Ilmu Hitam Pembawa Dendam

Ilmu Hitam Pembawa Dendam
teror lagi


__ADS_3

mbah Sukro sangat kesulitan memadamkan api yang mengelilingi bosnya itu.


pasalnya ilmunya tak sebanding dengan Cakra yang memang sangat terkenal.


bagaimana tidak, bola api itu seakan tak ada habisnya, dia tak mengira jika keturunan dari keluarga Hadikusumo bisa sekuat ini.


"kenapa Mbah Sukro tak membantuku, aku tak mau mati konyol seperti ini," kata pak lurah ketakutan.


"seharusnya kalian datang dengan niat baik, setidaknya aku akan bersikap baik, bukan malah ingin menantang ku berduel pasal ilmu, jadi kalau itu niat kalian hanya ada dua pilihan, aku yang mati atau anda semua yang mati," kata Ki Cakra dengan santai.


"saya minta maaf mas Cakra, sekarang kami yakin jika anda memang tak tertandingi," kata Mbah Sukro mengakui pria itu.


Cakra hanya menepis sebuah bola api yang kemudian menghilang, mereka bahkan tak percaya dengan apa yang mereka lihat.


"jadi niat yang lainnya, masih mau di lakukan atau tidak?" tanya Cakra.


"tentu saja, tak!!! kami hanya ingin meminta bantuan agar pak lurah bisa menikahi gadis cantik bunga desa sebelah, tentu mas Cakra tau karena dulu pernah tinggal di sana," kata Mbah Sukro.


"siapa yang kalian maksud, apa dia Ayunda Maheswari?" tanya Cakra tertawa.


"apa anda tau gadis itu, aku sangat menyukainya, tapi aku dengar dia itu sulit di taklukkan, bahkan para pria yang mendekatinya terluka," kata pak lurah.


"aduh-aduh pak lurah, kayak gak ada wanita lain saja, di dunia ini ada bisa mendapatkan Lina wanita seperti Ayunda, jadi untuk apa ingin menikahinya," kata Cakra tersenyum.


"tidak, aku menyukainya karena ide dan keteguhan ideologi yang dia miliki," kata pria itu teguh.


"baiklah, tapi aku mengingatkan, jika sebenarnya kondisinya tak semudah itu pak lurah, karena wanita itu nyatanya memiliki khodam dendam, tak mudah untuk mendekati wanita itu, terlebih saat anda memiliki niatan buruk padanya," terang Cakra.


"kalau begitu bisa tolong saya mas?"


"aku sudah tak bisa, anda telat karna saya sudah menikah, tapi ada satu yang bisa saya bocorkan tentang khodam dendam itu, dia akan hilang saat orang yang di lindungi sudah merasa nyaman dan bahagia, jika pemilik tubuh terancam maka penjaga itu bisa melukai orang yang membuat pemiliknya sedih," kata Cakra.

__ADS_1


"iya mas Cakra terkenal dengan dukun setia sebelumnya, bahkan syarat dari salah satu ilmunya adalah tak boleh memiliki wanita lain jika sudah menikah," kata Mbah Sukro.


"itu sudah tau," jawab Cakra.


"baiklah kalau begitu, biarkan kami mencoba untuk membuatnya mau bersama ku," kata pak lurah.


setelah berbincang hingga terdengar suara adzan magrib, mereka pun berpisah.


Cakra bersiap ke mushola terdekat bersama istrinya dan semua anak buahnya.


mereka mengikuti sholat berjamaah, dan saat akan pulang, ternyata ada yang bawa berkat ke Mushola.


"ada acara apa ini?" tanya Cakra melihat isi dari berkat itu


"hanya meminta dia agar bisa segera punya anak, karena kami sudah lama menikah," jawab pria yang membawa berkat itu.


Cakra tersenyum melihat pria itu, mas coba minum rebusan daun kelor.


sholat malam di biarkan lagi sama istri, dan sebelum berhubungan ingat dia yang di ajarkan oleh agama kita.


"iya mas, nanti saya. akan mengikuti semua yang anda katakan," kata pria itu.


sedang di tempat perempuan, Shafa melihat wanita yang nampak sedih itu.


dia memegang tangan wanita itu dan memijat area sela ibu jari dan membuat wanita itu berteriak kesakitan.


Cakra menahan pria itu yang ingin melihat istrinya, karena pria tak tau jika Shafa sedang membantu istrinya melepas gangguan di dalam tubuh istrinya.


"sudah merasa baik mbak?" tanya Shafa dengan sopan.


"iya mbak, tubuhku terasa sangat ringan sekarang," jawab Wanita itu.

__ADS_1


"Alhamdulillah kalau begitu, lain kali kalau di berikan hadiah atau makanan dari orang yang biasa berbuat jahat pada kita, lebih baik baca doa sebelum memakannya," pesan Shafa.


"apa saya di santet?"


"tidak ada santet mbak, cuma ada yang ingin membuat anda di ganggu saja, dan caranya dengan menghalangi jalan agar bisa hamil, makanya sebelum melakukan apapun tolong berdoa,"


setelah makan bersama di Mushola, mereka tak jadi pulang, karena sholat isya' sekalian.


Cakra merangkul tubuh istrinya itu, saat pulang ke rumah, tapi langkah pria itu sempat terhenti karena sesuatu.


"ada apa mas," tanya Shafa


"pak ustadz umumkan pada warga untuk tidak keluar malam mulai hari ini, karena ada pengiring jenazah ghaib yang sedang datang mampir ke desa kita," kata Cakra.


"apa, innalilahi wa inna ilaihi Raji'un..." kata pria sepuh itu.


Cakra langsung mengajak semua orang untuk pulang, sebelum masuk rumah dia memerintahkan semuanya mencuci kaki dan berdoa.


yang di takutkan cara bukanlah penggotong jenazah ghaibnya, melainkan sosok di depannya yang di sebut arwah pembawa kematian.


dia akan datang kesebuah desa saat di desa itu terjadi sebuah dosa besar dan akan membawa para pembuat dosa itu dengan rantai yang melilit di tubuhnya.


"mas sebenarnya ada apa?" bingung Shafa


"sepertinya teror akan di mulai sayang, aku mohon setelah sholat isya', jangan pernah keluar apapun yang terjadi, karena Mbah rante datang," kata Cakra.


"apa? ku kira itu cuma mitos atau urban legend di desa ini, tenyata itu benar mas?"


"iya sayang, yang sebenarnya adalah, arwah itu datang ingin membawa para orang pembuat dosa yang menghancurkan desa ini, dulu pernah membawa empat orang yang melakukan pesugihan, tapi sekarang apa yang salah," gumam Cakra yang juga tak bisa memikirkan apapun.


"semoga kekhawatiran mas tak terbukti ya," kata Shafa yang mengenggam tangan cakra.

__ADS_1


"iya sayang, tadi pagi ada orang suruhan Abi, katanya sudah tak sabar mau punya cucu?"


"apa? benarkah mas? kalau begitu bagaimana kalau kita melakukannya dengan model bagaimana agar bisa cepat hamil," kata Shafa bingung.


__ADS_2