
...SELAMAT DATANG DI GERALD KANEđź–¤...
...SEBELUM MULAI MAU TANYA KABAR KALIAN GIMANA HARI INI? HAPPY KAN? OH YA KALIAN UDAH FOLLOW IG FANBASE KAN? UDAH PSTI KAN YAA.....
...DAN YANG BELUM YUK BISA DI FOLLOW AKUN YANG EMANG SELALU AKTIF WALAU JARANG UPDATE....
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...DI TUNGGU YAA!!!...
...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....
...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! AKU SELALU MANTAU KALIAN MAU DI IG ATAU KOMENTAR HEHEH JADII TERIMA KASIH BANGETT KALAU KALIAN JUGA AKTIF MAU IG ATAU KOMENTARđź–¤...
“Ger, orang yang kita tangkap sebelum mati bilang target mereka itu lo dan kakek! Lo yakin? Target mereka itu Mahen?”
“Ya, gue bisa pastiin”
“Mereka mengetahui identitas kita semua ternyata”
“Target utama mereka Mahen”
“Apa identitas Mahen sudah diketahui?” Nata mengambil pistol yang ada di pinggangnya sedari tadi lalu mengarahkan ke John.
“Tuann!!” John mengangkat tangannya karna kaget.
“Pengkhianatan?”
“Saya dan para pengawal berani bersumpah tuan!! Kami tidak berkhianat dan tidak membocorkan identitas tuan muda Mahen” ucap John.
“Bukan mereka” ucap Gerald, Nata menatap Gerald namun tetap mengarahkan pistol tersebut ke John.
“Untuk saat ini tak ada kecurigaan di mereka”
“Ck!! Siapkan mobil, kita ke rumah utama” perintah Nata ke Adin sekertaris nya.
“Baik tuan”
“Bangunkan Mahen, kita ke rumah utama! Berkumpul bersama lebih baik” ucap Nata,
Gerald memutar-mutar belatinya, seraya menunggu yang lain bersiap. Otaknya tengah berpikir dan mulai mencurigai bawahan Mahen yang sangat di oercsya Mahen itu.
“Gue lagi istirahat bgst!!!” Kesal Mahen karna di paksa bangun,
“Tinggal tidur lagi di mobil ribet banget hidup lo!!” Jawab Nata,
“Target mereka gue kan? Dan lo pada masih kekeh bawa gue ke tempat dimana kita bisa aja di boom mereka dan mati. Lo pada mikir gak resiko kalo kita tetap sama-sama!!”
“Dari kita sampe rumah, lo udah gue minta susul Gerald dan yang lain kan Nat? Kenapa malah batu banget mau sama gue!! Dari pada lo berdua sama gue mending gabung dan yang lain biar mereka gak nargetin lo juga!!”
“Gue tinggal, lo pada berangkat ke rumah ut...”
...BUGGGG...
“Banyak bacot!!” Mahen pingsan, padahal Mahen sudah sekuat tenaga menahan dirinya agar tidak pingsan namun malah kena bogeman Gerald.
“Tidur kek dari tadi” gumam Gerald lagi.
“Bopong” perintah Nata,
__ADS_1
Mereka pun bergegas pergi sebelum pergerakan mereka di ketahui orang-orang bayaran tersebut, lampu lalu lintas sudah di sabotase anggota hacker Aquila agar mereka segera tiba di rumah utama.
“Anak setan!!” Batin Mahen, Mahen sudah sadar namun kepalanya snagat pusing alhasil dirinya menikmati tiduran saja.
“Relga bilang sudah ada dokter Dasya di rumah utama” Nata memberitahu,
Tak lama mereka tiba di rumah utama, Mahen mau di bopong oleh para pengawalnya namun dirinya menolak dan memilik berjalan sendiri sambil menatap kesal ke arah Gerald dan Nata.
“Anj ko bisa!!!”
“Cok?”
“Hen Ta kenapa bisa begini”
“Astagaaaa” dibut Relga dan Rian, mereka tak mengira kalau Mahen dan Nata akan mendapat luka seperti ini.
“Obati dulu baru kita malan malam bersama” ucap kakek yang tengah duduk di ruang tengah.
