Hasrat Tuan Impoten

Hasrat Tuan Impoten
HTI | Bab 52


__ADS_3

Sheren sepertinya memiliki imajinasi yang begitu aneh saat hamil ini. Mungkin karena terlalu menyukai pekerjaannya sehingga wanita itu selalu terbayang-bayang untuk memproduksi keringat di tempat kerja.


Saat ini, kedua manusia yang baru selesai melakukan ritual untuk mempererat hubungan itu akhirnya saling bertatapan dengan napas yang memburu.


“Di ruang kerja nggak enak. Kurang luas, beda sama ruangan kamu di kantor, Mas. Bagaimana kalau ronde kedua kita lakukan di kantor saja!” bujuk Sheren yang rupanya belum merasa lelah.


Nathan yang sudah mengeluarkan iler si Ucup sekali, seketika mengangkat alis tinggi-tinggi. “Sekarang banget di kantor? Ini sudah hampir jam pulang loh,” kata Nathan sembari melirik arloji di pergelangan tangannya.


Sheren turun dari meja dan merapikan rok yang dia pakai. Keduanya masih memakai kostum kerja saat melakukan duel menyenangkan itu. Semua karena menuruti imajinasi Sheren, padahal Nathan ingin sekali melucuti pakaian istrinya itu.


“Memang kenapa? Kantor itu kan tempat kerja kita. Nggak akan aneh kok kalau kita ke sana, ya walaupun bukan buat kerja,” balas Sheren dengan bibir mengerucut. Dia sudah ingin sekali mewujudkan imajinasinya, tapi sepertinya sang suami tidak ingin mewujudkan imajinasinya itu.


“Kalau nggak mau ya udah deh.” Sheren memungut kain segitiganya dan memakainya di depan Nathan.


Melihat wajah cemberut istrinya itu, Nathan seperti mendapat sinyal bahaya yang dipancarkan oleh wajah Sheren. Kalau wanita itu merajuk, bisa-bisa nasib Ucup ada di ujung tanduk.


“Siapa yang nggak mau, Sayang?” Nathan turut merapikan pakaiannya dan seketika mendekap tubuh Sheren dari belakang. “Ya udah yuk kita ke kantor!” ajak Nathan sembari mengecup pipi Sheren dengan sayang.


Sheren yang awalnya cemberut, kini mulai menunjukkan binar bahagia. “Beneran, ya udah ayok!”

__ADS_1


Wanita hamil itu begitu antusias untuk mewujudkan imajinasinya yang tentunya sangat menguntungkan bagi Ucup.


Kenapa dia yang jadi semangat banget? Sepertinya kehamilan Sheren ini akan sangat menguntungkan! Ucup, Ucup. Selamat ya, kamu akan terjamin selama istriku hamil.


**


Saat ini Nathan dan Sheren sudah sampai di lobi kantor. Keduanya terlihat segar layaknya orang yang baru akan memulai kerja. Sementara itu, beberapa karyawan mulai keluar untuk pulang.


“Selamat sore, Pak, Bu,” sapa karyawan yang berpapasan dengan wakil direktur dan sekretarisnya itu.


Mereka tentu memandang aneh pada Nathan dan Sheren yang baru datang di jam pulang kantor. Saat orang-orang pulang kerja, dua orang itu malah baru berangkat. Andai saja mereka tahu apa tujuan Nathan dan Sherenn datang ke kantor, mereka pasti akan lebih tercengang lagi.


Tuan Winata keluar dari lift saat Nathan akan memakainya.


“Ada kerjaan penting, Pa. Cuma Sheren yang bisa handle. Kita cuma bentar kok, nanti langsung pulang,” jawab Nathan berkilah. Tidak mungkin juga dia jujur datang ke kantor untuk anu-anuan.


“Iya, Pa. Ada laporan yang ketinggalan,” sahut Sheren membela suaminya.


“Ya sudah cepat pulang nanti, biar Sheren bisa istirahat. Kasihan calon cucu papa nanti!”

__ADS_1


Nathan hanya mengangguk tak ingin memperpanjang masalah. Lebih cepat papanya pulang, akan lebih baik.


Setelah Tuan Winata pulang, Nathan dan Sheren yang sudah ada di lift pun menertawakan diri mereka sendiri. Bisa-bisanya mereka membohongi Tuan Winata demi kesenangan si Ucup yang mau dikasih makan donat.


“Mas, pokoknya nanti kamu perlakuin aku kayak sekretaris biasa ya, jangan tiba-tiba nyerang gitu aja!” kata Sheren menginteruksi.


“Kamu kok kepikiran kayak gini, emang kamu dapat inspirasi dari mana sih?” tanya Nathan bingung. Dia tidak menduga istrinya akan memiliki hayalan yang sekotor ini, walau tidak munafik Nathan yang paling diuntungkan.


“Dari koleksi di laptop kamu, aku pengen coba semuanya!”


“Kamu lihat itu?”


“Nggak sengaja aja, soalnya penasaran banget.”


“Berarti kamu udah lihat Ucup-Ucup yang lain dong, Sayang!”


“Ya sama aja, kayak kamu lihat donat-donat yang lain, Mas!”


***

__ADS_1


Jangan ditiru ya gess mereka rada gak waras 🥲


Kembang kambingnya jangan lupa 🤗🤗 eh kembang kopi maksudnya 💋💋💋


__ADS_2