
...SELAMAT DATANG DI GERALD KANEš¤...
...SEBELUM MULAI MAU TANYA KABAR KALIAN GIMANA HARI INI? HAPPY KAN? OH YA KALIAN UDAH FOLLOW IG FANBASE KAN? UDAH PSTI KAN YAA.....
...DAN YANG BELUM YUK BISA DI FOLLOW AKUN YANG EMANG SELALU AKTIF WALAU JARANG UPDATE....
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...DI TUNGGU YAA!!!...
...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....
...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! AKU SELALU MANTAU KALIAN MAU DI IG ATAU KOMENTAR HEHEH JADII TERIMA KASIH BANGETT KALAU KALIAN JUGA AKTIF MAU IG ATAU KOMENTAR...
Gerald baru saja tiba di rumah setelah perdebatannya dengan Relga tadi dia memilih untuk pulang ke rumah, untuk beberapa saat ini memang Gerald lebih memilih untuk pulang ke rumah dari pada keluyuran dan juga dirinya di hubungi orang rumah untuk segera pulang.
"Lo di minta samperin papa di biliard room" ucap Rizell,
Rizell menyampaikan pesan dari papanya tadi,
"Grandpa sama kakek dimana?"
"Sama di situ juga pada main"
"Nenek sama grandma?"
"Pada di kamar istirahat"
"Mami?"
"Istirahat juga, lo banyak tanya gue mau ke kamar nih" Gerald tersenyum saja melihat kakak nya kesal.
Menuju lantai empat mendatangi para kakek dan papanya yang tengah bermain biliard bersama.
"Darimana Ger?" Tanya grandpa nya,
...Kalau Grandpa itu dari papa nya Gerald ya geng, kalo kakek sari mami nya....
"Dari markas tadi"
"By1 sama papa, kalau kamu menang papa gak akan permasalahin" ucap papa Gilbert
"Permasalahin apa?" Tanya Gerald.
"Udah main aja dulu" ucap sang papa.
"Ah" desah Gerald karna bola yang ingin dia masukkan ke lobang malah tidak masuk.
"Motor kamu masuk bengkel?"
"Iya"
"Kenapa bisa?"
__ADS_1
"Papa gak mungkin gak tau"
"Ya, tapi kenapa bisa sampai separah itu?"
"Gak tau nabrak tembok gara-gara mental mungkin"
"Dari rumah motornya aman?"
"Agak gak enak karna emang belum ganti servis"
"Sudah kamu cek?"
"Malas"
"Ck, kamu ini"
"Oke Gerald menang" ucap Gerald karna memang hoki di Gerald pukulan terakhir miliknpapa Gilbert malah memsukkan bola satu-satunya Gerald.
"Hoki aja itu kamu"
"Bisa aja orang tua" ucap Gerald seraya terkekeh,
"Jadi papa mau permasalahin apa?"
"Gak permasalahin lebih ke nanya aja"
"Nanya apa?"
"Aishhh, kalian ini minggir gantian kami mau main" ucap kakek.
"Nanya apa pa?" Tanya Gerald setelah mereka berdua duduk di meja.
Di atas meja ada wine kesukaan keluarga mereka sedari dulu, Gerald menuangkan ke gelas papa nya dan gelas dirinya.
"Kamu ada beli rumah?" Gerald tak kaget dia sudah menebak pasti papa nya sudah tau.
"Iya
"Simpen mobil biar gak kena omel mami"
"Cuman itu?"
"Emang papa kira buat apa?"
"Papa kira kamu mau tinggal sendiri sampe beli rumah"
"Enggk, sekalian pegangan kan lumayan ada rumah buat Gerald dah kerja nanti"
"Ide bagus itu Ger, kamu mau renovasi rumahnya gak?" Tanya kakek
"Masih mikir sih Kek, soalnya kaya gitu aja udah mayan bagus. Tapi nanti deh coba Gerald pikirin, kakek mau biayain?"
"Setengahnya sih oke kalo full enggak dulu" sajut kakek.
"Boleh bolehhhh" seketika pikiran Gerald jngin merenovasi,
Tentu saja dia tak akan merenovasi secara bisa saja dia akan merenovasi dengan mewah megah dan berkelas tentunya, selagi ada pasokan dana dari para kakek-kakeknya dan lagi jika Gerald meminta ke sang papa pasti akan di ksih juga walau harus ikut bekerja.
