
"a-apa ini kantor dia" batin ku.
" hei ngapain kamu malah diam" ucap cowok tersebut.
" sa-saya pegawai baru pak" ucap ku sambil gemetar.
" oh kamu pegawai baru " ucap dia sambil tersenyum licik.
"harus ku kerjai dia biar tau rasa" batin putra.
Ya dia adalah putra.
dia anak dari pemilik perusahaan. tempat cantika bekerja.
" ikuti saya" ucap putra
"sa-saya pak" ucap cantika
"iya kamu mau siapa lagi.
di sini cuma ada kamu dan saya" ucap putra
"baik pak" ucap cantika
"sepertinya dia akan mengerjai ku" batin cantika
" karena kamu telat kamu harus membersihkan toilet"ucap putra sembari tersenyum
" tapi pak saya telat hanya 5 menit" ucapku.
"walaupun hanya 5 menit itu sama saja telat" ucap putra
" baik pak " ucap ku.
"jangan lupa yang bersih" ucap putra
__ADS_1
" iya pak "ucap ku.
" yang benar saja aku sudah serapi ini harus membersihkan toilet" batin ku
"ah sudah lah bersihkan saja dari pada aku di pecat di hari pertama ku bekerja" ucapku
1 jam berlalu.
aku terus membersihkan kamar mandi.
" ah akhir nya selesai juga" ucap ku sembari mendudukkan diri ku di lantai.
"laper sekali rasanya cacing di perutku sedang demo" ucapku seraya mengelus perut ku.
aku berniat untuk memakan roti.
karena aku selalu membawa roti .
ya tau sendiri aku harus berhemat agar kebutuhan ku tercukupi.
"enak sekali kamu ya malah makan roti disini" ucap putra
"ngeselin banget orang ini" batin ku
"maaf pak saya laper lagian saya sudah selesai kok membersihkan toilet nya" ucap ku sembari berdiri menunjukan hasil kerjaku membersihkan toilet.
" sekarang ikut saya ke ruangan saya"ucap putra
" baik pak" ucap ku.
aku berjalan di belakang pak putra banyak sekali yang melihat ku dengan tatapan ingin membunuh. bagaimana tidak pak putra adalah orang yang bisa di bilang dia sempurna dia tinggi ganteng putih dan memiliki lesung pipi.
itu lah yang membuat para karyawati menatap ku dengan sorot mata yang tanjam.
sesampai di ruangan pak putra.
__ADS_1
" bersihkan ruangan ku karna petugas kebersihan tidak masuk hari ini"ucap putra
"apa" ucap ku
"apa kau tidak dengar apa yang aku ucapkan"
"apa aku harus mengulangi ucapan ku?" ucap putra
"ti-tidak pak"ucap ku
" sepertinya dia memang ingin mengerjaiku awas saja kau bos ngeselin lihat saja pembalasan ku" batin ku.
"kenapa kamu dia saja cepat kerjakan" ucap putra
"baik pak"ucap ku.
"ngeselin sekali dia seenaknya dia mengerjaiku seperti ini " batin ku.
"apa yang kau pikirkan.
apa kau kira aku mengerjaimu" ucap putra
"ti-tidak pak saya hanya memikirkan bagaimana cara menata ruangan bapak yang sangat berantakan inu supaya terlihat rapi" ucap ku
"apa katamu barusan" ucap putra
"maaf pak saya tidak bicara apa apa" ucap ku seraya membersihkan sampah yang berserakan dimana mana.
"jorok sekali dia sampah ada dimana mana.padahal tempat sampah juga ada disini kenapa malah buang nya ke sambarang arah" ucap ku seraya mengabil sampah di bawa kolong meja.
" tampan sih orang nya tapi jorok banget ihh" ucap ku
"ah akhirnya selesai juga " ucap ku seraya melihat jam yang melingkar di tangan ku.
"wah ini sudah jam makan siang " ucap ku seraya keluar dari ruangan pak putra.
__ADS_1
next...