
...SELAMAT DATANG DI GERALD KANEš¤...
...SEBELUM MULAI MAU TANYA KABAR KALIAN GIMANA HARI INI? HAPPY KAN? OH YA KALIAN UDAH FOLLOW IG FANBASE KAN? UDAH PSTI KAN YAA.....
...DAN YANG BELUM YUK BISA DI FOLLOW AKUN YANG EMANG SELALU AKTIF WALAU JARANG UPDATE....
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...DI TUNGGU YAA!!!...
...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....
...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! AKU SELALU MANTAU KALIAN MAU DI IG ATAU KOMENTAR HEHEH JADII TERIMA KASIH BANGETT KALAU KALIAN JUGA AKTIF MAU IG ATAU KOMENTAR...
Flashbackk..
Beberapa tahun lalu,
Alexa baru saja lulus dari sekolah menengah pertama.
"Mamii Ale ranking satu hhihi Ale senang" ucapnya saat berjalan berdampingan dengan sang mami.
"Kakak mau hadiah apa hmm?"
"Kakak? Ale kan gak punya adek mi"
"Kamu bakal jadi kakak, karna di perut mami ada adek kamu" Ale menatap mami nya terkejut lalu menatap sekeliling.
"Mami ayo ikut Ale!!" Ajak Ale.
"Eh?? Mau kemana sayang??" Walau bertanya dirinya tetap mengikut anaknya.
Di sini mereka, gudang sekolah yang sudah tak terpakai.
"Mami, mami serius?"
"Iya sayang"
"Tapi mi? Mami tau papa kan?" Ale panik,
"Ah,, hahaha gapapa sayang mamah sudah punya rencana jadi kamu sama adek kamu gak bakal di pukul dan kamu gak bakal di pukul papa lagi okey? Kita bakal hidup jauhh dari sini dan bahagia sama-sama"
"Mi? Maafin Ale karna ada nilai Ale yang 99 kemarin dan mami malah di pukul papa buat lindungin Ale! Padahal mami lagi hamil tapi malah lindungin Ale"
"Sttt ko malah bahas yang gak penting sih? Ayo sekarang kita pulang trus bikin makanan kesukaan kamu" Ale mengangguk.
"Ale bakal jaga mami dan adek"
"Mohon bantuannya kakak" ucap sang mami dengan nada bayi.
Mereka berjalan di koridor,
"Astaga nyonya, anda ternyata disini" ucap pengawal itu.
"Ada apa?"
"tuan meminta anda segera pulang"
"Oh, yaudah ayo"
__ADS_1
Mereka pun pulang,
Setiba di rumah. Ale hendak memberitahu kalau dirinya ranking satu namun tak jadi saat melihat sang papa tengah bercumbu dengan wanita lain di sofa rumah mereka.
"Ale? Masuk kamar ya" Ale mengangguk lalu berlari dengan cepat menaiki anak tangga.
"Ada apa?"
"Ck!! Istri syalan tidak sopan sekali kamu!!"
"Eugg aaahh" rintih perempuan yang ada di dekapan suaminya.
"Syalan eughhh fast bby" ucap sang suami.
"EXAN!!"
"Eugh!! Pergi sana jawlang!!" Usirnya.
"Syalan!! Meminta ku cepat pulang hanya untuk menyaksikan tingkah laku bodoh mu!!"
Anak siapa yang di kandung nyokap Ale? Ya anak dari orang yang tengah bermain di sofa ini, bayi di kandungannya ini ada karna terpaksa walau begitu dia menerimanya karna tak mungkin dia gugurkan janin ini tidak salah.
Malam tiba,,
"ALEXANDRAA!!"
"ALE!!!"
"ALEEEEEXANDRAAAAAAA!!"
"Mami mamiii mamii Ale takut!!!" Panik Ale seraya berlari keluar kamar namun saat membuka pintu ada maminya yang baru saja hendka membuka pintunya.
"Ada mami sayang, kuat ya?" Ale menggeleng.
"Mami Ale takut mi"
"Kakak harus kuat ya?"
"Kakak?" Maminya mengangguk.
...PLAKKK...
"Yaa!!" Kaget mami saat anaknya di tampar begitu saja.
"ANAK BODOH!!! Kamu maling duit gue kan!!"
"Al-ale gak ad-a am hikss ambil d-duit papa hikss"
"JANGAN BOHONG!! SINI KAMU!!" Ale di tarik paksa untuk mausk ke ruang kerja.
Siksaan terus menerus sejak Ale kecil,
Ale harus mendapatkan nilai sempurna, selama empat belas tahun hidup Ale hanya seputar belajar, belajar dan belajar. Ale harus mendapatkan nilai 100 tak boleh kurang.
