I Love You Pilot

I Love You Pilot
part 38. Dinner For Two At The Restaurant


__ADS_3

Terpaksa aku ambil wudhu lagi karena kejahilan nya aku jadi ambil wudhu dua kali, aku keluar dari kamar mandi dengan muka masam sementara dia lagi cekikikan di sofa saat melihat ku.


Dia mendekati ku lagi kali ini aku harus waspada betul dengan kejahilan nya itu, yang ada aku tak jadi sholat gara-gara dia menganggu ku terus.


"Selangkah aja kamu menghampiri ku kamu akan tau akibat nya!" ancam ku


"Eh, siapa juga yang mau dekati kamu jangan ge'er dulu Audia!" ujar nya dengan ekspresi datar.


Aku tidak mudah percaya dengan omongan dia itu, lalu aku melaksanakan sholat ashar empat rakaat, kalau bukan ketiduran mungkin dari tadi aku tidak akan telat sholat nya.


"Assalamualaikum warahmatullah!"


"Assalamualaikum warahmatullah!"


Selesai sholat aku membaca ayat kursi terlebih dahulu karena membaca ayat kursi setelah sholat fardhu banyak manfaat nya salah satunya dimudahkan masuk surga nya Allah Subhanahu wa ta'ala.


Rasulullah shalallahu alayhi wasallam bersabda : "Barangsiapa membaca ayat kursi setiap selesai shalat wajib, maka tidak ada yang bisa menghalanginya untuk masuk surga kecuali kematian." (HR An Nasa'i).


Selesai berdo'a aku melipat sajadah dan mukenah ku mas Arnav menatap ku tanpa kedip sekalipun sudah di pastikan jika dia memperhatikan aku sholat tadi.


"Apa lihat-lihat?" ujar ku sok garang seraya meletakkan tangan di pinggang ku.


Dia mencibirkan bibir bawah nya, "sok garang nyatanya suka nangis!" ujar nya


"Apaan sih!" ujar ku kesal


Kami berdua menuju dapur untuk masak makan malam, dari pada berdebat dengan dia lebih baik kita masak.


Memasak dapat mengurangi stres dan dapat juga mengenyangkan perut.


"Kamu mau masak apa?" tanya nya


Oh iya kata nya art di sini di liburkan oleh mas Arnav kata dia lagi dia hanya ingin kami berdua saja di rumah segede gaban ini.


"Kenapa art di liburkan sih mas?" tanya ku


"Biar nggak gangguin kita!" ujar nya tidak masuk akal, dulu pertama kali aku tinggal di sini art juga tak pernah menganggu kami, lah sekarang malah di bilang bikin ganggu emangnya ada apa sih?


"Oh!" jawabku irit kayak cabe rawit.


Aku membuka kulkas dua pintu ini di dalam kulkas sudah banyak bahan masakan mungkin di perkirakan habis bahan makanan ini selama satu bulan ke depan.


"Masak apa kita?" tanya lagi


"Kamu mau makan apa?" aku balik bertanya


"Spaghetti carbonara!" ujar nya tersenyum lalu menaikan sebelah alisnya.


"S-sepageti car-bonara apa tadi mas? tanya ku kok nama makanan nya sangat asing ya bagi ku cara penyebutan nya juga susah.


Dia tertawa kecil, "bukan sepageti tapi spaghetti!" ujar nya.


Aku menghela nafas panjang mana bisa aku berbahasa asing gitu nilai bahasa Inggris aku saja selalu jelek di kelas.


"Auah!" ujar ku menutup kulkas itu secara kasar.


"Ogah masak!" ujar ku lalu pergi dari dapur, aku kira dengan cara memasak bisa menghilangkan stres ternyata tambah stres berat.


Malah di ketawain lagi aku kan tidak bisa menyebut nama makanan itu, aku tau kok aku ini hanya orang kampung yang tidak bisa beradaptasi dengan orang kota.

__ADS_1


...


Kami berdua telah sampai di restoran ternyata dia membawa aku makan malam di restoran pantas dia tadi minta makan yang nama nya aneh-aneh tadi.


Sebelum ke sini tadi ia membawa aku ke salon terlebih dahulu, lihat lah bagaimana penampilan ku malam ini sangat berbeda dari biasa nya.


Malam ini aku kelihatan seperti ratu di buat oleh nya, aku berpakaian dress berupa gamis berwarna navy sangat elegan sekali. Intinya malam ini malam yang sangat berharga dalam hidup ku.


"Udah wajah nya jangan manyun kayak gitu!" ujar nya


Ya dari tadi aku memanyunkan wajah ku karena ulah dia lah aku seperti ini, masa di rumah tadi dia menertawai ku mulu tentang spaghetti tadi.


"Biarin!" ujar ku.


Di dalam mobil ini dia memberikan ku sebuah kotak kecil.


"Ini untuk kamu!" ujar nya kotak itu di ulurkan pada ku, aku mengerutkan keningku dengan bingung tidak biasa nya dia memberikan aku sebuah hadiah.


"Buka!" ujar nya


Lalu aku buka kotak itu betapa terkejutnya aku di dalam kotak itu ada sebuah cincin berlian berwarna merah muda.


