
Sheren sebenarnya sudah tidak mau mendengar apa pun tentang Kenzo dan Scarlett. Wanita itu ingin mengabaikan sang mantan kekasih, tapi Kenzo sepertinya begitu frustrasi sampai nekat mendekatinya.
“Sekali ini saja, tolong bantu aku, Sheren!” Kenzo meminta pada gadis itu dengan menangkupkan kedua tangan.
“Maaf, Kenzo. Aku nggak bisa bantu apa-apa. Walaupun nantinya aku tahu permasalahan kalian, tapi tetap saja aku nggak akan bisa bantu. Memangnya apa yang kamu harapkan dari adik tiri yang selalu dibenci oleh istrimu itu? Aku nggak akan bisa menasehati atau membantu apa pun. Jadi, lebih baik kamu bicarakan langsung dengan Scarlett masalah kalian!”
Sheren benar-benar tidak ingin berdekatan dengan Kenzo yang pada ujungnya akan membuat Scarlett cemburu dan semakin iri dengannya. Sebelum kesalahpahaman itu timbul, bukankah lebih baik menghindar?
Kenzo seperti tertampar dengan jawaban Sheren itu. Memang benar semua yang Sheren katakan bahwa mantan kekasih dan istori Kenzo itu tidak pernah akur walaupun mereka saudara tiri.
Laki-laki itu hanya bisa menghela napas berat. Sepertinya memang Sheren tidak bisa dan tidak mau membantunya.
Baru saja makanan Sheren datang, tiba-tiba hujan turun tanpa mendung sebelumnya. Padahal, sinar matahari masih menerangi saat ini.
“Oh, jadi kalian lagi berduaan di sini?”
Scarlett tiba-tiba muncul dengan ekspresi marah. Di saat yang bersamaan, Nathan muncul bersama beberapa orang yang ingin berteduh.
“Dasar nggak punya malu!” maki Scarlett yang tiba-tiba menuduh Sheren dan Kenzo.
__ADS_1
“Scarlett, kamu apaan sih?” Kenzo berusaha menarik lengan istrinya itu yang sudah membuat keributan di tempat umum. “Bikin malu tahu nggak!”
Mata Kenzo menyiratkan kekecewaan yang begitu besar. Dia tidak menyangka jika istrinya akan menyusul dan membuat keributan seperti saat ini.
“Kamu datang ke sini untuk ketemu sama dia, 'kan? Kalian diam-diam ketemuan di sini supaya nggak ada yang tahu kalau kalian masih berhubungan, kan? Apa kalian pikir aku bodoh?”
Scarlett benar-benar di luar kendali. Dia sama sekali tidak mau mendengarkan dulu penjelasan dari suaminya. Mulut Scarlett langsung nyerocos tanpa pikir-pikir sebelumnya.
Sheren hanya diam menyaksikan Scarlett yang memakinya di tempat umum. Wanita itu begitu tenang menghadapi saudara tirinya yang memang tidak pernah menyukainya.
“Ada apa ini?” tanya Nathan yang langsung menghampiri sang istri. Dia merangkul dan melindungi istrinya dari kekejaman Scarlett yang memang tidak pernah menyukai Sheren.
“Scarlet, kalau kamu pikir aku sudi berduaan saja dengan suamimu, kamu salah besar!” Sheren mulai angkat bicara. Sejak tadi dia hanya diam karena ingin membuat Scarlet malu dengan pikiran yang sendiri. “Jadi orang itu jangan suka asal nuduh! Aku ke sini sama suamiku, bukan suamimu. Nggak ada untungnya kok buat aku jalan sama suami kamu!” balas Sheren dengan senyum yang tertungging di bibirnya.
Melawan Scarlett memang harus dengan kepala yang dingin. Wanita seperti itu mudah sekali meledak apalagi jika menyangkut orang yang dibencinya.
“Kamu lihat sendiri! Itulah bedanya kamu sama Sheren. Kalau kamu mau dicintai seperti Sheren, kenapa kamu nggak bisa bersikap seperti dia? Bikin malu aja!”
Kenzo meninggalkan Scarlett dan semua orang yang ada di tempat itu. Dia menembus hujan di cuaca yang lumayan panas itu. Harga dirinya sudah dihancurkan oleh istrinya sendiri, benar-benar memalukan.
__ADS_1
“Scarlett, Kenzo itu baik, jangan sampai kamu menyesal kalau Kenzo ninggalin kamu gara-gara ulahmu sendiri!”
Sheren terpaksa mengatakan hal itu pada Scarlett, walau bagaimanapun dia juga ingin kakak tirinya itu berubah menjadi lebih baik.
Scarlett sudah terlanjur malu. Dia ikut meninggalkan tempat itu dan menyusul sang suami yang sudah masuk ke mobil.
***
Kejadian di lapangan golf itu membuat Nathan jadi kepikiran. Sebagai suami Sheren, Nathan tentu sedih melihat istrinya yang tidak pernah akur dengan saudarinya.
“Scarlett memang gitu sejak dulu. Nggak udah dipikirin!” kata Sheren sembari meletakkan segelas kopi buatannya di meja sang suami.
“Kamu sama dia kan saudara, kalian punya Nando sebagai adik kalian juga. Memangnya kamu nggak mau memperbaiki hubungan sama Scarlett?”
Pertanyaan suaminya itu membuat Sheren tersenyum kecut. “Scarlett yang nggak mau memperbaiki hubungan sama aku. Kamu tahu sendiri kan dia gimana, Mas.”
Di tengah obrolan Sheren dan Nathan itu, tiba-tiba Nando adiknya Sheren mengirimkan kabar bahwa Scarlett dilarikan ke rumah sakit karena terserempet mobil.
***
__ADS_1
Kembang kopinya jangan lupa 💋💋 Siapa yang mau nyumpahin Scarlett, monggo keluarkan unek unek kalian 😂😂😂