Mau hujan badai, gempa bumi Ale harus belajar dan harus mengikuti semua lomba atau olimpiade yang di adakan, selain itu harus bisa menggunakan minimal empat alat musik tradisional dan internasional.
"Urus anak haram lo itu!!" ucapnya setelah keluar dari ruang kerja.
Mami langsung berlari masuk dan memeriksa tubuh Ale lalu memeluk anaknya itu tangis pilu terdengar.
"Ale gapapa mami"
"Mami jangan nangis"
"Mami harus kuat demi adeknya kakak" walau begitu suara Ale bergetar karna sakit yang di rasakannya.
"Bulan depan kamu ke Australia ya? Ayas katanya tadi chat kamu dia mau ke Australia juga buat sekolah di sana"
"Ale mau sama mami"
"Mami bakal nyusul kamu okey?"
"Mami janji?" Ale mengangguk.
Awalnya memang bulan depan Ale harus berangkat ternyata mami nya berubah pikiran seminggu kemudian Ale harus bernagkat lebih dulu ke Australia.
__ADS_1
"Jangan sentuh anak gue!! Kalo lo masih mau hidup!!" Ucap mami ke papa.
"Najis!!" Ucapnya lalu pergi.
Ale sudah di Australia sekitar seminggu bersama orang kepercayaan maminya,
Beberapa bulan berlalu, kehamilan maminya sudah mebginjak usia 8bulan jalan sembilan. Ale memaksa untuk pulang dan maminya membolehkan.
Ale tak pernah memberitahu kalau papa nya kadang ke Australia hanya untuk meneriksa nilai dan menghukum nya.
"Mami??? Ko mami kurus banget!!!" Kaget Ale saat melihat maminya walau begitu maminya terap cantik.
"Mami kurus? Astaga kamu ini ya mami sangat gendut tau karna adek makannya banyak" bohong.
Banyak lebam juga di tubuh maminya Ale tau karna dia tak bodoh,
"Kakak besok balik ke Australia ya? Kakak kalo di sini gak aman"
"Kakak baru tiba kemarin loh mi? Masa mami gak kangen?"
"Mami sudah buat laporan ke polisi buat jeblosin papa kamu jadi kamu harus aman dulu nanti kalau semua sudah beres kita tinggal sama-sama dan mami bisa peluk kakak leluasa dan kita bahagia sesuai dengan janji mami ke kakak"
Ale menatap lekat maminya,
"Baik mami, tapi malam ini Ale mau tidur sama mami ya?"
"Pasti sayang"
Malam begitu cepat serasa tak ada malam karna suasana rumah cukup menegangkan sang papa yang nengamuk karna bisnis ilegalnya di ketahui polisi walau masih bisa di handle.
"tolong bawa Ale sejauh mungkin" pinta mami ke bodyguard kepercayaannya.
"Hoamm Ale masih ngantuk mi" ucapnya
"WANITA TIDAK TAU DIRI" Mami dan Ale kaget mereka buru-buru turun saat terdengar teriakan dari kamar utama di lantai dua.
"Tolong bawa Ale!!" Pinta mami
"YAAAA!!! BRNGSEK!!"
"PEREMPUAN ****** TERNYATA KAU YANG MELAPORKANNYA!!!
Papa mengejar mami dan Ale yang turun dari tangga,
"PERGI ALEE!!!"
"KAMU HARUS BAHAGIA NAK!!!"
"MAMI SAYANG KAMU MAMI BAKAL SUSUL KAMU SAYANG!!"
...DOOORRRR...
...DOOOORRR...
...DOOOORRR...
"Mami sayang kam...." Ale yang meyaksikan maminya di tembak tepat di depan mata hendak berteriak dan berlari ke arah maminya namun tak bisa.
Mulutnya di bekap dan tubuhnya di peluk erat oleh bodyguard suruhan maminya. beberapa bodyguard yang ada juga menutupi pintu agar tak dapat di ketahui papa nya kalau Ale pergi.
"Mami mami hikss adek mami tolong hikss tolong" Ale menangis sejadi-jadinya di dalam mobil seraya di peluk bodyguard tersebut.
"Tolong mami om hikss tolong mami hikss adek Ale hiks ade Ale om hikss"
"Arghh hikss mami hikss mamii"
"Huwaaaaaa aaarghhh jahat hikss mami om hikss tolong mami hikss"
"Tuhan hiks tuhan tolong hikss Ale janji tuhan hikss Ale janji buat lebih rajin bekajar tapi tolong tuhan hiks tolong mami hiikss hikss tolong adek hikss"
Cukup lama Ale menangis sampai air mata tak keluar lagi dan dirinya tertidur,
"Maafkan saya nona" ucap bodyguard tersebut karna merasa bersalah.
...š¤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENš¤...
__ADS_1