Harga Sebuah Daster

Harga Sebuah Daster
Promo Simpanan Abang Angkat


__ADS_3

Langkah yang riang, senyum yang cerah, wajah yang cantik dengan kulit yang putih mulus, membuat seorang gadis yang bernama Airy Andara menyedot perhatian orang-orang yang berada di bandara. Setiap gerak-gerik tidak lepas dari pantauan orang-orang yang dia lewati.


Airy merasa sangat senang, karena akan bertemu lagi dengan keluarga angkat yang begitu baik baiknya. Apalagi, saat dia melihat seorang laki-laki tampan dengan postur tubuh tinggi tegap, yang bernama Cakrawala Samudera. Seorang manager di perusahaan Samudera logistik, membuat senyumnya semakin mengembang.


"Abang!" panggil Airy dengan tersenyum manis. Jantungnya berdegup kencang melihat laki-laki yang diam-diam dia cintai.


Jantung kondisikan! Kenapa masih saja berdetak kencang. Ternyata, kuliah jauh ke luar negeri pun tidak dapat merubah perasaan aku sama Abang, batin Airy.


Laki-laki itu pun langsung mendongakkan kepalanya. Dia tersenyum manis melihat adik kesayangannya sudah berdiri di depannya. Tanpa ragu, laki-laki itu langsung memeluk Airy.


"Kenapa lama, hm?" tanya Sam, panggilan dari Cakrawala Samudera. Dia mengelus lembut rambut adiknya


"Pesawatnya delay. Abang, Airy kangen sekali sama Abang."


"Abang lebih kangen lagi. Mau makan dulu apa langsung pulang?"

__ADS_1


"Makan yuk, Bang!"


Sam hanya menganggukkan kepalanya seraya mengambil alih koper yang dibawa oleh adik angkatnya. Dia memang tidak suka banyak bicara. Sam tergolong orang yang memiliki paham kalau diam itu emas.


Keduanya berjalan beriringan dengan tangan Sam menggenggam erat tangan Airy. Dia seakan-akan takut, adiknya akan hilang di tengah keramaian. Mereka pun masuk ke sebuah restoran yang ada di bandara.


"Pesan apa?" tanya Sam seraya mendudukkan bokongnya di kursi.


"Burger aja," jawab Airy dengan mengedarkan pandangannya.


"Apa di sana makannya hanya itu?" tanya Sam dengan menatap lekat adiknya yang terlihat semakin cantik. Apalagi, badan Airy semakin berisi dengan dada yang terlihat menonjol, membuat Sam meneguk ludahnya kasar.


"Lebih mudah mencarinya daripada makanan nusantara. Aku pesankan dulu ya! Abang tunggu di sini saja," ucap Airy seraya pergi menuju ke tempat pemesanan makanan.


Gadis itu langsung memesan makanan seperti yang dia inginkan. Dia pun memesan makanan untuk kakaknya. Tanpa bertanya dulu, Airy memesan makanan kesukaan Sam.

__ADS_1


Setelah mendapatkan semua pesanan makanannya, Airy pun kembali dengan nampan di tangannya. Dia sedikit kaget saat melihat Sam duduk dengan seorang gadis cantik yang dia tahu sebagai model terkenal, putri seorang pengusaha sukses.


"Bang, ini makanannya," ucap Airy dengan tersenyum ramah pada gadis cantik itu.


"Bukankah ini adik kamu, Sam?" tanya gadis cantik yang bernama Monalisa.


"Iya, dia baru datang," jawab Sam.


"Hai ... Aku Mona, calon istri Sam." Monalisa langsung mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan calon adik iparnya.


Duarrr!


Terasa tersambar petir di siang bolong, wajah Airy memanas seketika. Namun, dia berusaha menyembunyikan perasaannya dengan menampilkan senyum terbaiknya.


"Aku Airy, Kak. Senang berkenalan dengan Kakak," ucap Airy. "Ayo, Kak! Kita makan bersama," ajaknya.

__ADS_1


Sam hanya diam saja tidak ikut menimpali pembicaraan dua gadis cantik yang ada di depannya. Dia sibuk memperhatikan raut wajah adiknya. Entah kenapa, dia sangat berharap Airy akan cemburu pada Mona. Namun, apa yang dilihatnya tidak seperti apa yang dia harapkan.



__ADS_2