Hasrat Tuan Impoten

Hasrat Tuan Impoten
HTI | Bab 77


__ADS_3

Scarlett sudah memberanikan diri untuk menghubungi Sheren. Bersama Kenzo yang sudah selesai sarapan dan menunggu waktu untuk berangkat ke kantor, wanita itu memberanikan diri untuk menghubungi saudari tiri yang dulu selalu disakitinya.


“Dia nggak akan marah, ‘kan?” gumam Scarlett sambil menatap nama Sheren di layar ponselnya.


Kenzo mengusap punggung istrinya itu untuk memberi semangat kepada Scarlett yang tengah dilanda keraguan. Wajar memang jika Scarlett merasa minder dengan keadaannya yang mungkin sulit untuk dimaafkan Sheren. Namun, setiap orang punya kesempatan untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik.


“Sheren pasti maafkan kamu kalau kamu memang tulus. Jangan khawatirkan hal-hal yang belum tentu terjadi, Sayang!”


Scarlett mengangguk membenarkan ucapan sang suami. Baginya cukup sulit untuk memulai percakapan dengan Sheren yang sudah banhak disakiti, tetapi wanita itu tidak akan tahu hasilnya jika belum mencoba.


“Ya, halo!” Suara Sheren mulai terdengar di ponsel Scarlett.


Dengan mengambil napas berat lalu mengembuskannya dengan pelan, Scarlett pun memberanikan diri untuk membuka obrolan.


“Sheren, ini aku. Bisa kita bertemu? Aku ingin bicara banyak hal sama kamu,” kata Scarlett dengan suara yang terdengar sedih.


Dia hanya ingin bertemu dan meminta maaf secara langsung, supaya Scarlett juga bisa melanjutkan hidup tenang bersama keluarga kecilnya.


“Scarlett! Ada apa?” tanya Sheren.


“Aku ingin ketemuan sama kamu, apa kamu bisa?”

__ADS_1


Sheren tidak langsung menjawab pertanyaan Scarlett itu. Dia diam sejenak membuat Scarlett kian kehilangan kepercayaan dirinya.


“Kamu nggak bisa ya?” ulang Scarlett hampir pasrah.


“Em, kalau sekarang aku nggak bisa. Lusa aja gimana? Aku ke rumah kamu deh, sekalian jenguk anak kamu,” balas Sheren kemudian.


Senyum cerah mulai terbit di bibir Scarlett usai mendengar jawaban dari adik tirinya itu. “Boleh, boleh! Aku tunggu kamu!”


Kenzo yang sejak tadi mendengarkan obrolan dua saudara itu pun ikut mengulas senyum lega. Setidaknya Sheren mau menemui Scarlett jika mendengar balasan istrinya itu.


Scarlett mengakhiri panggilan teleponnya dengan perasaan bahagia. Dia tidak menyangka jika Sheren mau bertemu dengannya, padahal dia sama sekali tidak mengungkapkan alasannya.


Scarlet menatap suaminya yang sudah berpakaian rapi. Dia memainkan dasi Kenzo yang sebenarnya sudah rapi. “Dia mau ke sini katanya, tapi nggak sekarang, lusa!”


Kenzo merapatkan duduknya agar bisa memeluk sang istri yang juga duduk di sofa yang sama. “Aku harap setelah ini kita bisa memulai hidup yang lebih baik,” harap Kenzo sembari mendekap tubuh sang istri.


Mama Dena yang melihat hubungan putra dan menantunya kini membaik, ikut merasakan kebahagiaan yang mereka rasakan. Dia menatap cucunya yang baru kembali ke rumah setelah berjemur di halaman belakang.


“Lihat, Sayang. Karena kehadiran kamu, mama dan papa kamu semakin erat hubungannya. Mama kamu juga jadi lebih baik sekarang. Kamu benar-benar anugerah, Kenneth, Sayang.” Mama Kenzo itu menciumi cucunya yang sangat dia sayang.


Melihat putranya sudah selesai dijemur, Scarlett melepas pelukannya dari sang suami. Dia masih punya rasa malu untuk tidak bermesraan di depan mertuanya.

__ADS_1


“Kenneth udah selesai jemur ya?”


Banyak rasa syukur yang selama ini Scarlett lewatkan. Dia terlalu fokus dengan iri dengki tanpa menoleh apa yang sudah dia miliki. Sekarang, dia baru menyadari bahwa kehidupannya tidak kalah bahagia dan beruntung dari Sheren, hanya saja rasa syukurnya yang harua ditambah.


“Kamu juga harus sering-sering latihan jalan dan jangan lupa rajin kontrol sama terapinya!” nasihat Mama Dena untuk Scarlett.


Mama Kenzo itu meletakkan Kenneth di pangkuan Scarlett supaya ikatan antara ibu dan anak itu semakin kuat.


“Iya, Ma. Aku akan berusaha,” balas Scarlett.


“Mama nggak terlalu cerewet kan jadi mertua?”


Scarlett menatap mertuanya lalu melirik sang suami yang sedang menghabiskan kopinya.


“Enggak kok, Ma. Mama begitu juga demi kebaikan aku.”


“Syukurlah, mama senang kamu sudah lebih baik.”


***


Kembang kopinya jangan lupa 💋💋 kencengin komennya, aku akan mulai pantau dari sekarang 😂😂 untuk rank fans umum besok aku umumkan ya biar gak terlalu lama 💋💋

__ADS_1


__ADS_2