Di waktu yang sama,
Inti aquila dan anggotanya tanpa ketua mereka menyerang markas jupiter, merek tentu tak langsung masuk tapi berada di depan pagar markas itu dengan sengaja menggeber-geber motor.
"Mau lo pada apa!!" Ucap ketua jupiter,
"Berantem lah" sahut salah satu anggota aquila
"Lo pada terlalu sombong padahal bentrok aja belum kita" anggota aquila berucap,
"Keluar lo semua kalo emang bukan pengecut" ucap Rian memprovokasi.
Sebenarnya markas jupiter ini ada di salah satu pemukiman namun jaraknya dari pemukiman itu agak jauh karna mereka berada paling pojok, makanya aquila sengaja menggeber-geber di depan pagar karna tau jarak markas ini dengan pemukiman itu cukup jauh.
__ADS_1
Karna terpancing emosi alhasil bentrok lah mereka di depan markas jupiter, tentu mereka memarkirkan dulu motor agak jauh sebelum jupiter mengambil keputusan untuk melawan.
Perkelahian tak bisa di hindarkan adu jotos terjadi berulang kali tak peduli seberapa ramenya jupiter saat ini karna aquila tak kalah rame,
Perkelahian terjadi cukup lama hampir tiga puluh menit energi mereka benar-benar cukup banyak sepertinya,
"ANJ LO!!"
...BUGGG...
...BRAKKK...
...BRAKK...
...BRUGGG...
"BRISIK BABI"
...BUGGG...
...PRANGGG...
...BRAKKK...
...BUGGG...
...BUGGG...
"SINI LO BASAT!!"
"BANGST!!"
"ABIS LO!!"
"ANAK NGENT!!"
Para warga yang memang sebagian tentu masih bangun mendengar perkelahian langsung menghubungi polisi, terdengar sirena polisi dari kejauhan semua langsung bubar.
Aquila bergegas pergi sebagian dari jupiter yang masih punya tenaga juga pergi kecuali beberapa anggota dan ketua mereka yang tergeletak di tengah jalan itu karna memang sudah tak punya tenaga lagi.
Ketua jupiter di hajar habis-habisan oleh Relga, jadi kemenangan di menangkan oleh aquila. Jangan sampai aquila tertangkap terutama anggota inti nya bisa-bisa mereka akan di minta latihan ala psikopat oleh Jaeden.
Mereka kembali langsung ke markas, karna mereka memenangkan tawuran ini mereka pun menghubungi Gerald untuk memberitahu.
Gerald langsung mengirimkan uang sebesar lima juta dan memesankan salah satu meja vvip di salah satu bar terkenal di Jaksel,
"Jangan lupa minta maaf lo besok" ucap Mahen,
Mahen tak ikut mereka ke bar, John mengatakan kalau pangeran pertama sedang dalam perjalanan keluar negeri tanpa sepengetahuan permaisuri pertama tujuannya kemana
Pangeran pertama bersama para pengawal khusus dan beberpaa orang kiriman Mahen pergi ke berbagai negara dalam waktu yang bersamaan untuk mengecoh penglihatan permaisuri pertama.
"Dimana dia sekarang?" Tanya Mahen seraya masuk ke dalam mobil.
Mahen di jemput di depan markas aquila oleh John, sudah biasa bagi anak-anak aquila melihat tangan kanan atau sekertaris para anggota inti keluar masuk markas ini.
"Afrika"
"Bodoh, minta dia langsung ke Indonesia"
"Sepertinya keadaannya kurang tepat jika meminta pangeran pertama datang ke Indonesia, karna saat ini Indonesia paling di awasi oleh permaisuri pertama untuk mencari keberadaan anda pangeran"
"Mami Lauren juga lagi hamil, siapkan pesawat katakan padanya kita bertemu di Rusia"
"Baik pangeran, penerbangan kita sekitar lima jam lagi karna kita menggunakan pesawat umum"
"Atur segimana baiknya, jangan biarkan mereka Gerald tau sampai aku pulang"
"Baik pangeran"
...š¤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENš¤...
__ADS_1