Gerald Kane

Gerald Kane
GERALD 27


__ADS_3

...SELAMAT DATANG DI GERALD KANEšŸ–¤...


...SEBELUM MULAI MAU TANYA KABAR KALIAN GIMANA HARI INI? HAPPY KAN? OH YA KALIAN UDAH FOLLOW IG FANBASE KAN? UDAH PSTI KAN YAA.....


...DAN YANG BELUM YUK BISA DI FOLLOW AKUN YANG EMANG SELALU AKTIF WALAU JARANG UPDATE....


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...DI TUNGGU YAA!!!...


...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....


...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! AKU SELALU MANTAU KALIAN MAU DI IG ATAU KOMENTAR HEHEH JADII TERIMA KASIH BANGETT KALAU KALIAN JUGA AKTIF MAU IG ATAU KOMENTAR...



"Gila gue pusing harus belajar lagi dan lagi" keluh Ayas seraya merebahkan kepalanya di meja.


Mata kuliah pertama baru selesai, mereka bertiga masih di dalam kelas.


"Btw nanti malam ada event balap kan ya? Lo nonton gak Al?" Tanya Ayas ke Ale


"Gak tau, bokap gue minta gue pulang ke rumah" Ayas dan Rizell langsung mentap Ale.


"Ck, gak usah pulang!" Ucap Ayas dengan nada kesalnya.


"Iya gak usah, lo bilang aja lagi nemenin gue" ucap Rizell.


Keluarga Ouranos memang sangat berpengaruh dan cukup membuat kelurga lain kesal dan takut sebisa mungkin mereka tak ingin berurusan dengan keluarga Ouranos ataupun empat keluarga lainnya tapi yang paling utama Ouranos.


"Gue harus pulang, bokap bilang dia mau ngenalin seseorang dan itu adek tiri gue"


"Gue ikut kalo gitu" ucap Rizell, Ale menghela napas dirinya tak suka ada yang ikut campur masalah kelurga namun ya bagaimanapun dia tau keras kepalanya Rizell atau pun Ayas.


"Plis batasan kalian" ucap Ale membuat mereka tersendak dan menghela napas.


"Sorry, gue cuman khawatir sama lo Al" ucap Rizell


"Its okey gue tau Zell maafin gue"

__ADS_1


"Lo gak salah, karna kita jamkos trus juga sebelum lo pulang kita harus seneng-seneng biar rasa sakitnya gak berasa karna kita lagi bahagia kan? Emm kemana ya enaknya siang-siang"


"Gimana kalo kita belanja trus masak-masak di apart?" Saran Ayas


"Ide bagus tuh" sahut Rizell.


"Bisa, beli minum juga kan?" Tanya Ale


"Iya lah kita lama gak mabok bertiga kan" Ayas berucap setelah itu dirinya tertawa jika mengingat kebodohan mereka dulu.


"Btw lo berdua satu mobil?" Tanya Rizell


"Enggak, gue tadi agak telat bangun jadi dia duluan berangkat" ucap Ale


"Berarti ada tiga mobil dong? Pake satu mobil aja gak sih kita?" tanya Rizell


"Yaudah taroh mobil di apart dulu deh trus mo pake mobil siapa terserah" sahut Ayas


"Mobil gue aja, gue lagi bawa mobil agak besaran bagasi nya" mereka mengangguk.


Mereka sambil bercanda menuju parkiran,


"Lah? Gue kira lo pake BMW taunya Range Rover tumben banget" ucap Ayas saat melihat mobil Rizell


"Bosen pen make yang besar hahaha" mereka tak bisa mengerti jalan pikir Rizell.


Mereka menuju apart milik Ayas dan Ale untuk meninggalkan mobil keduanya baru mereka ke supermarket untuk berbelanja.


Sekarang mereka menuju supermarket, mereka asik mengobrol menikmati suasana siang hari walau panas mereka tetap bersemangat.



