Hasrat Tuan Impoten

Hasrat Tuan Impoten
HTI | Bab 85


__ADS_3

Scarlett sudah mulai belajar jalan tanpa bantuan kursi roda. Wanita itu sangat semangat untuk bisa sembuh demi putranya, Kenneth.


“Kamu nggak capek, Sayang?” tanya Kenzo yang sedari tadi memperhatikan istrinya yang sedang mondar-mandir latihan jalan.


Scarlett menggeleng kuat. “Nggaklah, aku malah senang bentar lagi udah mulai bisa jalan.” Wanita itu lalu mencubit gemas pipi putranya yang gembul dan lucu.


Kenzo yang sedang memangku Kenneth pun akhirnya turut mendukung semangat Scarlett. Dia menggerakkan tangan bayi yang ada di pangkuannya itu untuk memberikan dukungan dan semangat pada ibunya.


Benar saja, suara tawa bayi yang batu tumbuh gigi itu seperti kayu bakar yang membuat semangat Scarlett kian berkobar. Dengan tubuh gemetar, dia kembali melangkahkan kaki tanpa berpegangan pada alat bantunya.


“Mama kamu keren banget ya, Kenn,” seru Kenzo memuji sang istri.


Bayi itu terus tertawa, membuat Scarlett dan Kenzo berdecak kagum karena kelucuannya.


“Nanti, di acara tujuh bulanan Sheren, kamu pasti akan jadi bayi paling menggemaskan,” gumam Scarlett. Keluarganya memang sudah mempersiapkan semua untuk acara tujuh bulanan Sheren karena sekarang mereka sudah bersatu sebagai keluarga besar.


*


*

__ADS_1


*


Sheren saat ini sudah selesai dirias untuk acara syukuran kehamilannya yang sudah memasuki usia tujuh bulan. Wanita hamil itu terlihat sangat anggun dengan balutan busana modern yang dirancang khusus oleh desainer ternama.


“Uh, cantik sekali. Pas banget di badannya. Apalagi perut buncitnya makin kelihatan seeksi banget. Emang orang kalau udah cantik, mau pakai apa aja tetap kelihatan cantik ya!” ujar perancang busana yang sangat terkenal itu.


Mama Lita mangut-mangut menyetujui pendapat Evan Hermawan yang sedang memuji menantunya. Sheren memang terlihat lebih sempurna sore ini, sehingga wajar sekali jika wanita itu menerima pujian dari seorang perancang busana yang kondang seperti Evan Hermawan.


“Beneran cantik, Ma? Nggak gendut?” Mata Sheren berkaca-kaca menatap ibu mertuanya yang sudah seperti ibu kandung baginya.


Mama Lita mengusap punggung sang menantu dengan perasaan sayang. “Kamu cantiknya melebihi mama waktu masih muda,” timpal Mama Lita yang semakin meyakinkan bahwa Sheren memang terlihat cantik.


“Istri aku memang cantik, tapi cuma aku yang bisa menikmati semua yang ada padanya, luar dan dalam. Semuanya legit,” sahut Nathan yang baru saja masuk ke ruangan make-up. Dia mengedipkan mata genit pada wanita cantik dengan perut buncit itu.


“Maksudnya bagaimana?” tanya laki-laki itu sambil mengibaskan kipasnya.


Sheren secara refleks mencubit pinggang suaminya dan menampilkan senyum canggung. “Bukan apa-apa. Suami saya memang agak aneh orangnya.”


Mama Lita juga langsung melotot pada Nathan yang tidak bisa menjaga mulutnya. Apalagi di hadapan orang lain yang belum memahami karakternya. “Dia kebanyakan nonton doraemon makan dorayaki,” balas Mama Lita ikut tak enak hati.

__ADS_1


“Mama tuh Doraemon!”


“Oh iya kamu kan Nobita,” balas Mama Lita tak mau kalah.


Seketika Sheren tertawa karena candaan mama mertuanya itu. Sementara Evan Hermawan hanya bisa mengerutkan kening karena bertemu dengan keluarga aneh.


Untung saja mereka keluarga kaya. Maklumi saja lah!


*


*


Para tamu sudah berkumpul untuk merayakan syukuran kehamilan Sheren. Tak lama kemudian, Sheren muncul bersama Nathan untuk menemui para tamu yang shdah hadir.


Beberapa keluarga ibu tiri Sheren juga turut hadir karena Sheren dan Nathan memang mengundang banyak orang. Tentu saja itu demi menunjukkan pada semua orang bahwa Nathan bukanlah pria impoten.


“Wah, jangan-jangan kehamilan ini hasil teriak-teriak waktu tujuh bulanan Scarlett,” celetuk salah seorang tamu yang sempat ikut menguping pertempuran panas Sheren dan Nathan.


Papa Winata yang saat itu tidak ikut hadir, langsung mengerutkan kening. “Memangnya mereka siaran langsung? Kok kalian bisa tahu?”

__ADS_1


**


Kembang kopinya jangan lupa, ada yang kangen nggak sih, atau jangan2 udah lupa 😂 tanganku masih sakit tapi udah mendingan gaess, jadi aku emang kecelakaan motor dan tangan kananku kena aspal sampai ilang kulitnya 🥲 sory ya gaess 💖💖💖


__ADS_2