya bertingkah semaunya tapi kadang juga sangat ketat dengan pendidikan ataupun untuk masa depan para cucu nya.
"Sek-sekolah? Am-aman kan bro" ucap Nata karna dirinya di tatap langsung oleh kakek nya sendiri.
"Ngerokok lancar Nat?" Tanya kakek nya.
"Wes jelas ya kan Nat? Ora ngudut orang smile" ucap Mahen provokasi.
"Lo ya anj" gumam Nata seraya menendang kaki Rian yang ada di sampingnya.
"Enggk, jarang" kakeknya mengangguk.
"Hubungi Eden minta dia mengajarkan latihan fisik secara ketat lagi" ucap kakeknya.
"Enggak-enggak apaan! Nata jarang ngerokok mereka aja yang ngada-ngada" Nata sangat tidak suka latihan fisik dengan kakak nya, itu bukan latihan fisik tapi simulasi meninggal yang di rencanakan oleh sang kakak.
...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...
__ADS_1