Gerald Kane

Gerald Kane
GERALD 21


__ADS_3

SELAMAT DATANG DI GERALD KANEđź–¤


SEBELUM MULAI MAU TANYA KABAR KALIAN GIMANA HARI INI? HAPPY KAN? OH YA KALIAN UDAH FOLLOW IG FANBASE KAN? UDAH PSTI KAN YAA..


DAN YANG BELUM YUK BISA DI FOLLOW AKUN YANG EMANG SELALU AKTIF WALAU JARANG UPDATE.


@ARCELLAQUEENZIEG


@ARCELLAQUEENZIEG


@ARCELLAQUEENZIEG


@THEYCALLME.QUEEN


@THEYCALLME.QUEEN


@THEYCALLME.QUEEN


@THEYCALLME.QUEEN


@THEYCALLME.QUEEN


DI TUNGGU YAA!!!


BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA.


KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! AKU SELALU MANTAU KALIAN MAU DI IG ATAU KOMENTAR HEHEH JADII TERIMA KASIH BANGETT KALAU KALIAN JUGA AKTIF MAU IG ATAU KOMENTARđź–¤



Gerald masuk ke dalam kamar miliknya, seraya memperhatikan langit-langit kamar.


Mereka akan berangkat nanti siang, keberangkatan menggunakan pesawat umum yang mana akan sangat menguji kesabaran Gerald. Apalagi berita dirinya kecelakaan itu tersebar pastilah banyak yang mengenali siapa dirinya.


“Ck! Makin gak bisa tidur gua” gerutunya lalu bangun dari tidur dan pergi turun ke bawah.


“Ada berapa orang di markas?” Tanya Gerald.


“Sepuluh keknya Ger” ucap Varell


“Mau minum gak? Gue traktir” ajak Gerald.


“Minum dimana?”


“Bar lah, kecuali lo pada mau minum di sini”


“Gimana yang lain mau gak?” Tanya Varell ke yang lain setelah tadi di panggilnya.


“Sabeb mah kita”


“Gue mah tim gas aja”


“Di traktir kan bos?”


“Bar mana?”


“Ngikut suara terbanyak”


“Yee semua juga ikut kali”


“RBC aja” mereka mengangguk setuju.


Deru motor sport menggema kala mereka bersiap menuju RBC, tak peduli jika besok dirinya berangkat yang pasti Gerald minum dulu sudah lama dirinya tidak minum.


Setiba di bar, awalnya mereka tak di ijinkan masuk karna sudah penuh kata satpam nya di tambah hari ini ternyata ada salah satu dj terkenal yang manggung di RBC,


“Pada kenapa?” Tanya Gerald karna memang Gerald mampir ada yang di beli dulu tadi makanya meminta anak buahnya pergi ke RBC duluan.


“Penuh bang”


“Udah gak bisa masuk”


“Trus gimana Ger? Udah penuh ada dj Ray dateng makanya penuh” ucap Putra

__ADS_1


Gerald melirik ke pintu masuk, memang di lihat dari beberapa orang yang hendak masuk juga tak bisa.


...Tristan Rbc manager (call)...


Hallo bos?


^^^Gue di depan gak bisa masuk^^^


Hah? Lah eh????


Tunggu bentar gue ke bawah bos.


^^^Ya.^^^


...Panggilan berakhir...


Manajer tersebut buru-buru keluar dan mencari keberadaan Gerald, Gerald duduk di trotoar jalan seraya nyebat di temani sepuluh anggota aw.


“Bos?!” Melirik ke arah yang memanggilnya.


“Kenapa gak masuk bos? Penuh gimana kan ada table khusus punya lo”


“Tau mereka yang bilang” Putra yang merasa di lirik Gerald langsung menjelaskan apa yang di katakan satpam.


“Oalah pantes aja, iya untuk table bawah emang full bahkan di lantai satu tuh penuh makanya satpam bilang gitu”


“Gue mau minum” manager tersebut mengangguk.


Manager berjalan lebih dulu di ikuti mereka.


Dentuman suara musik yang mengisi seluruh ruangan, muda mudi terlihat snagat menikmati alunan musik dj tersebut. Saling berjoget brrssma juga saling peluk tak peduli akan penilaian orang yang melihat.


“Bill nya gue yang bayar” manager tersebut mengangguk paham.


Mereka mulai menikmati minum, hampir satu meja ini terdapat botol-botol minuman yang mereka pesan. Sepertinya Gerald benar-benar berniat untuk mabuk di tambah mmebawa para anak buahnya ini.


