
...SELAMAT DATANG DI GERALD KANEđź–¤...
...SEBELUM MULAI MAU TANYA KABAR KALIAN GIMANA HARI INI? HAPPY KAN? OH YA KALIAN UDAH FOLLOW IG FANBASE KAN? UDAH PSTI KAN YAA.....
...DAN YANG BELUM YUK BISA DI FOLLOW AKUN YANG EMANG SELALU AKTIF WALAU JARANG UPDATE....
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...DI TUNGGU YAA!!!...
...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....
...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! AKU SELALU MANTAU KALIAN MAU DI IG ATAU KOMENTAR HEHEH JADII TERIMA KASIH BANGETT KALAU KALIAN JUGA AKTIF MAU IG ATAU KOMENTARđź–¤...
...‼️BANYAK BAHASA YANG GAK BOLEH DI TURU ATAU DI TERAPKAN YA!! BIJAK DALAM MEMBACA‼️...
Mata mereka bertemu, raut datar Geral saat menatap nya tadi berubah jadi seringai saat mata mereka bertatapan.
“hello bastard (hallo badjingan)” ucap Geral tanpa suara namun dapat di pahami melihat laki-laki itu menampilkan raut wajah kesal membuat Geral semakin senang.
“Keluar bro” ucapnya lagi tanpa suara dan laki-laki itu terpancing tentunya.
Geral menepuk bahu Mahen membuat Mahen sedikit tersentak lalu menatap Geral, Geral memberi kode kalau salah satu pria itu berbisik ke temannya dan tak lama mereka berdiri.
“Anak sinting” gumam Mahen saat melihat Geral tersenyum sedari tadi.
Mereka pun keluar menyusul tiga orang itu, tapi hanya Geral dan Nata yang bakal mendatangi mereka Mahen, Relga dan Rian agak jauh dari mereka untuk memantau keadaan.
“Lo bocah kemarin kan?”
“Kenapa? Mau gue hajar lagi?” Tanya Geral.
“Bgst lo!!” Orang itu nenyerang Geral namun dengan gesit menghindar.
“Anu, dimana tuan muda?” Tanya Davian ke Mahen dan dua temannya.
“Noh” Relga menujuk ke arah Geral yang tengah berkelahi.
“Ahh, itu emn kata tuan berkelahinya jangan di tempat umum” Davian sedikit ragu memberitahunya.
“Kenapa?” Tanya Mahen.
“Kalau mau membunuh setidaknya jangan di tempat umum biar mudah di bereskan”
“Agak lain” gumam Mahen namun Mahen menyetujui ucapan Davian.
Mahen berjalan menuju mereka yang berkelahi dua lawan tiga tersebut, di ikuti Davian, Relga dan Rian.
“Ger pindah tempat aja” ucap Mahen.
“Kenapa?” Tanya Nata.
__ADS_1
“Bokap Geral yang suruh” Geral bukannya kaget dirinya malah tersenyum.
Kalau seperti ini berarti sang ayah mengijinkan kalau dirinya boleh bertindak sesuai keinginannya, ah Geral sangat senang.
...BUGGG...
Sekali pukulan itu langsung menbuat lwan di depan Geral pingsan, sengaja Geral membuatnya pingsan agar mudah di pindahkan.
“Bngst!!”
“Lo juga harus tidur bodoh”
...BUGGG...
“Nat buru” perintah Geral tentu saja Nata langsung mengahajar lawannya sampai pingsan juga.
Pengawal bayangan yang sedari tadi bersembunyi langsung di minta muncul untuk memindahkan tiga orang ini ke dalam bagasi mobil untuk di pindahkan.
“Yang cewek gimana?” Tanya Nata.
“Lo bertiga mau? Pakai abis itu bawa ke markas bokap gue”
“Dude” Relga dan Rian tersenyum memang Geral sangat memahami jalan pikiran mereka aliss sepemikiran.
...🌑🌑🌑...
“Udah bangun?” Tanya Geral saat salah satu dari ketiganya mulai sadar,
“Dim... anj lepasin gue!!”
“No no bukan lo ternyata” Geral mengulang rekaman suara itu mencocokkan suara yang ada di rekaman.
“Eugh, **** dimana gue!!”
“Bngst lepasin gue anj” Geral yang tadinya tersenyum langsung menatap tajam ke orang yang baru bangun itu.
