Gerald Kane

Gerald Kane
GERALD 49


__ADS_3

...SELAMAT DATANG DI GERALD KANE🖤...


...SEBELUM MULAI MAU TANYA KABAR KALIAN GIMANA HARI INI? HAPPY KAN? OH YA KALIAN UDAH FOLLOW IG FANBASE KAN? UDAH PSTI KAN YAA.....


...DAN YANG BELUM YUK BISA DI FOLLOW AKUN YANG EMANG SELALU AKTIF WALAU JARANG UPDATE....


...@**ARCELLAQUEENZIEG**...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@**THEYCALLME.QUEEN**...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...DI TUNGGU YAA!!!...


...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....


...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! AKU SELALU MANTAU KALIAN MAU DI IG ATAU KOMENTAR HEHEH JADII TERIMA KASIH BANGETT KALAU KALIAN JUGA AKTIF MAU IG ATAU KOMENTAR🖤...



"HUAAAA MAMI CAPEEEEE" mereka langsung menoleh ke arah sumber suara.


Mami Lauren duduk di depan pintu masuk villa dengan baju yang sedikit kotor entah ngapain mereka berdua Gerald dan yang lain panik.


"LOH!!! MAMI OKEY?" Panik Gerald dan yang lain.


"Okey!! Mami seneng hahahaha"


"Mami dari mana aja?" Tanya Nata


"Keliling Bali" mereka melotot kecuali rizell yang berdiri di belakang di ikuti satu orang supir taxis yang membawakan barang belanjaan mereka sekitar lima plastik besar.


"Mami mau pindah? Belanja banyak banget" ucap Relga


"Kamu diem aja! Pak masuk taroh di situ ya"


"Makasih pak, bentar upah nya" ucap mami seraya menadah meminta duit cash ke Gerald.


"Kenapa ma?" Tanya Gerald.


"Duit!"


"Oh, oke" Gerald memberikan uang seratus ribu ke mami nya dan mami nya langsung memberikan ke supir itu.


"Makasih pa" ucap Nata dan yang lain.


Setelah supir itu pergi,


"Panggil dokter!" Perintah Mahen


Harusnya Gerald yang berucap mungkin karna syok Gerald hanya diam menatap mami nya yang tersenyum senang seraya membuka plastik belanjaan itu.


Setelah bebersih secara terpaksa, mami di cek keadaannya oleh dikter semua aman dan normal tidak terjadi apa-apa.


Mendengar itu semua nya bernafas lega, terdengar kericuhan dari luar pdahal sudah hampir tengah malam.


"BIARKAN AKU MELIHAT MENANTUKU!!"

__ADS_1


"SAYA SUAMI NYA! PAPA TUH HARUSNYA BERTEMU BESOK BUKAN MALAM INI"


"Lihat mereka berdua ini selalu saja begini" ucap kakek Nata,


"KAMU MAU PAPA DEPAK DARI HIDUP?"


"Apaan sih papa gak helas udah ah minggir, Gil mau lewat"


"SAYANGGGGG!!!" Mami berlari kecil karna mendengar suara suaminya.


"NO RUN MI"


"MAMI JANGAN LARI-LARI"


"MAMI NO RUN!!" Panik para anak-anak yang di dalam karna melihat mami nya berlari lalu berloncat kecil untung papa Gilbert sigap menangkap istrinya.


"Love u more my queen" bisik sang suami membuat Lauren terkekeh geli.


"I know, aku banyak cemilan kamu mau?"


"Mau mau ayo"


"God damn! Kita tidka di hiraukan?" Lauren melirik sedikit berjinjit karna terhalang tubuh suaminya.


"LOHHHHH!!! ADA PAPA YA?? LAUREN GAK LIHAT SORRYYYY"


"sttt jangan teriak-teriak sayang" Mami Lauren langsung menutup mulutnya.


"Kamu marahin aku?"


"Enggak sayang, ayo katanya mau kasih aku cemilan"


"Ayo!!! Papa dan yang lain juga ayo ikut Lauren banyak beli jajan"


Mereka hanya tersenyum senang, dari kehamilan anak pertama nya si Rizell sampai ke Gerald. Lauren seperti ini suka belanja entah barang mewah atau cemilan dan sikapnya akan seperti anak kecil di beberapa saat.