"Untuk ku? tanya ku


"Iya untuk seorang yang sangat spesial!" ujar nya.


Ku rasakan jantung ku berdetak kencang lagi, kenapa lagi-lagi jantungku berdegup sangat kencang lagi?


Apakah se-spesial itu hidupku bagi nya?


"Kamu suka?" tanya nya aku mengangguk kecil sangat suka bukan suka lagi.


"Sama-sama!" ujar nya tatapan kami saling beradu, tidak bisa di pungkiri lagi jika dia sudah mencintai ku tapi belum seutuh nya.


Entah kenapa pikiran ku keinget sama yang di rumah tadi soal dia yang menertawai ku tadi, aku kembali memanyunkan wajah ku.


"Kenapa lagi? tanya nya


"Gara-gara mas pilot!" ujar ku


Dia menggusar-gusar wajah nya secara frustasi begitu mudah nya aku menjatuhkan mood orang lain.


"Please Audia aku salah apa lagi?"


"I am dizzy!" ujar nya sambil memukul-mukul kepala nya ke stir mobil, aku membulatkan mata ku saat ia begitu nekat memukulkan kepalanya ke stir mobil.


Sebelum dia memukulkan kepalanya di stir mobil aku lebih dulu meletakkan tangan ku di stir mobil.


"Aawss...!" ringis ku saat kepala nya di pukul kan ke tangan ku apa lagi tangan ku juga harus menghalang stir mobil itu.


"Kamu kalau menyakiti diri kamu jangan di hadapan ku mas!" protes ku.


"Mana yang sakit!" ujar nya mengambil tangan ku lalu ia mengusap-usap tangan ku, aku hanya bisa diam.


"Jangan ulangi lagi!" ujar nya


"Maaf soal yang tadi aku tidak bermaksud menertawai kamu, i am sorry!" ujar nya.


Aku hanya mengangguk saja sebenarnya aku tidak marah soal dia menertawai ku tadi aku hanya ingin menguji nya saja.

__ADS_1


Apakah dia tidak sedang pura-pura menerima aku atau sebalik nya. Ternyata setelah aku lihat lagi dia sangat tulus ingin menerima aku, aku sangat berterima kasih kepada kamu mas karena kamu mau membuka hati kamu untuk ku.


"Today you are very beautiful!" ujar nya memegang dagu ku alhasil pandangan sangat jelas tertuju pada wajah tampan nya itu.


"Mas!" ujar ku karena dia sangat lama sekali memegang dagu ku dan melihat wajah ku sangat lama.


"Aku sesak nafas!" protes ku membuang tangan nya dari dagu ku.


"Mau aku beri nafas buatan untuk kamu my sweetie!"


Aku mendorong tubuh nya agar kami tak terlalu berdekatan, aku tau arti dari 'my sweetie' artinya sayang ku!


"Mimpi apa kamu semalam kenapa dia begitu manis pada ku, ayo Audia sedikit lagi dia akan benar-benar jatuh cinta pada mu, ini yang kamu impikan dari dulu kan mendapatkan cinta suami!" ujar ku dalam hati


Kami berdua duduk di kursi yang sudah di siapkan, mas Arnav hari ini juga sangat tampan ia memakai baju jas berwarna senada dengan ku.


"Mas kenapa kita hanya berdua? tanya ku


Ya kami hanya berdua di restoran semewah ini, restoran nya juga sudah di dekorasi dengan sangat cantik nya. Kami berdua duduk di lantai dua restoran ini kami juga bisa melihat bintang dan bulan dari atas sini.


"Restoran ini sudah aku pesan hanya untuk kita berdua!" ujar nya


"Kenapa harus begitu?" tanya ku.


Mas Arnav nampak kesal padaku lah kenapa juga dia kesal seperti itu, masa restoran sepi seperti ini!


"Huff... sabar Arnav sabar!" gumam mas Arnav tapi masih aku dengar.


Prok prok prok


Mas Arnav menepuk tangan nya tiga kali pramusaji pun tiba membawa begitu banyak makanan, aku terus memperhatikan makanan yang sangat banyak ini.


"Mas makanan nya kenapa banyak sekali apa kita bisa menghabiskan nya kalau tidak habis jatuh nya mubazir mas!" protes ku, kenapa sih mas Arnav ini sebenarnya?


Hening.


Aku diam dia juga diam apa lagi dia melihatku begitu dalam. Dia memenangi tangan ku lalu ia mengelus-elus lembut tangan ku.


Aku kenapa tegang dan canggung seperti ini, kenapa juga tatapan mata mas Arnav seperti tatapan cinta, atau jangan-jangan dia mau mengungkapkan perasaan nya pada ku?.


"Audia!" ujar nya dengan suara lembut.


Aku tambah canggung oleh nya, "i-iya ada apa mas?" tanya ku


Hening.


Aduh kenapa jantungku berdegup sangat kencang lagi sih, buruan mas kamu mau ngomong apa?.


...


Bersambung...


Besok author sambung lagi😁


like, komentar dan vote nya ya, supaya author tambah semangat ngetik nya👍


Ig : purna_yudiani


fb : purna yudiani

__ADS_1


__ADS_2