Gerald Kane

Gerald Kane
GERALD 33


__ADS_3

...SELAMAT DATANG DI GERALD KANE🖤...


...SEBELUM MULAI MAU TANYA KABAR KALIAN GIMANA HARI INI? HAPPY KAN? OH YA KALIAN UDAH FOLLOW IG FANBASE KAN? UDAH PSTI KAN YAA.....


...DAN YANG BELUM YUK BISA DI FOLLOW AKUN YANG EMANG SELALU AKTIF WALAU JARANG UPDATE....


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...DI TUNGGU YAA!!!...


...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....


...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! AKU SELALU MANTAU KALIAN MAU DI IG ATAU KOMENTAR HEHEH JADII TERIMA KASIH BANGETT KALAU KALIAN JUGA AKTIF MAU IG ATAU KOMENTAR...



Gerald dan Mahen sudah berada di Spanyol, awalnya Mahen tak ingin teman-temannya ada yang ikut. Walau yang lain menurut tetapi Gerald tidak.


Mereka berada di sebuah caffe yang ada di jalan utama, besok akan ada festival dan akan melewati jalan ini orang-orang yang merayakan.


Keduanya tengah berbincang santai sampai tiga orang masuk ke dalam caffe tersebut mengalihkan fokus mereka.


"Posisi" perintah Gerald dengan gumam an nya.


Mahen menghela nafas pelan, dia dan Gerald tau siapa yang datang padahal mereka tidak memberitahu lokasi mereka saat ini ke nyokap Mahen.


Untung saja caffe tempat mereka berada di jaga sangat ketat oleh puluhan bodyguard aquila.


"Ger, ke lantai dua keknya enak" ucapnya sedikit kencang.


Lantai dua sudah di rubah sedemikian rupa ruangannya, kaca yang anti peluru dan tak bisa di lihat dari luar juga ada kamar untung beristirahat seperti rumah pada umumnya juga.


Mahen dan Gerald sengaja mendesain caffe ini senyaman mungkin setelah membeli nya miliaran rupiah,


Mereka berdua naik ke atas tak lama di susul ketiga orang itu,


"hola mi hijo (hallo anakku)" Mahen diam tak menyahut namun dirinya melangkah mendekat ke ibunya.


...BUGGG...


"Mahen!!" Kaget sang mamah saat pengawal nya di pukul oleh Mahen.

__ADS_1


...BUGGG...


...BUGGG...


...BUGGG...


"Udah anj!!" Gerald menarik Mahen kencang hingga terbanting ke kiri.


"¡Te dije! ¡No saques a mi mamá antes de que me asegure de que el lugar de reunión sea seguro! estas cansado de vivir? (aku sudah bilang! jangan bawa ibuku keluar sebelum aku memastikan tempat yang akan jadi pertemuan aman!! apa kalian bosan hidup?)"


Para pengawal nyokapnya hanya diam, bahkan nyokap Mahen saja kaget melihat anaknya langsung menghajar pengawalnya tanpa ba bi bu.


"Mahen, es culpa de mamá, no de ellos. madre que los obligó a llevarte a donde estás, no te enfades más ¿de acuerdo? Lo siento por ser demasiado apresurado (Mahen, ini salah ibu bukan salah mereka. ibu yang memaksa mereka mengantarkan ke tempat kamu berada, jangan marah lagi ya? ibu minta maaf karna terlalu gegabah)"


"¡váyanse muchachos! (Enyah kalian!)" ucap Mahen ke pengawal nyokapnya.


"Madre sabe ahora es muy peligroso! Mahen no quiere que mamá haga nada. ¿Sabe el rey que mamá se ha ido? (ibu tau sekarang sangat berbahaya! Mahen gak mau kalau ibu kenapa-kenapa. apa kaisar tau kalau ibu pergi?)" nyokap Mahen menggeleng. (Penulisannya kalo ada yang salah tolong di maafkan)


Mahen menghela nafasnya seraya memijit pelipisnya.



"Bunda kangen kamu" ucapnya seraya mendekati Mahen dan memeluknya.


"Ashhhh! Jangan nangis bun! Mahen juga kangen bunda" Mahen membalas pelukannya.


Gerald memberi kode ke yang lain agar mereka keluar dan memberikan waktu ke mereka berdua.


"Amankan semua area! Permaisuri kedua ada di sini jangan sampai ada yang tau" perintah Gerald.