Mereka berkumpul bersama di villa ini.


...🌚🌚🌚...


Tanpa ada agenda mereka menaiki kapal yang entah sejak menunggu mereka di tepi pantai, jangan di tanya ulah siapa kalau hal seperti ini sudah dapati di pastikan ulah papa Gilbert.


"Kata Ale sama Ayas mi dia nyesel gak bisa ikut"


"Astaga, minta aja mereka langsung ke sini sayang"


"Gak bisa katanya mi, Ale lagi ada kerjaan sampe Leo dibawa ikut ke pertemuan bisnis baru nya. Trus kalo si Ayas lagi sibuk jadi model mami nya"


"Sayang banget padahal bisa aja kalo mereka mau nanti mami minta helikopter jemput mereka"


"Ya gimana mi" mami nya mengangguk.


Rizell dengan mami nya tengah bersantai di depan kapal seraya menikmati udara lautan yang tenang.


"The real sultan" ucap Relga,


"Bokap gue bukan gue" sahut Gerald.


"Btw Hen, gue gak sengaja baca chat lo sama bocah yang lo tolong waktu itu sorry. Lo? Gak kepincut dia kan?" Ucap Nata


"Jangan gila, dia cuman say thank karna udah nolongin"


"Jangan jadi pedofil ya bro" ucap Rian


"Syalan enggak anj, putri mahkota Inggris lebih menarik" ucap Mahen seraya tersenyum.


"God! Lo? Aishhh!" Gerald bertos dengan Mahen karna tau jalan pikiran Mahen.

__ADS_1


Berani sekali Mahen mendekati putri mahkota Inggris yang katanya akan di jodohkan dengan kakak tiri nya, kekacauan apa lagi yang akan di buat Mahen pria manis dan sangat baik ini begitu gila jika sudah merencanakan balas dendam.


"GERALD KANE OURANOS!!" Gerald langsung melirik ke atas dimana kakak dan mami nya bersantai,


"Ya?"


"I NEED A DIVING!!!"


"No! Udah mau sore! Ombaknya bakal gede"


"I NEED!!"


"Fine, ganti baju" Rizell tersenyum senang.


"Diving? Ah anj lah padahal malas tapi oke lah" Relga langsung bersemangat.


Mereka berganti pakaian dan bersiap untung diving, selama bersiap kapal di bawa ke temapt untung diving. Kakek dan yang lain tengah menikmati perbincangan masa tua mereka bersama,


Papa Gilbert dan mami Lauren tengah berduaan, lalu para anak-anak tengah bersiap untuk diving.


"Mereka jadi akur" ucap papa Gilbert.


"Hahaha iya, Gerald sudah sangat dewasa sejak kecil ternyata"


"Hmm, menyembunyikan semuanya sendiri sampai membuatku ingin membencinya"


"Ck! Kamu membenci anak mu sendiri?"


"Bukan begitu bby, aku benci kelakuannya namun ternyata alasan dibalik itu sangat mengaggumkan. Aku akan sellau mendukung apapun yang dia lakukan bahkan untuk menghancurkan negara asal sahabat nya itu"


"Astaga astaga! Kenapa kalian ingin sekali terjadi perang dunia ketiga sih?"


"Kenapa tidak kita yang berperang honey?" Papa Gilbert mencium mami Lauren dengan gairah.


"Hey!! Orang-orang akan melihat!!"


"Mau ke kamar?"


"Honey!!" Tegur mam


"Oh come on! Aku tidak akan melukai nya"


"Aku gak mau!"


"Cuddle?"


"Gak"


"Sayang iih"


"Ah kenapa kamu membuatku gila, Mr. Gilbert!!" Mami mencium papa Gilbert dan begitulah sampai mereka pindah ke dalam kamar.


Gerald dan yang lain masih bersiap seraya menunggu kapal berada di lokasi yang mereka inginkan,


"Feeling lonely itu gak enak kan?" Tanya Nata


"Kenapa? Butuh cewek lo?" Tanya Rian


"emmmm iya" gumam Nata


"Basat! Geli anj geli lo itu cowok!!" Ucap Rian


"****! My bby" Nata bercanda sambil menggoda Rizell,


...BUGGG...


"Gerald!!" Tegur Rizell

__ADS_1


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...


__ADS_2