
Will pikir itu hanyalah ancaman belaka. Namun, rupanya Will salah besar. Seusai acara berakhir, Wileen meminta salah satu maid menyiapkan segalanya. Beberapa hari ini Wileen ingin menenangkan diri.
"Kalau kau masih menginginkan Zack berada di sini, lupakan Olivette! Aku sudah merelakan suamiku demi menyambut cinta lamaku, tetapi jika kau masih saja seperti itu. Jangan salahkan aku jika keputusanku nantinya akan memilih meninggalkanmu!" pungkas Wileen sebelum meninggalkan mansion.
Saat hubungan Will dan Wileen mulai renggang, berbeda dengan hubungan Olivette dan Ethan semakin erat. Sejak menyatakan bahwa Olivette sangat mencintai suaminya, Ethan selalu memberikan perhatian lebih.
"Apa kau suka saat mama menyetujui rencana gender reveal party untuk dua bayi kita?"
"Tentu, Ethan. Aku bahagia sekali. Oh ya, selama ini aku jarang sekali meminta sesuatu padamu. Bisakah kau bawa kedua orang tuaku ke sini? Aku ingin mereka menyaksikan kelahiran cucunya."
Jangankan orang tua, permintaan pertama Olivette kapan hari mengenai apel hitam membuat Ethan harus meninggalkan pekerjaannya selama beberapa hari. Memang tidak langsung, tetapi keinginan istrinya tetaplah menjadi keharusan.
Kalau hanya orang tua, Ethan bisa pergi ke sana kemudian menjemputnya. Walaupun berbeda negara, tetapi demi istrinya apa pun akan dilakukan.
"Kau mau aku membawanya kapan? Ehm, maksudku setelah gender reveal party, atau besok?"
Sebenarnya gender reveal party hanya beberapa hari lagi, sedangkan kelahiran bayi ini masih beberapa bulan lagi. Maka, Olivette lebih memilih saat Olivette siap melahirkan.
"Mendekati persalinan saja, Ethan. Itu waktu yang tepat agar mereka bisa menentukan mau tinggal di sini atau menetap di negaranya."
Saran yang bagus. Keesokan harinya, hari-hari Ethan sangat luar biasa. Dia menyempatkan diri untuk menyiapkan segala sesuatunya bersama Bella. Selain itu, tidak lupa Ethan menyiapkan kamar khusus untuk kedua bayinya jika sudah lahir. Walaupun masih proses pengerjaan, tetapi Ethan sangat menikmati perannya.
"Tuan, semua sudah siap. Undangan pun sudah kami kirimkan kepada daftar yang sudah Anda buat. Oh ya, mengapa Anda tidak mengundang Tuan Will? Bukankah dia selalu mengundang Anda dan Nyonya, Tuan?"
Sebenarnya Ethan sudah memasukkan list namanya. Namun, dia menghapusnya lagi karena menurutnya itu tidak terlalu penting. Hanya mantan yang sikapnya serakah harus dihindarkan dari acara sepenting ini. Olivette malah senang saat tahu suaminya mencoret nama mantan suaminya itu. Lebih baik seperti itu ketimbang membuat gaduh suasana mansion.
__ADS_1
Undangan spesial ditujukan kepada Vincent dan Grace. Namun, mereka tidak akan datang secara langsung melainkan dilakukan secara virtual. Rasanya akan sangat bahagia jika mereka bisa berkumpul bersama.
"Kami ingin acara berjalan sebagaimana mestinya, Bella. Oh ya, souvernir sudah kau pesan? Hanya tinggal beberapa hari saja, bukan?"
"Semua sudah beres, Tuan. Mereka akan mengantarkannya ke mansion."
Ethan sudah tidak sabar melalui hari-harinya untuk menanti kehadiran bayi kembarnya. Sementara Olivette dan Grace sudah berjanji untuk bertemu saat keduanya sudah melahirkan bayi masing-masing.
Hari yang sudah dinantikan pun tiba. Semua orang bersuka cita saat gender reveal party diadakan. Tidak hanya anggota keluarga, tetapi seluruh karyawan perusahaan Ethan. Suasana mansion dibuat semeriah mungkin karena mereka hanya mengundang bagian dari perusahaan dan beberapa kerabat dekat.
Olivette menggunakan gaun maternity berwarna soft blue, sedangkan Ethan harus menggunakan jas warna pink karena ini konsep gender reveal party-nya.