Di istana utama yaitu istana kaisar tengah sibuk, kaisar juga sangat marah karna para penjaga tidak mengetahui kemana perginya permaisuri.


"¡¡¡ENCUENTRA A LA EMPERATRIZ INMEDIATAMENTE 2! (SEGERA TEMUKAN PERMAISURI 2!!!)"


Kaisar begitu panik dan marah, dirinya sangat mencintai permaisuri pertama dan putra mahkota hanya karna kebodohannya di kala muda membuat mereka sering berdebat dan bahkan membuat dia dan putra pertamanya harus berpisah demi keselamatan putranya.


(Bahasa Indo aja ya harusnya bahasa Spanyol)


"Baginda, ada utusan dari aquila"


"Suruh dia masuk!"


"Baik baginda"


Utusan itu di kirim oleh Gerald, memberikan pesan ke baginda kaisar agar tidak terlalu khawatir.


"Tinggalkan aku dan dia berdua! Yang lain pergi"


"Baik baginda"


"Katakan!" Perintah baginda kaisar setelah semua orang pergi.


"Maaf kelancangan saya baginda, saya utusan dari aquila ingin menyampaikan pesan bahwa anda tidak perlu khawatir karna permaisuri pertama dalam keadaan sehat dan sangat aman di bawah pengawasan dan lindungan aquila"


"Apa putra ku ada di sini?"

__ADS_1


"Maaf baginda saya tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut"


"Kenapa aku tidak boleh tau? Aku juga ingin bertemu dengan putraku! Aishhh!!" Kaisar duduk di singgasananya seraya menutupi matanya.


"Anda bisa menemui putra mahkota nanti malam di istana milik putra mahkota, baginda" kaisar langsung menatap utusan tersebut.


"BENARKAH!!!"


"Kalau begitu aku akan menyiapkan semuanya!!" Utusan tersebut menggeleng.


"Aquila yang akan melakukannya, sebisa mungkin kabar putra mahkota tidak di ketahui siapapun dan tidak menyebar keluar istana"


"Begitu? Baiklah!! Aku akan menjamin semua dan akan membayar semuanya"


"Tentu"


Di dunia ini tidak ada yang gratis bahkan untuk kekaisaran.


Kembali ke caffe,


Bunda nya menangis seraya tersenyum menatap Mahen, anaknya tumbuh sendirian jauh dair pengawasan dirinya.


Ada rasa penyesalan kenapa dirinya harus menjadi permaisuri sampai harus membuat dia dan anak nya berpisah sangat jauh bahkan sangat lama.


Bohong yang katanya empat bulan sekali menjenguk itu hanya bohong agar Mahen tidak khawatir saja. Nyatanya mereka tidak pernah empat bulan itu menemui Mahen.


Mereka bertemu setahun satu kali itupun kalau kondisi nya kondusif.


"Bunda bisa pulang sekarang, Mahen akan menyusul. Kita bertemu di istana ku"


"Kamu pulang? Berbahaya sayang!!"


"Semua aman, Gerald dan yang lain sudah mengamankan istana putra mahkota"


"Tetap saja Mahen!!"


"Sudah waktunya bunda, aku bukan anak kecil lagi. Aku bisa menjaga diriku dan bunda siapapun tidak akan bisa menyentuh kita berdua bahkan seujung kuku pun"


"Aaakhh hikss kamu hikss bunda takut kamu kenap.. hikss pa napa hikss"


"Bunda jangan nangis terus, besok akan di umumkan kembalinya putra mahkota tapi tidak untuk publik hanya penghuni istana saja yang akan di beritahu"


"Bunda sangat bahagia makanya bunda nangis!!!"


"Ayahanda akan memukulku kalau mata bunda bengkak seperti ini"


"Bunda yang akan memenggal kepala ayah kamu kalau dia berani memarahi kamu!!"


Mahen tertawa, Gerald yang mendengar tawa sahabatnya itu pun tersenyum entah kapan terakhir kali Mahen sebahagia ini biasnaya muka datar kek aspal baru.


"Gerald akan mengantarkan bunda ke istana" ucap Mahen,


Karna Mahen belum bisa tenang jika para pengawal itu yang mengantarkan bundanya, saat ke caffe ini saja tadi pengawalan mereka begitu longgar. Jika Mahen kembali ke istana habis lah mereka akan mendapatkan latihan kematian yang akan dia berikan ke semua pengawal istana.


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...

__ADS_1


__ADS_2