"Bisa kapan Zell?" Tanya Ayas


"Girl time atau boy n girl time?" Tanya Ale


"Girl time lah, atau private yacht? Dari jakarta Bali atau mau kemana naik kapal terserah"


"Zell lo terlalu loyal babget sumpah gue udah temenan lama sama lo tetap kaget kalo lo begini" ucap Ayas


"Gapapa kan? Lo berdua temen gue dari kecil sans lah uang bisa di cari kebahagian gak bisa"


"Makasih Zell" ucap Ale


Rizell baik dan royal hanya ke orang tertentu coba saja jika dia tengah berada di salah satu pekerjaan milik orang tuanya maka dia akan menjadi orang yang sangat pelit bahkan mengeluarkan sepeserpun dirinya tak mau apalagi tidak ada hasil yang di dapatkan dirinya.


Mereka tiba di salah satu supermarket terkenal di ibu kota, setelah memarkirkan mobil mereka pun masuk ke dalam.


"Iii baju nya lucu" ucap Ayas


"Beli deh trus langsung pake" ajak Ale


Mereka pun membeli pakaian itu dan langsung menggantinya,

__ADS_1


"Lucu bangett" ucap Ayas


"Ayo foto" ajak Ale



(Ayas, Rizell dan Ale)


"Sekarang ayo berburuuu makanan" ucap Rizell mereka pun mendoro troli mencari makanan untuk mereka.


"Lo mau coklat gak Zell?"


"Mau deh tolong ya Al"


"Lo juga Yas?"


"emm, nanti minta Rizell aja"


Mereka berada di beda tempat makanya saling berteriak mereka tak peduli toh ini diri mereka walau orang lain tak nyaman ya maaf.


Setelah membeli semua cemilan yang mereka suka, mereka menuju ke bar rbc untuk membeli beberapa botol minuman, memang ada temapt lain selain rbc tapi minuman yang mereka inginkan hanya ready di rbc di tempat lain kosong karna habis.


"No-na Grizelle?" Kaget manager tersebut kala melihat Rizell, Ayas dan Ale datang.


Asisten manager tersebut memberitahu kalau ada salah satu klien datang untuk membeli wine, tanpa mengetahui siapa dirinya mengiayakan akan bertemu dan ternyata? Kakak dari bos nya sendiri.


"Ah, lama tidak bertemu Tristan" sapa Rizell,


"I-iya nona lama tidak bertemu, m-mau beli a-apa ya nona?"


"Ck, dengan Rizell lo sopan sama kita mah kek ibu-ibu lo" sindir Ale


"Yee beda lah" sahutnya.


"Tolong wine Château Gruaud Larose sama Château Duhart-Milon dua botol dari masing-masing merk ya" ucap Rizell


Oh ya belanjaan tadi yang bayar Ale dan Ayas karna Rizell tak ikut bayar dirinya kekeh untuk membayar minuman yang mereka beli. Padahal belanjaan tadi juga Rizell yang mau bayar namun dirinya kalah suit alhasil Ayas dan Ale yang membayar.


"Njir banyak banget! Enggak beli dua bitol aja kenapa malah beli empat botol" sahut Ale


"I-iya nona" Tristan tak mungkin membiarkan Rizell maupun dua perempuan lainnya ini minum bisa-bisa dirinya di amuk anggota inti aquila.


"Stttt, bungkus aja trus lo tadi mo apa red label? Atau yang mana beli aja gue yang bayar" ucap Rizell


"Udah ah dua botol aja" ucap Ayas


"Bungus ya Tris, gue yang bayar" memberikan black card miliknya.


Mereka berdebat namun tetap saja Ayas, Ale dan Tristan kalah karna hampir saja Rizell ngambek karna keinginannya di tolak.


"Cuman enam botol gini hampir tiga puluh juta gila" gumam Ayas


"Mari partyyy" ucap Rizell membuat kedua sahabatny itu menggeleng.

__ADS_1


Mereka menuju apart untuk menikmati waktu bersama sebelum Ale pulang walau nanti juga balik lagi tetap saja mereka akan menghibur Ale.


...šŸ–¤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENšŸ–¤...


__ADS_2