Seperti yang sudah disepakati, selain acara ini, Olivette akan melakukan foto maternity. Tidak hanya untuk dirinya, tetapi karena permintaan Grace. Foto itu harus dikirimkan seusai acara karena Grace ingin meng-upload foto itu bersamaan dengan foto maternity miliknya.
Mereka masih berada di dalam kamar sedang bersiap. Olivette dibantu seorang make up artist yang mengurus riasannya hingga selesai. Begitu juga dengan penata rambut yang sudah direkomendasikan oleh Clara.
"Anda sangat terlihat anggun sekali, Nyonya. Bahkan saat kandungan Anda sangat besar, Anda tetap sangat cantik. Tinggal beberapa minggu lagi Anda akan melahirkan," ucap penata rias tersebut.
"Belum, masih perlu beberapa bulan lagi. Ini baby twin. Aku rasanya tidak sabar lagi." Antusias Olivette terlihat jelas saat dirinya berada di depan cermin.
"Aku pun demikian, Sayang."
Mereka bergegas keluar kamar karena acara akan segera dimulai. Para tamu undangan begitu antusias untuk mengetahui gender bayi milik Tuan Ethan.
Clara pun merasakan kebahagiaan. Setelah hampir 9 tahun putranya mengarungi bahtera rumah tangga, baru kali ini Clara mendapatkan kebahagiaan berlimpah.
__ADS_1
"Selamat, Nyonya! Akhirnya Anda akan menjadi seorang Grandma," ucap salah satu tamu.
"Kebahagiaan yang sangat luar biasa, Nyonya. Selamat untukmu dan keluarga. Sebentar lagi mansion ini akan sangat ramai sekali."
Suasana berlangsung sangat meriah hingga mereka melakukan foto maternity lebih dulu sebelum meletuskan balon. Tidak lama, akhirnya mereka mengumumkan bahwa kedua bayinya adalah perempuan.
Banyak sekali ucapan selamat dan mendoakan kelahiran bayinya agar semakin lancar. Selain itu, mereka ingin datang lagi saat kedua bayi kembar itu lahir. Rasanya sangat tidak sabar untuk menanti waktu itu.
"Terima kasih atas kedatangan kalian. Aku bersyukur ini tahun pertama keluarga Soenser mengadakan perayaan yang sangat luar biasa ini. Ucapan spesial khusus untuk Mama dan istriku tercinta. Tahun ini suasana mansion kami akan semakin ramai. Semoga doa-doa kalian selalu menyertai langkah kami," ucap Ethan memberikan sambutan yang sangat sederhana.
Hanya itu yang mampu dia berikan karena kebahagiaannya sudah sedemikian rupa, sehingga Ethan tidak membutuhkan apa pun lagi selain untuk membahagiakan istrinya.
Genggaman tangan Ethan membuktikan bahwa cintanya begitu dalam. Tidak hanya itu, saat melangsungkan foto maternity, kecupan hangat di perut istrinya menjadi pertanda bahwa dia sangat bahagia.
Salah satu fotografer diminta untuk memotretnya menggunakan ponsel karena ingin mengirimkannya langsung pada Vincent dan keluarga. Hari-hari mereka sangat bahagia saat menerima foto tersebut.
"Lihat, Olivette semakin bersinar. Aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengannya." Grace selalu antusias saat membahas istri sahabat dekat suaminya.
"Bersabarlah! Aku pun demikian. Aku sudah tidak sabar untuk pergi berlibur bersama. Betapa bahagianya kita bersama anak-anak nanti," sahut Vincent.
Bagi Vincent dan keluarganya, Olivette membawa keberuntungan tersendiri. Akan sangat bahagia bila nantinya salah satu putrinya akan menjadi menantu keluarga besar Vincent.
Sementara Wileen yang memutuskan keluar dari mansion suaminya sedang mengalami dilema. Dia tidak bisa tinggal sendiri tanpa pasangan. Terlebih saat dirinya tahu betapa bahagianya Ethan bersama Olivette saat ini. Perayaan gender reveal party-nya begitu mewah.
"Kau sangat beruntung memiliki Ethan, Olive. Entah, terkadang aku pun merasa menyesal dan cemburu saat melihat kalian bahagia seperti ini. Semula aku selalu merendahkanmu, tetapi sekarang semuanya berbanding terbalik menyerang diriku. Will tidak sebaik dan sehangat yang aku kira," gumam Wileen sambil memandangi foto maternity Olivette yang diunggah di media sosial milik Grace.
__ADS_1