Gerald Kane

Gerald Kane
GERALD 65


__ADS_3

...SELAMAT DATANG DI GERALD KANE🖤...


...SEBELUM MULAI MAU TANYA KABAR KALIAN GIMANA HARI INI? HAPPY KAN? OH YA KALIAN UDAH FOLLOW IG FANBASE KAN? UDAH PSTI KAN YAA.....


...DAN YANG BELUM YUK BISA DI FOLLOW AKUN YANG EMANG SELALU AKTIF WALAU JARANG UPDATE....


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...DI TUNGGU YAA!!!...


...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....


...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! AKU SELALU MANTAU KALIAN MAU DI IG ATAU KOMENTAR HEHEH JADII TERIMA KASIH BANGETT KALAU KALIAN JUGA AKTIF MAU IG ATAU KOMENTAR...



Satu bulan berlalu, Mahen juga tidak pulang ke Indonesia membuat Gerald dan yang lain kalang kabut. Bagaimana tidak panik mereka kalau Mahen cuman memberikan kabar dia baik-baik saja,


Awalnya Gerald dan yang lain ingin menyusul Mahen tapi kata Mahen dirinya tidak mau selalu bergantung dengan para sahabat nya.


Tidak ada peperangan, Mahen bersama kakak tiri nya sedang menghabiskan waktu bersama entah quality time atau menyusuh strategi yang akan mereka lakukan.


Mereka memang sempat panik untungnya para orang tua atau dewasa memberikan mereka arahan untuk membiarkan dan memantau dari jauh saja. Ternyata Mahen sudah tau kalau dirinya di pantau oleh keluarga Ouranos sejak tiba di negara itu.


"Mami perutnya udah besar" gumam Rizell seraya mengelus perut mami nya.


"Gendutan gak si kak pipi mami?"


"Enggak ko kek biasa aja, tapi ko mami tambah cantik si"


"Bisa aja kamu ka"


"Serius mi, oh ya cewek apa cowok adek nya?"


"Belum di cek, nunggu tujuh bulan aja sekalian syukuran"

__ADS_1


...DEBUGGG...


...PRANGGG...


Sontak keduanya langsung menoleh ke arah sumber suara,


"Anj!" Ringis Gerald,


Gerald sedikit mabuk dirinya baru saja pulang dan malah menabrak gucci yang ada di dekat pintu, kaki nya terinjak pecahan itu karna memang oleng.


"Astaga Ger!!" Panik Rizell dan mami,


"Aduhh itu darahnya!! MASSSS MASSS!!"


"GILBERTT!!" Mami meneriaki nama suami nya.


"Diem dulu!! Jangan gerak!!" Perintah Rizell membuat Gerald berdiri walau agak sempoyongan.


"KENAPA SAYANG!!!" Panik Gilbert


"ITU ANAK KITA KAKI NYA KENA BELING!!"


"LAURENN KENAPAA??" Nenek dan oma panik mendengar teriakan mami ikut keluar begitupun kakek dan opa.


"Nancap?" Tanya Gerald seraya memperlihatkan beling yang menancap di telapak kakinya.


"HADUH HADUH KEPALA AKU PUSING ADUHH!!" Mami tiba-tiba pingsan untung Rizell sigap memegangi maminya.


"ADUH GERALDDDD!!" Kesal sang papa lalu ke arah sang istri,


Alhasil dua-duanya di larikan ke rumah sakit, untung mami tidak terlalu lama pingsan cuman beberapa menit dan sadarkan diri saat di perjalanan.


Tapi tetap saja mereka berdua di bawa ke rumah sakit untuk di periksa, apalagi mami yang sempat pingsan takut dede bayi nya kenapa-kenapa.


"Lo mabok?" Rizell baru menyadari kalau adeknya mabok.


Mereka beberapa mobil dan Rizell satu mobil dengan Gerald karna yang lain jagain mami.


"Tau si anj Relga ngasih campuran apa mabok gue jadinya"


"Apaansi gausah ngomong lo bikin gue kesel"


"Yaelah Zel lo yang ngomongin gue"


"Basat mabok lo jelek banget!! Perasaan lo jago minum kenapa malah mabok"


"Si Relga gak tau minum campuran apa Zel marahin ya?"


"Ini kita dimana Zel? Bau darah cok lo men?"

__ADS_1


...PLAKKK...


"Diem deh lo!!" Sopir di depan langsung tercengat kaget karna pertama kali melihat Gerald di tampar oleh kakaknya.


"Awas aja ya lo pada" gumam Rizell.


Rizell sudah menyusun rencana di dalam otak untuk menghukum adek-adek kurang ajar nya ini, dari minggu kemarin kerjaan mereka mabok-mabokan saja,


Semenjak Mahen bilang jangan menyusul kerjaan mereka minum entah di bar atau dimarkas, Rizell tau karna memang sering memantau story cerita teman-teman adeknya.


Setiba di rumah sakit,


Kondisi mami baik-baik saja walau sempat syok alhamdulillah keduanya baik-baik saja, kalau Gerald kakinya di jahit empat jahitan karna ternyata lukanya cukup dalam walau ukuran pecahannya sedang saja.


Pantas saja di perjalanan tadi Gerald bilang bau darah karna darah di kaki Gerald terus keluar tanpa henti sampai saat di obati tadi juga masih keluar darah.


Untung Gerald mabok coba aja enggak sudah aduh aduh aduh kesakitan,


...🌚🌚🌚...


Eden menjemput Rizell di kampus, tumben sekali gadis idamannya ini minta jemput.


"Mau kemana dulu?" Tanya Eden


"Sekolah Gerald"


"Mau ngapain?"


"Bocorin motor mereka"


"Lah? Kenapa?"


"Lo tau kan tadi malam si Gerald di bawa ke rumah sakit karna kaki nya ke injek beling?"


"Iya tau"


"Nah itu anaknya lagi mabok, mkasut gue tuh oke boleh lah mabok tapi gak tiap malam! Mami sampe pingsan gegara liat darah nya tadi malam kesel banget sumpah!!"


"Bukannya mereka udah gue larang dari beberapa hari yang lalu ya? Trus kata Nata dia gak ada minum lagi"


"Dihhhh!! Tiap malem anjirr!! Gerald yang kuat minum tiba-tiba mabok tadi malam"


"Perlu gue hajar gak mereka satu-satu?"


"Bolehhhh" Eden mengangguk menuruti permintaan sang idaman.


Sudah jelas pasti nanti mereka akan kena bogem satu-satu pleh Eden, counter mereka itu Eden dan Rizell jika sudah marah. Walau Gerald kadang berani menghadapi Eden tapi tetap saja dia menghormati Eden.


Dengan seragam kerjanya, Eden menyetir mobil menuju sekolahan adek-adeknya.

__ADS_1


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...


__ADS_2