Pesta besar menurut mereka malam ini,


Bohong, padahal Gerald saat ini tengah menikmati minuman yang khusus di sediakan untuknya.


“Bos?” Manager kembali menghampiri mengingat tak seperti biasanya Gerald mabuk.


“Gue aman” ucapnya lalu manager itu mengangguk.


Meminta para wanita yang ada di dalam keluar dan biaya yang akan di tanggung oleh Gerald semua. Gerald tak di sentuh oleh perempuan karna di jaga oleh manager dan juga para perempuan itu di beritahu untuk tidak menyentuh Gerald.


Sampai pukul lima Gerald minum sendiri hampir menghabiskan semua minuman yang tersusun di meja itu sampai manager memindahkan semuanya dan meminta Gerald pindah ke kamar.


Sekitar pukul delapan pagi,


Mahen dan yang lain sudah berada di rumah Gerald, mereka tak ada yang masuk ke kamar Gerald hanya di lantai satu saja karna memang Gerald paling tidak suka kamarnya di jajah orang tanpa seijinnya. Bahkan maid juga begitu, jika Gerald meminta di bersihkan baru bukan berarti kamar Gerald jorok hanya saja Gerald memberishkan kamarnya sendiri.


“Geraldnya gak turun-turun ya?” Tanya mamah Lauren.


“Iya di telpon juga gak bisa ma” ucap Relga


“Bentar mamah cek dulu” keempatnya mengangguk.


“Lo ada cek lokasi gps nya?” Tanya Nata


“Udah gue cek gps nya di rumah” sahut Rian.


Di waktu yang sama,


“Gerald?”


“Nak bangun”


“Gerald!”


“Boy??”


“Kamu di dalam sayang? Kamu gak jadi berangkat?”

__ADS_1


“Mamah masuk ya?”


Mamah Lauren masuk, tak ada orang di dalam kamar kemana anak itu? Mereka akan berangkat jam sepuluh ini makanya para sahabatnya mendatangi biar berangkat sama-sama.


Kembali ke bawah,


“Geraldnya gak ada di kamar loh, kalian udah coba hubungin kan?”


“Udah ma Lau” ucap Rian.


“Minahh!!” Teriak mamah Lauren,


“Ya nyonya?” Buru-buru maid itu datang setelah di panggil,


“Cek motor Gerald tolong sama tanya satpam Gerald ada keluar gak?”


“Baik nyonya” maid tersebut langsung mengecek garasi tak ada motor Gerald hanya ada mobilnya saja.


Menanyakan ke satpam dan benar apa yang di katakan mamah Lauren Gerwld ada keluar tadi malam.


“Maaf nyonya, kata satpam. Tuan muda pergi ke markas utama aw”


“Oke makasih Minah”


“Coba Nat hub mereka yang di markas tadi malam sama sekarang”


Dio salah satu anggota yang saat ini berada di markas memberitahu kalau di markas tak ada Gerald hanya ada notes yang memberitahu kalau mereka ke rbc kalau ada apa-apa susul ke sana aja.


“Ada gak anaknya?” Tanya mamah Lauren


“Ada ma, tidur di markas” ucap Relga. Bohong sih sebenarnya orang markas bilang mereka Gerald di rbc yang mana Gerald berarti nginap di sana kalau tidak ada di markas.


“Koper Gerald udah ada kan ya ma Lau?” Tanya Rian


“Ada, udah di bawa ke kamar bawah tadi malam dia siapin”


“Biar kita bawa langsung aja gapapa kan ma? Kita berangkat bentar lagi soalnya”


“Oh? Gitu ya? Yaudah bentar mamah siapin bekal buat kalian dulu” mamah Lauren bergegas ke dapur.


“Hubungin Tristan coba” suruh Nata, Tristan itu manager rbc.


...Tristan (call)...


Halwoahh eh sorry hallo?


^^^Tris, Gerald dimana?^^^


Hah? Sapa lo?


^^^Jing, gue Rian!^^^


Oh, sorry baru bangun gue.


Iya si bos di rbc hotel


mabuk banget anaknya.


Sampe pagi minum sendiri


^^^Kamar no berapa? ^^^


^^^Gue sama yang lain otw jemput^^^


Kamar dia biasa


^^^Okeoke, thx.^^^


Yoi


...Panggilan berakhir....


...đź–¤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENđź–¤...

__ADS_1


__ADS_2