“Lo cowok Rizell kan!! Anj lo ya”
“Ughh takut”
Langkah kaki yang terdengar berat namun terburu-buru itu mendekat, Geral tau siapa yang datang tentu saja tuan Gilbert Ouranos papa nya yang juga sangat emosi.
“Dimana sampah itu”
“Asta..duh itu... di dalam tuan”
Geral duduk di depan tiga orang itu, tentu saja dia menahan diri untuk tidak langsung menjahit mulut sampah tersebut sesuai permintaan papa nya.
“Santai dong pa” ucap Geral saat papanya membuka pintu jeruji besi itu.
“Yang mana”
“Sebelah kiri”
...BRAKKK...
...BUGGG...
Papa Gilbert menendang lalu menginjak wajah pria itu, berani sekali pria jelek seperti ini memiliki pikiran seperti itu tentang putri nya.
“Pa!!” Geral sedikit kesal namun sepertinya oara tahanan itu salah artikan, karna raut wajah memelas mereka seperti mendapat pertolongan dari Geral.
“Kan itu jatah Geral!! Geral udah siapin jarum jahit nya loh!!!” Sekerika wajah memelas meminta pertolongan itu berubah menjadi rasa takut.
__ADS_1
“Setelah papa buat gigi nya rontok” ucap sang papa.
“Ah papa mah!!”
“Bapak sama anak sama aja gak normal” batin Mahen yang baru datang.
Berulang kali Gilbert menginjak wajah orang itu mungkin tengkorak otaknya sudah retak atau bahkan pecah karna orang itu tak sadarkan diri dan banyak mengeluarkan darah.
“Kan jangan sampai mati” gumam Geral
“Papa juga tau! Dia cuman kritis” ucap Gilbert
“Sinting” gumam Mahen
“Siapa yang ngomong” tanya Gilbert
“Oh kamu ya!!” Orang yang di tunjuk lantas kaget dan memohon ampun sontak Geral langsung mencegah papanya untuk menendang kembali kepala orang itu.
“Bagian Geral lah gantian” Gilbert mengangguk,
“Dav, urus jangan sampai mati buat seolah kecelakaan” perintah Gilbert.
“Baik tuan”
“Gimana mau di buat seolah kecelakaan kalo mukanya tercetak sepatu begitu” batin Davian.
“Sumpah ya anj gak ada yang waras” batin Mahen.
Geral duduk di hadapan irang yang memohon di ampuni itu, menarik lengan kirinya dan mengukir inisal nama keluarga mereka Our di lengan tersebut.
Mulut mereka du bungkam karna kata Geral,,
“Mereka mendesah anj takut gue padahal gue cuman ngelukis tangan mereka pake mendesah masa nereka nafsu sama gue”
“Itu sakit kesakitan tolol bukan mendesah” sahut Mahen
“Alah lo mah gak tau, ini mereka cuman gue teken ni tangannya masa ah ah ah gila kan kalo bukan karna Rizell juga gue gak mau nyentuh mereka jijik”
“Iya Ger iya suka suka lo aja udah, buru selesain kata bokap lo hari ini Rizell pulang”
“Bentar lagi juga selesai”
...SREEKK...
“Anak gblg” ucap Mahen kaget melihat Geral menancapkan dan menarik ke arah bahu pisau bedah itu.
“Selesai hahaha, obati mereka”
“Oh ya sebelum itu, gue harap lo pada bungkam dan renungkan dosa kalian. Kalau lapor polisi juga percuma lebih baik lo pada intropeksi diri dan membusuk dalam penyesalan”
Geral pun keluar menyusul Mahen setelah memberikan wejangan kepada dua orang yang mendapatkan tatto Our yang di buay Geral.
“Nata bilang nanti siang mereka antar”
“Bilang gak usah, cukup sebar kirim ke mereka dan suruh minta maaf sekalian sujud ke Rizell kalau mereka gak mau atau Rizell gak mau maafin sebar videonya”
“Ck. Lo bener-bener ya”
“Mereka yang mulai bukan gue”
“Iya dah, untung gue temen lo”
“Mau jadi musuh gue lo?”
“Gak gitu bngst”
“Siapa tau kan” Mahen memutar bola matanya malas.
__ADS_1
Gilbert papa Geral berada di ruangannya, tempat ini adalah markas mafia Aquila sama seperti nama geng motor Geral yang mana Aquila wild yang artinya Elang buas kalau milik sang papa cuman Elang.
...đź–¤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENđź–¤...