Mahen di obati Dasya, salah satu dokter keluarga mereka yang mana berarti lima keluarga yang menjamin semua kebutuhan Dasya dan harus dapat di percaya.
...⚫️⚫️⚫️...
Selesai makan malam, kakek sudah merencanakan mereka akan berangkat dengan tiga pesawat jet pribadi, para pengawal sebagian menggunakan pesawat biasa agar membagi waktu.
“Bisa-bisanya nyewa tiga pesawat padahal punya pesawat sendiri” gumam Rian heran
Walau begitu tetap saja mereka menyewa, setiap pesawat dua anggota keluarga dan para pengawalnya. Mereka membayar setengah-setengah, bukan mereka tetapi orang tua mereka yang membayarnya setelah tau apa yang terjadi.
“Langsung ke Indonesia?” Tanya Nata,
“Ini nih ini, contoh-contoh anak suram!! Kakek udah jelasin berulang kali perasaan” ucap Relga
“Anj gua cuman memastikan”
“Nyenyenyee”
“Bisa diem gak!!” Tanya Gerald.
Mereka langsung diam, mereka tengah menunggu Mahen yang mengganti perban karna tadi saat santai di ruang tengah Relga tak sengaja jatuh dan menekan luka Mahen.
Selesai di obati mereka bergantian keluar rumah, tujuan utama mereka akan berbeda ada yang ke Vietnam, Brunei Darusalam dan Kamboja.
Setelah itu mereka akan bertemu di negara Brazil sebelum ke Indonesia sepertinya ini akan melebihi waktu seminggu, walau begitu mereka tak masalah.
“Kabar-kabaran” ucap Rian sebelum pergi,
Yang terakhir pergi Gerald dan Mahen, kakek pergi lebih dulu bersama Nata, Relga dan Rian satu pesawat mereka berdua berangkat kedua barulah Gerald dan Mahen.
“Padahal gue diem aja anj bisa-bisanya malah di incar” gerutu Mahen sambil berjalan masuk ke dalam mobil.
“Resiko”
“Sorry”
“Najis, kek sama siapa aja lo”
Mereka pun berangkat setelah memastikan dua pesawt yang lebih dulu berangkat tadi aman, tujuan Gerald dan Mahen adalah Vietnam. Mereka memilih beberapa negara terdekat dulu untuk membuat para pembunuh bayaran bingung.
Mereka rela mengeluarkan uang hampir satu miliar demi keselamatan mereka, Mereka bahkan membeli tiket penerbangan lain juga agar mereka bisa membingungkan orang-orang itu.
...⚫️⚫️⚫️...
...Video call grub ...
Rian
Gua Relga bakal berangkat langsung ke Brazil
Nata
Kakek bilang istirahat dulu sehari baru bernagkat lagi
Mahen
Kalau memungkinkan
__ADS_1
^^^Istirahat dulu, kalau ada hal mencurigakan langsung cari tempat aman^^^
Relga
Brunei bagus banget gilaa
Rian
jangan kek orang udik! Kek gak pernah keluar kandang aja
Nata
Si kakek, baru sampe langsung ngajak ke rumah temen nya. Gak tau apa kita lagi di ambang kematian
^^^Turutin aja^^^
Nata
ya ini, cuman kan khawatir aja gue.
nenek gue ngechat di suruh ke Belgia katanya gak usah ke Brazil
Relga
kakek gua juga suruh gua langsung ke Belanda bilanh kakeknya Gerald katanya biar bisa main catur bareng.
Rian
jing grandpa gua juga gila ya mereka gak mikir apa para cucu mereka di ambang kematian malah minta mampir.
Mahen
kakek nenek gue nyuruh ke balikpapan
Rian
Anj gelap
Relga
Hen nyebut hen wkwk
^^^Idiot^^^
Mahen
kan emang di balikpapan
Nata
Buka mata Hen buka, jangan gelap begitu.
Relga
jokes nya Mahen gak lucu cok bawa-bawa mayat
Nata
Relga tolol
Rian
Relga tolol (2)
^^^3^^^
Mahen
4
...Read...
Mereka tengah beristirahat di salah satu hotel yang ada di negara yang mereka datangi.
...đź–¤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENđź–¤...
__ADS_1