
Hai...perkenalkan namaku cantika putri.
panggil saja cantika. aku anak kedua dari 3 bersaudara. entah apa yang membuatku berbeda dari saudara-saudara ku. mereka terlihat tidak pernah menyukaiku. ibu maupun ayahku tidak pernah peduli kepadaku. hanya nenekku lah yang menyayangi aku sejak kecil.
"Dari mana saja kamu jam segini baru pulang"kata ibuku.
"Aku baru pulang kerja bu" ucap ku
"Alasan saja kamu. kakakmu saja kerja tidak pernah sampai malam begini" ucap ibuku
"Bilang saja kamu kelayapan. Dasar anak tidak tau di untung" ucap ibuku lagi.
Disitu aku sudah tidak ingin menjawab perkataan ibuku lagi. aku langsung masuk kamar. karna tidak ingin mendengar ucapan ibu yang menyakitkan.
tokk tokk tokk
"nak kamu yang sabar ya" ucap nenekku.
aku langsung memeluk nenekku.
"aku baik baik saja kok nek". ucap ku.
"terimahkasih ya nek. nenek selalu baik padaku dan nenek selalu peduli terhadapku" ucapku sambil terus memeluk nenek.
"kamu itu cucuku mana mungkin nenek tidak peduli terhadapmu nak. kamu itu anak yang baik. tidak usah memikirkan ucapan ibumu tadi ya nak" ucap nenekku
"iya nek. makasih ya nek. aku sayang nenek" ucap ku.
"nenek juga sayang kamu nak" ucap nenek.
"ya sudah sekarang kamu mandi lalu istirahat"ucap nenek.
__ADS_1
"baik nek cantika mandi dulu ya" ucap ku.
setelah itu nenekku keluar dari kamarku. aku bergegas pergi mandi. setelah selesai dengan ritual mandi ku.
aku langsung merebahkan badanku di kasur.
"Ah capek sekali hari ini . kapan ya ibu sama ayah sayang kepadaku seperti meraka sayang ke kak rani dan adek" ucap ku. setelah itu aku terlelap.
"cantikaa cantikaa bangun" teriak ibuku.
"cepat kepasar" teriaknya lagi.
"iya ibu sebentar.cantika mandi dulu" ucapku
setelah itu aku bergegas mandi.
setelah selesai dengan ritual mandiku dan berdandan. aku langsung berjalan menuju dapur.
" Maaf bu" ucapku.
"sudah sana pergi kepasar. ini catatan belanja nya" ucap ibuku.
"baik bu" ucap ku.
aku kepasar berjalan kaki karna memang jarak rumah ke pasar lumayan dekat.
setelah selesai berbelanja. aku langsung pulang. karna takut di marahi ibu kalau aku terlalu lama.
saat di perjalanan pulang. dari arah belakangku ada seorang cowok yang hampir menabrakku.
saat aku menghindar semua belanjaan ku jatuh.
__ADS_1
" oh tidak nanti ibu pasti marah" ucap ku.
" hai kamu harus tanggung jawab. kamu harus ganti rugi semua belanjaan ini" ucap ku
" apa katamu? aku harus ganti rugi?" ucap cowok itu sambil matanya melotot kearah ku.
" iya. lihat semua belanjaan ku hancur" ucapku.
"tidak aku tidak mau ganti rugi"ucap cowok itu.
"kamu harus ganti rugi" teriak ku.
"aku tidak mau" ucap cowok itu.
tanpa pikir panjang aku langsung melepar sandalku ke arah dia.
"ah..sakit" pekik cowok itu
"rasain.. salah sendiri kamu tidak mau ganti rugi" ucap ku.
lalu cowok itu pun pergi tanpa ganti rugi atas barang belanjaan ku.
"awas kau" ucap ku sambil berteriak ke arah mobil cowok itu.
dengan langkah yang lemas aku pun sampai di rumah ku.
"bu belanjaan nya rusak semua"ucap ku
"apa katamu"ucap ibu sambil melotot ke arah ku.
"tadi ada cowok yang tidak sengaja menabrak ku bu" ucap ku
__ADS_1
next...